NUSANTARAGLOBALNUSANTARAGLOBAL

EJOIN : Jurnal Pengabdian MasyarakatEJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Tingginya kasus demam berdarah masih memerlukan perhatian untuk terus diupayakan agar turun. Angka bebas jentik Desa Poncosari 88% ini masih berada di bawah angka harapan nasional untuk bebas dari kemungkinan penularan sebesar 95%. Salah satu upaya yang perlu dilaksanakan untuk menekan keberadaan vektor penular penyakit ini adalah penggunaan perangkap larva Aedes menggunakan kasa screening sebagai pengendali jentik Aedes. Tujuan penelitian ini adalah menerapkan hasil penelitian Perangkap Larva Aedes menggunakan kasa screening air dan mengetahui kemampuan tempat perindukan dengan kasa screening terhadap jumlah larva Aedes yang diperoleh. Metode yang digunakan adalah pelatihan (pembuatan formulasi air media, pembuatan dan pemasangan kasa screening pada kontainer, pelatihan pengamatan jentik). Hasil pengamatan jentik pada kontainer di dalam rumah menunjukkan bahwa keberadaan jentik baru mulai ditemukan pada pengamatan keempat, sedangkan pada kontainer di luar rumah, jentik mulai ditemukan sejak pengamatan pertama. Jumlah larva yang ditemukan pada kontainer dengan media air sumur lebih banyak dibandingkan kontainer dengan media formulasi. Kontainer dengan kasa screening dapat dibuat dan dimanfaatkan masyarakat sebagai alternatif pengendalian larva Aedes (vektor DBD). Kontainer dengan kasa screening menggunakan media air sumur dapat berperan sebagai larvitrap sejak pengamatan pertama hingga pengamatan kedelapan.

Kontainer dengan kasa screening dapat dibuat dan dimanfaatkan masyarakat sebagai alternatif pengendalian larva Aedes (vektor DBD).Kontainer dengan kasa screening menggunakan media air sumur dapat berperan sebagai larvitrap sejak pengamatan pertama hingga pengamatan kedelapan.Masyarakat dapat menggunakan kontainer tersebut dengan air setempat sebagai media untuk mengendalikan populasi Aedes.

Pertama, perlu diteliti efektivitas perangkap kasa screening dengan air sumur lokal dalam skala lebih luas dan pada musim hujan, untuk melihat kemampuannya menekan populasi nyamuk di masa puncak penularan demam berdarah. Kedua, sebaiknya dilakukan penelitian tentang preferensi jenis nyamuk (Aedes aegypti vs Aedes albopictus) terhadap perangkap di dalam dan luar rumah menggunakan berbagai media air, agar desain perangkap bisa disesuaikan dengan dominasi spesies di suatu wilayah. Ketiga, perlu dikaji durasi optimal penggantian air dalam perangkap berbasis kasa screening, mengingat hasil menunjukkan efektivitas menurun setelah minggu kedua, sehingga dapat ditentukan waktu perawatan yang paling efisien bagi masyarakat.

Read online
File size215.29 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test