JURNALUGNJURNALUGN

JURNAL JUMATIKOJURNAL JUMATIKO

Pelajar merupakan agen perubahan yang akan menjadi ujung tombak dalam perubahan yang diharapkan memberi dampak baik kepada keluarga, masyarakat, negara dan agama. Diantara sekian banyak pelajar yang mengenyam pendidikan, tidak semuanya bisa menyelesaikan studinya karena berbagai faktor yang salah satunya adalah faktor kekurangan ekonomi. Tujuan penelitian ini adalah untuk membantu pihak sekolah dalam menentukan siswa yang berhak menerima beasiswa secara lebih efisien. Proses seleksi calon penerima beasiswa didasarkan pada kriteria yang ditetapkan oleh pihak sekolah SMA N 4 Padangsidimpuan. Pada penelitian ini yang menjadi kriteria adalah Penghasilan orang tua, Tempat tinggal, Jarak Tempat Tinggal Ke Sekolah, Jumlah Saudara, Nilai Rapor, Keaktifan. Ada beberapa langkah dalam sistem pendukung keputusan, salah satunya adalah prosedur pencocokan profil. Konsep dasar metode profile matching mengasumsikan bahwa subjek yang diteliti memiliki tingkat prediktor ideal yang harus dipenuhi, dan tidak ada tingkat minimal yang perlu dipenuhi atau dilewati. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu pengambilan keputusan dalam menentukan penerima beasiswa di SMA N 4 Padangsidimpuan.

Berdasarkan hasil dan pembahasan yang telah di uraikan sebelumnya, bahawa Sistem pendukung keputusan dengan metode Profile Matching dapat digunakan sebagai salah satu alternatif dalam proses penilaian terhadap calon penerima beasiswa di SMA N 4 Padangsidimpuan.Adapun kesimpulan akhir dari penelitian sistem pendukung keputusan dengan metode profile matching adalah sebagai berikut.Parameter dan kriteria yang digunakan untuk menentukan calon penerima beasiswa ini adalah Penghasilan orang tua, Tempat tinggal, Jarak Tempat Tinggal Ke Sekolah, Jumlah Saudara, Nilai Rapor, Keaktifan. 2.Aplikasi sistem pendukung keputusan yang menerapkan metode profile matching untuk memudahkan dalam mengambil keputusan terhadap pemilihan siswa penerima beasiswa.Sistem ini hanya menjadi alat bantu bagi pengambil keputusan, keputusan akhir tetap berada ditangan pengambil keputusan.Proses dari penentuan rangking pemilihan siswa penerima beasiswa yang dilakukan dengan menggunakan metode profile matching, dimulai dengan pembobotan kriteria kemudian perhitungan dan pengelompokan core dan secondary factor, perhitungan nilai total dan selanjutnya perhitungan penentuan rangking.

Untuk meningkatkan kualitas sistem, disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut dengan menggunakan metode perbandingan seperti Simple Additive Weighting (SAW) sebagai alternatif. Selain itu, pengembangan sistem yang lebih user-friendly dengan memperhatikan aspek-aspek interaksi manusia dan komputer juga dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya. Dengan demikian, sistem dapat menjadi lebih mudah digunakan dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi pengguna.

Read online
File size399.63 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test