MAND YCMMMAND YCMM

PHASIJPHASIJ

Penyakit tidak menular (NCD) telah menjadi masalah kesehatan global yang memberatkan secara ekonomi dan sosial. Meskipun berbagai strategi promosi kesehatan telah diterapkan, kemampuan mereka dalam menghasilkan perubahan perilaku yang berkelanjutan dan menurunkan prevalensi NCD masih diperdebatkan. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi secara kritis berbagai intervensi promosi kesehatan untuk pencegahan NCD melalui tinjauan sistematis, dengan tujuan mengidentifikasi strategi terbaik serta hambatan yang dihadapi selama implementasi. Desain tinjauan sistematis diadopsi sesuai pedoman PRISMA. Literatur dikumpulkan dari database elektronik seperti PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar, mencakup artikel yang diterbitkan dalam sepuluh tahun terakhir. Catatan yang memenuhi syarat mencakup studi tentang intervensi promosi kesehatan NCD di negara berkembang dan maju. Data dievaluasi melalui sintesis naratif temuan yang relevan. Hasil menunjukkan bahwa intervensi yang terbatas pada pendidikan individu hanya mencapai kesuksesan terbatas dalam menjaga perubahan perilaku jangka panjang. Sebaliknya, intervensi multisektoral yang mengintegrasikan kebijakan fiskal (pajak), modifikasi lingkungan (nudging), dan teknologi digital (m-Health) terbukti jauh lebih efektif. Di negara berkembang, keterbatasan utama berasal dari sumber daya yang terbatas dan partisipasi komunitas yang lemah, sedangkan di negara maju tantangan utama terletak pada mengatasi ketidaksetaraan sosial dalam akses informasi kesehatan.

Intervensi promosi kesehatan yang terintegrasi dan berbasis masyarakat lebih efektif dalam mencegah penyakit tidak menular dibandingkan pendekatan tunggal.Faktor utama keberhasilan mencakup partisipasi komunitas, penggunaan teknologi, dan kebijakan yang mendukung.Namun, keterbatasan sumber daya dan ketidaksetaraan akses tetap menjadi tantangan signifikan, terutama di negara berkembang.Perlu penelitian lebih lanjut untuk mengembangkan strategi yang disesuaikan dengan konteks lokal dan meningkatkan keterlibatan masyarakat.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran teknologi digital seperti m-Health dalam meningkatkan akses dan efektivitas intervensi promosi kesehatan. Selain itu, perlu dikaji perbandingan antara pendekatan berbasis komunitas dan pendekatan top-down dalam mengatasi ketidaksetaraan akses informasi kesehatan. Terakhir, penelitian tentang dampak jangka panjang dari intervensi yang berfokus pada perubahan perilaku dapat memberikan wawasan untuk memperkuat strategi pencegahan NCD yang berkelanjutan.

  1. The effectiveness of video animations in the education of healthcare practitioners and student practitioners:... pmejournal.org/articles/10.1007/s40037-022-00736-6The effectiveness of video animations in the education of healthcare practitioners and student practitioners pmejournal articles 10 1007 s40037 022 00736 6
  2. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... health-policy-systems.biomedcentral.com/articles/10.1186/s12961-021-00732-yClient Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site health policy systems biomedcentral articles 10 1186 s12961 021 00732 y
  3. Health Education and Its Role in the Prevention and Management of Non-communicable Diseases: A Review... cureus.com/articles/414321-health-education-and-its-role-in-the-prevention-and-management-of-non-communicable-diseases-a-reviewHealth Education and Its Role in the Prevention and Management of Non communicable Diseases A Review cureus articles 414321 health education and its role in the prevention and management of non communicable diseases a review
  4. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... doi.org/10.1186/s12889-025-22620-8Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site doi 10 1186 s12889 025 22620 8
Read online
File size655.24 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test