Tel-UTel-U

Journal of Communication, Business and Social Science (JCOBS)Journal of Communication, Business and Social Science (JCOBS)

Setiap perusahaan bisnis diwajibkan memiliki kesiapan serta strategi yang terperinci dalam mengantisipasi kemungkinan datangnya suatu situasi krisis, yang dapat muncul pada saat yang tidak terduga. Salah satunya PT.Kereta Api Indonesia (Persero). Perusahaan bisnis yang bergerak dibidang transportasi darat banyak membutuhkan manajemen krisis untuk membangun citra dan kepercayaan pada penggunanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen krisis PT.KAI dalam menangani keluhan pengguna transportasi kereta api. Dilihat dari kesesuaian teori dari Rachmat Kriyantono dalam bukunya Crisis Public Relations (2015:233-243) [1] mengenai manajemen krisis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara bebas terpimpin, dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa implementasi manajemen krisis yang sudah diterapkan di PT.KAI telah berhasil diimplementasikan untuk membangun citra perusahaan, kemanan dan kenyamanan pengguna transportasi kereta api. Hal tersebut dibuktikan dengan peran singnifikan staf humas PT.KAI yang berhasil menangani keluhan pengguna dan tercatat ulasan feedback dalam data yang sudah dilampirkan.

KAI berperan penting dalam menjaga reputasi dan kepercayaan publik terhadap perusahaan dengan menangani keluhan pelanggan secara cepat dan profesional.Respons cepat, transparansi, dan pemanfaatan teknologi menjadi kunci keberhasilan dalam mengatasi krisis.KAI menerapkan strategi manajemen krisis melalui komunikasi transparan, respons cepat, dan peningkatan kualitas layanan.Contoh tindakan cepat dalam situasi krisis seperti kecelakaan dan dugaan kebocoran data membantu memastikan keselamatan dan kenyamanan pengguna.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji lebih dalam tentang efektivitas pelatihan staf humas dalam mengelola krisis melalui simulasi situasi nyata, sehingga meningkatkan kemampuan respons mereka. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang integrasi teknologi digital dalam sistem komunikasi krisis untuk mempercepat penyampaian informasi ke publik dan mengurangi kesalahpahaman. Terakhir, penelitian juga dapat fokus pada analisis dampak jangka panjang dari kebijakan manajemen krisis terhadap reputasi perusahaan, terutama dalam konteks industri transportasi yang kompetitif. Dengan menggabungkan pendekatan ini, diharapkan dapat dihasilkan strategi yang lebih holistik dan responsif dalam menghadapi tantangan krisis di masa depan.

Read online
File size398.22 KB
Pages4
DMCAReport

Related /

ads-block-test