POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG
Journal of Maternal and Child Health Sciences (JMCHS)Journal of Maternal and Child Health Sciences (JMCHS)In Indonesia, the problem of nutrition in toddlers is still a public health problem, especially in areas with low levels of nutrition. The purpose of this study was to see how Cokkies JAKATE (corn, green beans, and tempeh) given as additional food affects the health of toddlers aged 24 to 59 months who are malnourished. In Ngrundul Village, Kebonarum District, Klaten Regency, there were 50 toddlers involved in this study, which was conducted using a quantitative approach with a single-group pretest-posttest design. Data were collected through anthropometric measurements before and after the intervention, and the Wilcoxon statistical test was used to analyze it. The results showed that after the 14-day intervention, the toddlers weight increased by an average of 0.49 kg and the average height by 1.22 cm, with a p value of 0.05 each. This shows that the provision of Cokkies JAKATE has a significant impact on improving toddler nutrition. Foods such as green beans, corn, and tempeh contain vegetable protein, vitamins, and minerals that can help growth and increase weight quickly. This study shows that the use of local supplementary food can be an effective method to prevent malnutrition in children. To ensure that similar programs are successful at the community level, long-term implementation and sustainability monitoring are essential.
The study concluded that providing JAKATE cookies (corn, green beans, and tempeh) for 14 days significantly improved the nutritional status of toddlers.Local foods like tempeh, corn, and green beans, rich in protein, carbohydrates, vitamins, and minerals, can effectively enhance toddler health.Therefore, nutrient-rich supplementary foods such as JAKATE cookies can serve as a local food-based nutritional intervention strategy, supported by health cadres and village governments, to reduce malnutrition rates and improve the quality of toddler growth and development in areas with high nutritional problems.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperdalam pemahaman mengenai efektivitas intervensi makanan lokal dalam mengatasi masalah gizi pada balita. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan dengan desain studi yang lebih kuat, seperti randomized controlled trial (RCT), untuk memastikan bahwa peningkatan status gizi yang diamati benar-benar disebabkan oleh pemberian Cokkies JAKATE dan bukan faktor lain. Kedua, penelitian perlu memperluas cakupan intervensi dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain yang mempengaruhi status gizi balita, seperti praktik pemberian makan, sanitasi lingkungan, dan akses terhadap layanan kesehatan. Ketiga, studi kualitatif dapat dilakukan untuk menggali persepsi dan pengalaman ibu-ibu balita mengenai Cokkies JAKATE, termasuk preferensi rasa, kemudahan pembuatan, dan dampak sosial-ekonominya. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif untuk pengembangan program intervensi gizi yang lebih efektif dan berkelanjutan di masa depan. Dengan demikian, upaya pencegahan dan penanggulangan masalah gizi pada balita dapat ditingkatkan secara signifikan, sehingga generasi muda Indonesia dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.
- Faktor Risiko Masalah Gizi Kurang pada Balita di Indonesia | JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL.... doi.org/10.59024/jikas.v1i2.285Faktor Risiko Masalah Gizi Kurang pada Balita di Indonesia JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL doi 10 59024 jikas v1i2 285
- Nutritional Status and its Determinants in Toddlers: A case study of Hilly region of Uttarakhand | Indian... iapsmupuk.org/journal/index.php/IJCH/article/view/2344Nutritional Status and its Determinants in Toddlers A case study of Hilly region of Uttarakhand Indian iapsmupuk journal index php IJCH article view 2344
- Tempe Nuggets Provision Improves Energy Adequacy and Protein Intake in Underweight Underfive Children... doi.org/10.12944/CRNFSJ.6.1.09Tempe Nuggets Provision Improves Energy Adequacy and Protein Intake in Underweight Underfive Children doi 10 12944 CRNFSJ 6 1 09
