MANDALANURSAMANDALANURSA

Research of Service Administration Health and Sains HealthysResearch of Service Administration Health and Sains Healthys

Batuk adalah keluhan pernapasan yang sering terjadi pada lansia dan dapat mengurangi kualitas hidup jika bersifat kronis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara karakteristik lansia dan insiden batuk di Lembaga Sosial X. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 110 responden yang dipilih menggunakan teknik pengambilan sampel tujuan. Analisis data dilakukan menggunakan IBM SPSS Statistics versi 26 melalui analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square pada tingkat signifikansi p<0,05. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada dalam kelompok usia 60–74 tahun (70,9%), wanita (66,4%), memiliki status gizi normal (51,8%), dan tidak memiliki kebiasaan merokok (53,9%). Sebagian besar responden tidak mengalami batuk (50%). Analisis bivariat menunjukkan bahwa status gizi dan kebiasaan merokok secara signifikan berkaitan dengan insiden batuk pada lansia (p<0,05), sementara usia dan jenis kelamin tidak menunjukkan hubungan yang signifikan (p>0,05). Penelitian ini menekankan pentingnya mengendalikan faktor risiko dan menerapkan gaya hidup sehat dalam upaya mencegah gangguan pernapasan pada lansia.

Sebagian besar lansia di Lembaga Sosial X berada dalam kelompok usia 60–74 tahun, wanita, memiliki status gizi normal, dan tidak merokok.Hasil analisis menggunakan IBM SPSS Statistics versi 26 menunjukkan bahwa kebiasaan merokok dan status gizi memiliki hubungan signifikan dengan insiden batuk pada lansia, sedangkan usia dan jenis kelamin tidak menunjukkan hubungan yang signifikan.Diperlukan peningkatan pendidikan kesehatan, penerapan PHBS, pengendalian kebiasaan merokok, dan pemantauan status gizi untuk mengurangi risiko gangguan pernapasan pada lansia.

Penelitian lanjutan dapat mengembangkan studi longitudinal untuk mengevaluasi hubungan kausal antara faktor risiko seperti status gizi dan kebiasaan merokok dengan insiden batuk pada lansia. Selain itu, perlu dilakukan penelitian komparatif antara institusi sosial berbeda untuk memahami perbedaan lingkungan dan kebijakan kesehatan yang memengaruhi kondisi pernapasan lansia. Terakhir, penelitian lebih lanjut dapat fokus pada peran nutrisi spesifik, seperti asupan vitamin atau antioksidan, dalam meningkatkan fungsi imun dan kesehatan pernapasan lansia.

  1. 0. loading academic.oup.com/ije/article-lookup/doi/10.1093/ije/dys2100 loading academic oup ije article lookup doi 10 1093 ije dys210
Read online
File size292.39 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test