Tel-UTel-U

Journal of Communication, Business and Social Science (JCOBS)Journal of Communication, Business and Social Science (JCOBS)

Organisasi adalah persatuan antara perstauan dua orang yang lebih terstruktur untuk bekerjasama dan terikat secara formal untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Salah satu organisasi yang bergerak di bidang pra-sekolah di Kota Bandung adalah Rumah Bermain Jejakecil. Rumah Bermain Jejakecil mengalami perubahan kepengurusan yakni pergantian manager pada satu tahun terakhir. Selama berjalannya kepengurusan baru Rumah Bermain Jejakecil sering mengalami hambatan komunikasi organisasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hambatan komunikasi organisasi yang terjadi dan untuk mengetahui faktor yang menjadi hambatan sehingga terjadinya miskomunikasi di Rumah Bermain Jejakecil. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif.

Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang dilakukan, peneliti dapat menyimpulkan bahwa hambatan komunikasi organisasi yang terjadi di Rumah Bermain Jejakecil disebabkan oleh beberapa faktor yang masuk dalam jenis-jenis hambatan komunikasi organisasi.Faktor-faktor tersebut meliputi management level, number of supervised, the rank of position in the organization, change in manager, dan manager interpretation.Dari kelima jenis hambatan komunikasi organisasi tersebut, peneliti menemukan bahwa faktor yang dominan adalah anggota kepengurusan khususnya manager, dengan change in manager menjadi penyebab utama hambatan komunikasi organisasi.Manajer baru di Rumah Bermain Jejakecil belum mampu membuat organisasi lebih terstruktur karena kurangnya tupoksi yang jelas.Selain itu, kurangnya kunjungan langsung ke lapangan oleh manajer juga menyebabkan kurangnya pemahaman tentang kondisi di Rumah Bermain Jejakecil.Gaya komunikasi manajer yang kaku dan penyampaian informasi yang tidak lengkap juga menjadi penyebab utama miskomunikasi.Peran manajer Rumah Bermain Jejakecil dalam menjembatani komunikasi antara anggota internal dan eksternal juga terlihat kurang optimal.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lebih mendalam mengenai aspek-aspek komunikasi organisasi dengan pendekatan kuantitatif dan kuisioner. Selain itu, penelitian ini dapat menjadi referensi untuk membandingkan organisasi pendidikan lainnya. Saran praktis yang dapat diterapkan adalah melakukan evaluasi terhadap hasil penelitian ini dan menetapkan tupoksi yang jelas untuk setiap jabatan di Rumah Bermain Jejakecil. Dengan demikian, setiap anggota dapat memahami dan menjalankan tugasnya dengan efektif. Selain itu, penting juga untuk menetapkan aturan dan alur komunikasi yang jelas agar dapat meningkatkan pola komunikasi organisasi dan mengurangi kemungkinan terjadinya hambatan komunikasi.

  1. Pola Komunikasi Organisasi Kepemimpinan Strategis di PT TelkomSel | Supratman | Jurnal Ilmu Komunikasi.... jurnal.upnyk.ac.id/index.php/komunikasi/article/view/2680Pola Komunikasi Organisasi Kepemimpinan Strategis di PT TelkomSel Supratman Jurnal Ilmu Komunikasi jurnal upnyk ac index php komunikasi article view 2680
Read online
File size321.75 KB
Pages4
DMCAReport

Related /

ads-block-test