LPPM UNBAJALPPM UNBAJA

Just a moment...Just a moment...

Penyelenggaraan Sistem Informasi Kesehatan (SIK) merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk mencapai tujuan pembangunan kesehatan serta merupakan pelayanan penunjang dalam upaya kesehatan di Puskesmas. Berdasarkan Kepmenkes RI Nomor 192/MENKES/SK/VI/2012. Puskesmas pabuaran adalah salah satu puskesmas dikabupaten serang, sudah ada sistem isnformasi kesehatan yang merupakan bagian dari sitem informasi kesehatan kabupaten, hanya dalam pelaksanaan SIK di Puskesmas Pabuaran kabupaten Serang masih manual sehingga data yang dihasilkan tidak tepat waktu. Penelitian ini bertujuan untuk meng. Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif. Jumlah informan dalam penelitian ini adalah sebanyak 4orang. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan penelusuran dokumen. hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan/pelaksanaan SIK belum online, semuanya masih manual. Pengumpulan data dilakukan oleh setiap pemegang program dan pembina desa/bidan desa. Pengiriman data dibawa langsung oleh petugas dari Puskesmas ke Dinas Kesehatan. Pengolahan data sebagian sudah menggunakan komputer namun ada juga yang masih tulis tangan. Di Puskesmas Pabuaran ada Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang SIK malah puskesmas membuat program sendiri yang bersifat internal untuk memudahkan mereka dalam pengumpulan data dan pelaporan yaitu aplikasi Cash Poin selain SimKes yang difasilitasi oleh dinas kesehatan terkait. Sarana dan prasarana SIK untuk komputer belum lengkap/tidak merata. Kendala pelaksanaan SIK menyangkut keterbatasan anggaran, masalah internet, serta masalah masalah seperti gunta ganti aplikasi dari dinas kesehatan yang malah membuat lebih membingungkan juga kurang fasilitas pengelolaan dan pengkajian data. Pelaksanaan SIK di Puskesmas Pabuaran Kabupaten Serang belum berjalan sebagaimana mestinya.

Pelaksanaan SIK di Puskesmas Pabuaran Kabupaten Serang masih bersifat manual, dengan pengumpulan data yang dilakukan secara langsung oleh petugas dan pengiriman data ke Dinas Kesehatan melalui metode konvensional.Pengolahan data sebagian menggunakan komputer, namun masih banyak proses yang dilakukan secara manual.Kendala utama meliputi keterbatasan anggaran, infrastruktur teknologi yang tidak memadai, dan kurangnya pelatihan bagi tenaga kesehatan dalam penggunaan SIK.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak pelatihan digital terhadap efektivitas pengelolaan SIK di Puskesmas. Selain itu, penelitian perlu menginvestigasi hubungan antara alokasi anggaran dengan kinerja sistem informasi kesehatan. Terakhir, penelitian dapat mengembangkan metode pengumpulan data alternatif untuk meningkatkan akurasi dan kecepatan pelaporan data kesehatan di lingkungan yang memiliki keterbatasan infrastruktur teknologi.

Read online
File size403.84 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test