MERCUBAKTIJAYAMERCUBAKTIJAYA

JURNAL ABDI MERCUSUARJURNAL ABDI MERCUSUAR

Fraktur atau patah tulang merupakan gangguan penuh atau sebagian pada kontinuitas struktur tulang. Keluhan utama yang sering ditemukan pada pasien fraktur adalah nyeri. Nyeri atau rasa sakit merupakan respon yang paling dipahami oleh individu ketika mengalami cidera. Hal ini juga merupakan pengalaman pribadi yang diekspresikan secara berbeda oleh masing-masing individu dan nyeri termasuk sensasi ketidaknyamanan yang bersifat individual. Terapi dingin secara klinis dapat meningkatkan ambang nyeri, mencegah pembengkakan dan menurunkan performa motorik local. Salah satu cold therapy adalah cryotherapy. Cryotherapy merupakan penggunaan es (ice pack) dalam pengobatan cedera dan modalitas pengobatan yang umum digunakan dalam pengelolaan cedera. Secara fisiologis es mengurangi aktivitas metabolisme dalam jaringan sehingga mencegah kerusakan jaringan sekunder dan mengurangi nyeri ke sistem saraf pusat.

Setelah dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat didapatkan 80% pasien post operasi dan keluarga pasien meningkat pengetahuannya tentang manajemen nyeri pasien post operasi fraktur dengan terapi cryotherapi dan 100% pasien post operasi fraktur dan keluarga pasien bisa mendemonstrasikan manajemen nyeri pasien post operasi terapi cryotherapi.Setelah kegiatan pengabdian ini dilakukan pasien post operasi fraktur mengetahui dan mampu memahami tentang manajemen nyeri pasien post operasi fraktur dengan terapi cryotherapi, dan petugas ruangan dapat menerapkan terapi terapi cryotherapi untuk mengurangi nyeri pada pasien post operasi.

Berdasarkan hasil penelitian, cryotherapy terbukti efektif dalam mengurangi nyeri pada pasien post operasi fraktur. Namun, penelitian ini hanya melibatkan 5 pasien dan keluarga mereka. Untuk memperkuat temuan ini, studi lanjutan dapat dilakukan dengan sampel yang lebih besar dan jangka waktu yang lebih lama. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi efek jangka panjang cryotherapy terhadap manajemen nyeri dan pemulihan pasien. Apakah cryotherapy dapat memberikan manfaat jangka panjang dalam mengurangi nyeri dan mempercepat proses penyembuhan? Studi lanjutan juga dapat menyelidiki efektivitas cryotherapy pada berbagai jenis fraktur dan populasi pasien yang berbeda. Apakah ada perbedaan dalam respons terhadap cryotherapy antara pasien dengan fraktur yang berbeda? Dengan memperluas penelitian, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang manfaat cryotherapy dalam manajemen nyeri pasca operasi fraktur.

  1. Penggunaan Cryotherapy Terhadap Penurunan Nyeri Pada Pasien Post Operasi Fraktur Di RSUD M Yamin Pariaman... doi.org/10.36984/jam.v5i1.636Penggunaan Cryotherapy Terhadap Penurunan Nyeri Pada Pasien Post Operasi Fraktur Di RSUD M Yamin Pariaman doi 10 36984 jam v5i1 636
Read online
File size824.34 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test