UMUM

Just a moment...Just a moment...

Penelitian ini menyelidiki film berbasis PVA dengan penambahan ekstrak gambir (0,5%) dan perlakuan panas (40 dan 60 menit) untuk meningkatkan sifat kimia‑fisik, mekanik, dan biodegradabilitas film. Metode meliputi sintesis film PVA/gambir, analisis morfologi permukaan, gugus fungsional, indeks kristinitas, hydrofobisitas, perlindungan UV, biodegradabilitas, dan sifat tarik. Hasil menunjukkan film menjadi lebih halus dan homogen seiring bertambahnya durasi perlakuan panas; indeks kristinitas meningkat hingga 40 menit lalu menurun pada 60 menit; hydrofobisitas meningkat; film menampilkan perlindungan UV‑A terbaik; dan biodegradabilitas tertinggi (18,66 %) tercapai pada film dengan perlakuan 40 menit. Sifat tarik dan kelenturan juga paling baik pada film yang mengalami perlakuan 40 menit, sedangkan perlakuan 60 menit menurunkan kekuatan tarik. Penambahan gambir meningkatkan ketahanan UV melalui gugus fenolik, namun tidak secara signifikan mempengaruhi sifat tarik atau kelenturan. Kesimpulannya, kombinasi gambir dan perlakuan panas dapat meningkatkan karakteristik film PVA, menjadikannya kandidat material yang ramah lingkungan untuk aplikasi kemasan.

Film PVA/gambir menjadi lebih halus dan homogen seiring bertambahnya durasi perlakuan panas.Indeks kristinitas meningkatkan hingga 40 menit lalu menurun pada 60 menit, sementara hydrofobisitas meningkat seiring waktu perlakuan.Film dengan perlakuan 40 menit menunjukkan biodegradabilitas tertinggi dan sifat tarik terbaik, menunjukkan bahwa kombinasi gambir dan perlakuan panas dapat meningkatkan karakteristik film PVA.

Untuk mengoptimalkan sifat film PVA/gambir, penelitian lanjutan dapat memusatkan pada (1) meneliti variasi konsentrasi gambir (misalnya 0,2 % – 1 %) dan durasi perlakuan panas (30–90 menit) guna menemukan kombinasi optimal yang memaksimalkan kekuatan tarik sekaligus meminimalisir degradasi, (2) mengevaluasi efek integrasi ekstrak tumbuhan lain (seperti teh hijau atau jahe) bersama gambir untuk menambah sinergi antibakteri dan perlindungan UV, dan (3) melaksanakan uji biodegradabilitas jangka panjang (lebih dari 16 hari) di lingkungan yang bervariasi (tanah industri, air laut, dan mikroorganisme tertentu) guna memahami kestabilan dan kelarutan film dalam kondisi nyata. Pendekatan ketiga dapat memberikan pemahaman komprehensif mengenai umur pakai dan dampak lingkungan material biokomposit ini, sehingga memfasilitasi pengembangan solusi kemasan berkelanjutan.

  1. High strength and bioactivity polyvinyl alcohol/collagen composite hydrogel with tannic acid as cross‐linker... 4spepublications.onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/pen.25574High strength and bioactivity polyvinyl alcohol collagen composite hydrogel with tannic acid as crossyAAAalinker 4spepublications onlinelibrary wiley doi 10 1002 pen 25574
  2. Mechanical properties of heat-treated cellulose nanofiber-reinforced polyvinyl alcohol nanocomposite... doi.org/10.1177/0021998316665238Mechanical properties of heat treated cellulose nanofiber reinforced polyvinyl alcohol nanocomposite doi 10 1177 0021998316665238
Read online
File size1007.62 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test