IPBIPB
JURNALTINJURNALTINDi tengah transformasi digital yang cepat dan meningkatnya gangguan rantai pasok, memperkuat ketahanan rantai pasok beras telah menjadi prioritas strategis. Penelitian ini menyelidiki peran kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) dan adopsi Kecerdasan Buatan (AI) dalam meningkatkan Ketahanan Rantai Pasok (KRP), dengan Agilitas Rantai Pasok (ARP) sebagai kemampuan perantara. Data survei dikumpulkan dari 210 Penyedia Layanan Logistik (LSP) yang beroperasi dalam rantai pasok beras Indonesia dan dianalisis menggunakan pendekatan kuantitatif. Hasil menunjukkan bahwa kemampuan SDM dan adopsi AI memiliki efek positif pada ARP, yang pada gilirannya meningkatkan KRP secara signifikan. Selain itu, ARP secara signifikan memediasi hubungan antara kemampuan SDM dan KRP serta antara adopsi AI dan KRP. Temuan ini menunjukkan bahwa sumber daya manusia dan digital memperkuat ketahanan rantai pasok melalui pengembangan kemampuan agil yang memungkinkan responsivitas, adaptabilitas, dan kontinuitas operasional yang lebih besar. Dalam konteks logistik beras, kemampuan tersebut memungkinkan organisasi untuk merespons secara lebih efektif terhadap fluktuasi panen musiman, variabilitas distribusi, dan ketidakpastian lingkungan. Penelitian ini memperluas penerapan Pandangan Berbasis Sumber Daya (RBV) dan Teori Kemampuan Dinamis (DCT) ke konteks logistik rantai pasok beras dan menunjukkan bagaimana sumber daya organisasi dapat diubah menjadi ketahanan melalui agilitas rantai pasok. Temuan juga menekankan pentingnya pengembangan kemampuan tenaga kerja dan transformasi digital yang didukung AI dalam membangun rantai pasok beras yang lebih agil dan tangguh.
Penelitian ini menyelidiki peran kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM), adopsi Kecerdasan Buatan (AI), dan Agilitas Rantai Pasok (ARP) dalam memperkuat Ketahanan Rantai Pasok (KRP) dalam rantai pasok beras Indonesia.Temuan menunjukkan bahwa kemampuan SDM dan adopsi AI berkontribusi positif terhadap ARP, yang pada gilirannya meningkatkan KRP.Hasil lebih lanjut menunjukkan bahwa ARP memediasi hubungan antara kemampuan SDM dan KRP, serta antara adopsi AI dan KRP, menekankan pentingnya agilitas sebagai kemampuan yang memungkinkan organisasi merespons secara efektif terhadap gangguan dan ketidakpastian operasional.Penelitian ini berkontribusi pada literatur KRP dengan mengonfirmasi penerapan RBV dan DCT dalam konteks logistik beras.Temuan menunjukkan bahwa sumber daya manusia dan digital berkontribusi pada ketahanan melalui pengembangan kemampuan agil yang mendukung adaptasi, koordinasi, dan responsivitas operasional.Studi ini memperluas bukti empiris ke rantai pasok beras, sektor agroindustri strategis yang ditandai dengan siklus panen musiman, persyaratan preservasi kualitas, dan ketidakpastian lingkungan.Penelitian ini memperluas pemahaman tentang jalur sumber daya-kemampuan-ketahanan yang belum dieksplorasi dalam konteks rantai pasok yang kurang dieksplorasi.
Berdasarkan temuan dan saran penelitian lanjutan yang ada, berikut adalah tiga saran penelitian baru: Pertama, penelitian dapat fokus pada dampak adopsi AI yang lebih luas dalam rantai pasok beras, termasuk teknologi seperti Internet of Things (IoT), blockchain, dan digital twins. Kedua, studi dapat menyelidiki mekanisme kolaborasi antar organisasi dalam rantai pasok beras, termasuk peran pemerintah dan industri dalam mendukung pengembangan infrastruktur digital, platform berbagi data, dan program peningkatan keterampilan tenaga kerja. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi dampak agilitas rantai pasok pada hasil keberlanjutan dalam rantai pasok beras, termasuk pengurangan emisi karbon dan pengelolaan limbah yang lebih baik.