| File size | 394.94 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
JURNALFKMUITJURNALFKMUIT Tuberkulosis (TB) paru merupakan penyakit infeksi kronis yang dapat menyebabkan anemia, baik akibat inflamasi kronis maupun efek samping Obat Anti TuberkulosisTuberkulosis (TB) paru merupakan penyakit infeksi kronis yang dapat menyebabkan anemia, baik akibat inflamasi kronis maupun efek samping Obat Anti Tuberkulosis
POLTEKKESKUPANGPOLTEKKESKUPANG 9%), while 13. 9% were at risk of Chronic Energy Deficiency (CED). Meanwhile, waist circumference measurements indicated that 37. 5% of respondents were9%), while 13. 9% were at risk of Chronic Energy Deficiency (CED). Meanwhile, waist circumference measurements indicated that 37. 5% of respondents were
POLTEKKESKUPANGPOLTEKKESKUPANG Desain menggunakan pendekatan deskriptif analitik rancangan cross-sectional, dilaksanakan pada 17 Juni–17 Juli 2025 sebanyak 40 responden. Variabel yangDesain menggunakan pendekatan deskriptif analitik rancangan cross-sectional, dilaksanakan pada 17 Juni–17 Juli 2025 sebanyak 40 responden. Variabel yang
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pekerjaan dan pengetahuan terhadap pemberian ASI eksklusif. Terdapat hubungan yang signifikan antara pekerjaanDapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pekerjaan dan pengetahuan terhadap pemberian ASI eksklusif. Terdapat hubungan yang signifikan antara pekerjaan
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Program Kemitraan Masyarakat di Posyandu Remaja Matahari berhasil meningkatkan kapasitas kader remaja sebagai pendidik sebaya, baik dalam pengetahuan maupunProgram Kemitraan Masyarakat di Posyandu Remaja Matahari berhasil meningkatkan kapasitas kader remaja sebagai pendidik sebaya, baik dalam pengetahuan maupun
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Hipertensi merupakan masalah kesehatan kronis dengan prevalensi tinggi pada kelompok lanjut usia dan berkontribusi terhadap peningkatan morbiditas sertaHipertensi merupakan masalah kesehatan kronis dengan prevalensi tinggi pada kelompok lanjut usia dan berkontribusi terhadap peningkatan morbiditas serta
UIN SGDUIN SGD Studi ini berfokus pada Kabupaten Pangandaran, menggunakan Analisis Jaringan Sosial (SNA) untuk memetakan dan menganalisis hubungan antara aktor kunci,Studi ini berfokus pada Kabupaten Pangandaran, menggunakan Analisis Jaringan Sosial (SNA) untuk memetakan dan menganalisis hubungan antara aktor kunci,
MITRAHUSADAMITRAHUSADA Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan dan peran tenaga kesehatan dengan pemilihan alat kontrasepsi Intra UterineHasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan dan peran tenaga kesehatan dengan pemilihan alat kontrasepsi Intra Uterine
Useful /
UMIUMI Berikut aturan-aturan asosiasi dengan nilai confidence tertinggi yaitu menu Thai Tea, Milo Dinasourus, Pizza Milenials 100%, Cokelat Hezelnut, Oreo CookiesBerikut aturan-aturan asosiasi dengan nilai confidence tertinggi yaitu menu Thai Tea, Milo Dinasourus, Pizza Milenials 100%, Cokelat Hezelnut, Oreo Cookies
UMIUMI Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan aplikasi e-survey berbasis web menggunakan teknologi Laravel untuk membantu Badan LitbangPenelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan aplikasi e-survey berbasis web menggunakan teknologi Laravel untuk membantu Badan Litbang
UMIUMI Dari uji coba yang dilakukan diketahui YOLO dapat mendeteksi manusia pada berbagai posisi dengan nilai mAP sebesar 0,99 dan rata-rata waktu deteksi 810,01Dari uji coba yang dilakukan diketahui YOLO dapat mendeteksi manusia pada berbagai posisi dengan nilai mAP sebesar 0,99 dan rata-rata waktu deteksi 810,01
MITRAHUSADAMITRAHUSADA Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi variabel-variabel yang memengaruhi penggunaan alat kontrasepsi oleh pasangan usia subur di Puskesmas SeiPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi variabel-variabel yang memengaruhi penggunaan alat kontrasepsi oleh pasangan usia subur di Puskesmas Sei