UNPARUNPAR

Jurnal Teknologi Informasi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Bidang Teknik InformatikaJurnal Teknologi Informasi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Bidang Teknik Informatika

Penelitian ini menganalisis sentimen publik Indonesia terhadap konflik Israel–Iran di media sosial menggunakan model IndoBERT yang telah disesuaikan dan teknik Explainable AI (XAI) berdasarkan LIME. Data dikumpulkan dari YouTube dan X (Twitter) antara April 2024 dan Juni 2025, menghasilkan 7.922 entri unik yang diproses awal dan dianotasi secara otomatis. Model IndoBERT mencapai akurasi 74,90% dan skor F1 sebesar 0,7521 pada set pengujian (n = 1.513). Interpretasi berbasis LIME mengungkapkan kata pemicu seperti “zionis (negatif) dan “allahu akbar (positif), yang mengindikasikan polarisasi opini yang didorong oleh narasi anti-Zionis dan solidaritas agama. Pendekatan ini meningkatkan transparansi model black-box dan memberikan wawasan untuk pemantauan opini publik. Temuan ini berkontribusi pada NLP Indonesia dan analisis geopolitik, dengan keterbatasan terkait kualitas anotasi otomatis. Hasilnya konsisten dengan studi tentang konflik Israel–Palestina yang menunjukkan sentimen negatif dominan di media sosial. Analisis serupa menggunakan BERT untuk diskusi Reddit menyoroti pentingnya pendekatan hibrida untuk sikap. Integrasi teknik XAI seperti LIME terbukti efektif dalam menjelaskan prediksi sentimen. Oleh karena itu, metodologi ini memperkaya pemahaman tentang dinamika opini dalam konteks geopolitik yang sensitif.

Penelitian ini berhasil mengimplementasikan sistem analisis sentimen untuk memetakan opini publik Indonesia terhadap konflik Israel–Iran dengan memanfaatkan model IndoBERT yang difinetune serta pendekatan Explainable AI menggunakan LIME.Temuan utama menunjukkan dominasi sentimen negatif terhadap Israel, dengan faktor religius berperan signifikan dalam membentuk polarisasi opini.Penerapan LIME berhasil meningkatkan transparansi dan akuntabilitas model, memungkinkan identifikasi kata pemicu yang relevan secara linguistik dan kontekstual.Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan metodologi NLP yang transparan untuk analisis opini geopolitik serta landasan empiris bagi pembuat kebijakan dalam merespons dinamika opini publik berbasis media sosial.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh berbagai platform media sosial (misalnya, TikTok, Instagram) terhadap pembentukan sentimen publik terhadap konflik Israel-Iran, mengingat karakteristik unik masing-masing platform dalam hal format konten dan demografi pengguna. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan sentimen publik Indonesia dengan negara-negara lain di Asia Tenggara atau Timur Tengah untuk mengidentifikasi perbedaan dan persamaan dalam persepsi dan respons terhadap konflik tersebut. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model analisis sentimen yang lebih canggih yang mampu menangkap nuansa emosi yang lebih halus dan konteks budaya yang spesifik, misalnya dengan mengintegrasikan pengetahuan domain atau menggunakan teknik transfer learning dari dataset yang relevan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dinamika opini publik dalam konteks geopolitik yang kompleks dan berkontribusi pada pengembangan strategi komunikasi yang lebih efektif.

  1. Jurnal Teknologi Informasi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Bidang Teknik Informatika. jurnal teknologi... doi.org/10.47111/JTIJurnal Teknologi Informasi Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Bidang Teknik Informatika jurnal teknologi doi 10 47111 JTI
Read online
File size4.19 MB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test