POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA

Prosiding Pengabdian Kepada Masyarakat Poltekkes Kemenkes TasikmalayaProsiding Pengabdian Kepada Masyarakat Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Prevalensi menyikat gigi setiap hari di Indonesia berada di bawah prevalensi nasional, yaitu hanya 94,2%. Kebanyakan penduduk Indonesia menyikat gigi saat mandi pagi atau sore hari, yaitu sebanyak 76,6%. Namun, hanya 2,3% yang menyikat gigi dengan benar setelah makan pagi dan sebelum tidur malam. Perubahan perilaku ke arah yang lebih baik hanya dapat dilakukan melalui proses yang disengaja dengan grand design. Implementasi grand design dapat dilakukan dengan metode demonstrasi, yaitu memperagakan dan mempertunjukkan prosedur yang benar kepada sasaran, seperti cara menyikat gigi yang baik dan benar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keterampilan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut pada kader kelurahan Setiawargi Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya. Metode yang digunakan adalah dengan memberikan edukasi menggunakan metode demonstrasi dan menilai keterampilan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut pada 21 kader kesehatan kelurahan tersebut.

Demonstrasi menyikat gigi merupakan metode yang tepat digunakan untuk meningkatkan keterampilan pada kader Kelurahan Setiawargi Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya.Sebelum diberikan edukasi, sebagian besar kader berada pada kriteria sedang (52,38%), sedangkan setelah diberikan edukasi, sebagian besar kader berada pada kriteria baik (80,95%).Metode demonstrasi dapat mengurangi kesalahan dan memberikan pemahaman yang lebih sempurna kepada sasaran.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara metode demonstrasi dengan metode edukasi lainnya, seperti metode ceramah atau metode simulasi, untuk mengetahui efektivitas masing-masing metode dalam meningkatkan keterampilan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut pada kader kesehatan. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi perilaku menyikat gigi, seperti faktor sosial, budaya, dan lingkungan, serta mengembangkan strategi intervensi yang lebih komprehensif untuk meningkatkan perilaku menyikat gigi di masyarakat.

  1. Storgi Media as an effort to Improve Dental Health Behavior in Orphanage Children | Asian Journal of... doi.org/10.22270/ajdhs.v3i3.53Storgi Media as an effort to Improve Dental Health Behavior in Orphanage Children Asian Journal of doi 10 22270 ajdhs v3i3 53
  2. PROMOSI KESEHATAN GIGI MENGGUNAKAN MEDIA FLIPHCHART TERHADAP PENGETAHUAN SISWA SEKOLAH DASAR | JDHT Journal... ejournal.poltekkesjakarta1.ac.id/index.php/JKG/article/view/486PROMOSI KESEHATAN GIGI MENGGUNAKAN MEDIA FLIPHCHART TERHADAP PENGETAHUAN SISWA SEKOLAH DASAR JDHT Journal ejournal poltekkesjakarta1 ac index php JKG article view 486
  3. IMPLEMENTASI SOKMURSA SEBAGAI UPAYA PROMOTIF DAN PREVENTIF KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK SEKOLAH... ejournal.poltekkesjakarta1.ac.id/index.php/gemakes/article/view/1050IMPLEMENTASI SOKMURSA SEBAGAI UPAYA PROMOTIF DAN PREVENTIF KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK SEKOLAH ejournal poltekkesjakarta1 ac index php gemakes article view 1050
Read online
File size453.95 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test