KIPMIKIPMI

Communications in Science and TechnologyCommunications in Science and Technology

Minyak kelapa sawit olahan dapat mengandung bahan berbahaya bernama 3-monokloropropan-1,2-diol (3-MCPD) yang berpotensi karsinogenik jika dikonsumsi berlebihan. Penentuan kadar 3-MCPD bergantung pada mesin canggih dan teknisi berpengalaman tetapi prosesnya memakan waktu. Metode sederhana yang menawarkan deteksi cepat masih menjadi tantangan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengembangkan sensor deteksi cepat berbasis warna menggunakan nanopartikel emas yang difungsikan dengan ligan glutathione (GSH) untuk berikatan dengan 3-MCPD. Berbagai konsentrasi GSH dievaluasi untuk mendapatkan GSH-AuNPs stabil. Hasil karakterisasi menunjukkan komposisi GSH-AuNPs stabil dicapai dengan penambahan 250 µL GSH 0,02 M. GSH-AuNPs stabil berwarna merah ruby dengan pita resonansi plasmon permukaan (SPR) di 520 nm dan ukuran rata-rata nanopartikel 30 nm. Indikasi deteksi 3-MCPD ditandai dengan penurunan intensitas serapan. Dengan demikian, GSH-AuNPs berpotensi dikembangkan sebagai sensor 3-MCPD.

Sintesis nanopartikel emas yang dimodifikasi glutathione (GSH-AuNPs) berhasil dilakukan.Fungsionalisasi optimal nanopartikel emas stabil dicapai dengan pengikatan ligan glutathione yang bertindak sebagai agen stabilisasi.GSH-AuNPs stabil memiliki warna merah ruby konstan dan ukuran rata-rata nanopartikel 30 nm.Namun, GSH-AuNPs tidak berubah warna saat ditambahkan 3-MCPD.Penurunan intensitas serapan UV merupakan indikasi kuat deteksi 3-MCPD.Dibandingkan GSH-AuNPs dengan intensitas puncak sekitar 0,8197, penambahan 3 ppm 3-MCPD menurunkan intensitas menjadi 0,744.Kesimpulannya, GSH-AuNPs memiliki potensi untuk dikembangkan dalam aplikasi deteksi 3-MCPD.Eksperimen lanjutan dapat fokus pada variasi ukuran AuNPs untuk meningkatkan sensitivitas nanopartikel dalam mendeteksi 3-MCPD.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada penggunaan ligan alternatif untuk meningkatkan spesifisitas deteksi 3-MCPD. Selain itu, perlu dikaji pengaruh kondisi lingkungan seperti suhu dan pH terhadap stabilitas GSH-AuNPs. Sementara itu, pengembangan sensor portabel berbasis GSH-AuNPs bisa menjadi arah studi selanjutnya untuk aplikasi lapangan. Penelitian juga dapat mengeksplorasi kombinasi nanopartikel lain seperti perak atau tembaga untuk meningkatkan sensitivitas deteksi. Selain itu, analisis interaksi antara 3-MCPD dan GSH-AuNPs di bawah kondisi nyata industri minyak kelapa sawit perlu dilakukan. Pengujian pada sampel nyata dari industri dapat memberikan data validasi yang lebih akurat. Penelitian juga dapat mempertimbangkan modifikasi permukaan nanopartikel untuk meningkatkan responsifitas terhadap konsentrasi rendah 3-MCPD. Selain itu, pengembangan metode deteksi berbasis smartphone untuk memudahkan penggunaan di lapangan patut dieksplorasi. Studi tentang stabilitas jangka panjang GSH-AuNPs dalam berbagai kondisi penyimpanan juga penting dilakukan. Terakhir, penelitian lanjutan dapat mengevaluasi potensi aplikasi GSH-AuNPs dalam mendeteksi senyawa serupa seperti GE (glycidol esters).

  1. Fabrication of glutathione-modified gold nanoparticles as 3-chloropropane-1,2-diol sensor | Communications... doi.org/10.21924/cst.8.1.2023.1167Fabrication of glutathione modified gold nanoparticles as 3 chloropropane 1 2 diol sensor Communications doi 10 21924 cst 8 1 2023 1167
Read online
File size839.95 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test