- . 0 mdpi.com/2304-8158/14/18/3217A 0 mdpi 2304 8158 14 18 3217
- Deep-Learning-Based Model Predictive Control of an Industrial-Scale Multistate Counter-Flow Paddy Drying... doi.org/10.3390/foods13010043Deep Learning Based Model Predictive Control of an Industrial Scale Multistate Counter Flow Paddy Drying doi 10 3390 foods13010043
- ARTIFICIAL INTELLIGENCE, HUMAN RESOURCE CAPABILITY AND SUPPLY CHAIN AGILITY FOR RICE SUPPLY CHAIN RESILIENCE... doi.org/10.24961/j.tek.ind.pert.2026.36.2.185ARTIFICIAL INTELLIGENCE HUMAN RESOURCE CAPABILITY AND SUPPLY CHAIN AGILITY FOR RICE SUPPLY CHAIN RESILIENCE doi 10 24961 j tek ind pert 2026 36 2 185
| File size | 426.76 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
AKSIOLOGIAKSIOLOGI Berdasarkan hasil penelitian, struktur modal dan likuiditas terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas perusahaan. KeduaBerdasarkan hasil penelitian, struktur modal dan likuiditas terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas perusahaan. Kedua
IPBIPB Hasil menunjukkan formulasi F2 (40% hydrosol, 20% air destilasi, 30% alkohol antiseptik, 9% minyak kayu putih, dan 1% surfaktan) memiliki nilai Total PlateHasil menunjukkan formulasi F2 (40% hydrosol, 20% air destilasi, 30% alkohol antiseptik, 9% minyak kayu putih, dan 1% surfaktan) memiliki nilai Total Plate
IPBIPB Penelitian ini bertujuan untuk menilai keluhan muskuloskeletal, risiko postur kerja, dan beban kerja fisik di antara pekerja industri tahu skala kecil,Penelitian ini bertujuan untuk menilai keluhan muskuloskeletal, risiko postur kerja, dan beban kerja fisik di antara pekerja industri tahu skala kecil,
BIOSCMEDBIOSCMED Bukti menunjukkan bahwa divergensi genotipe secara kritis mengganggu respons antibodi cross-neutralizing, sehingga individu yang divaksinasi rentan terhadapBukti menunjukkan bahwa divergensi genotipe secara kritis mengganggu respons antibodi cross-neutralizing, sehingga individu yang divaksinasi rentan terhadap
BIOSCMEDBIOSCMED Kolaborasi antara ahli anestesi, bedah, dan intensif sangat krusial untuk mengatasi tantangan anestesi yang kompleks. Kesimpulan ini juga menunjukkan bahwaKolaborasi antara ahli anestesi, bedah, dan intensif sangat krusial untuk mengatasi tantangan anestesi yang kompleks. Kesimpulan ini juga menunjukkan bahwa
BIOSCMEDBIOSCMED Laporan kasus ini menyajikan pendekatan anestesi terhadap seorang pria berusia 43 tahun dengan regurgitasi mitral berat sekunder terhadap prolaps lembaranLaporan kasus ini menyajikan pendekatan anestesi terhadap seorang pria berusia 43 tahun dengan regurgitasi mitral berat sekunder terhadap prolaps lembaran
BIOSCMEDBIOSCMED Hasil: Sepuluh studi observasional yang mencakup 847 pasien AIS termasuk dalam analisis. Paradoks menonjol muncul: pada pasien dengan stroke ringan-sedang,Hasil: Sepuluh studi observasional yang mencakup 847 pasien AIS termasuk dalam analisis. Paradoks menonjol muncul: pada pasien dengan stroke ringan-sedang,
BIOSCMEDBIOSCMED Keterlambatan diagnosis sering disebabkan oleh tumpang tindih fenotipe dengan berbagai penyakit mimik. Serum neurofilament light chain (NfL) telah munculKeterlambatan diagnosis sering disebabkan oleh tumpang tindih fenotipe dengan berbagai penyakit mimik. Serum neurofilament light chain (NfL) telah muncul
Useful /
AKSIOLOGIAKSIOLOGI Kualitas Produk berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Konsumen pada Skincare Facetology di Surabaya Timur. Influencer Marketing berpengaruh signifikanKualitas Produk berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Konsumen pada Skincare Facetology di Surabaya Timur. Influencer Marketing berpengaruh signifikan
BIOSCMEDBIOSCMED 68Ga-PSMA PET/CT menunjukkan penyerapan sedang di prostat tetapi tidak ada metastasis jauh. Selanjutnya, 68Ga-FAPI-04 PET/CT mengungkapkan penyerapan fokal68Ga-PSMA PET/CT menunjukkan penyerapan sedang di prostat tetapi tidak ada metastasis jauh. Selanjutnya, 68Ga-FAPI-04 PET/CT mengungkapkan penyerapan fokal
BIOSCMEDBIOSCMED Cedera ini mengganggu penutupan dinamis hiatus levator, menyebabkan pembengkakan hiatus dan penurunan kompartemen apical dan anterior. Temuan ini memerlukanCedera ini mengganggu penutupan dinamis hiatus levator, menyebabkan pembengkakan hiatus dan penurunan kompartemen apical dan anterior. Temuan ini memerlukan
JDMFSJDMFS Peningkatan jaminan, empati, dan komunikasi sangat penting untuk memperkuat kepercayaan dan komitmen jangka panjang pasien. Studi ini memberikan buktiPeningkatan jaminan, empati, dan komunikasi sangat penting untuk memperkuat kepercayaan dan komitmen jangka panjang pasien. Studi ini memberikan bukti