UMBUMB

Jurnal Ilmiah FIFOJurnal Ilmiah FIFO

Infrastruktur jaringan komputer pada PT Bintang Barutama saat ini menghadapi kendala kinerja dan keamanan akibat penggunaan topologi flat network. Kondisi ini menyebabkan meluasnya broadcast domain yang memicu tingginya latensi jaringan hingga mencapai 1152 ms dan packet loss sebesar 30–32% di beberapa area operasional, serta meningkatkan risiko kebocoran data sensitif antar-divisi karena tidak adanya pembatasan akses. Penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang arsitektur jaringan guna meningkatkan efisiensi lalu lintas data dan keamanan informasi perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah Network Development Life Cycle (NDLC) yang mencakup tahap analisis, desain, dan simulasi menggunakan Cisco Packet Tracer. Solusi yang dirancang meliputi segmentasi jaringan menggunakan Virtual Local Area Network (VLAN), pengalamatan IP berbasis Variable Length Subnet Mask (VLSM), serta penerapan Extended Access Control List (ACL) untuk pengaturan hak akses antar-divisi. Berdasarkan hasil simulasi, penerapan VLAN dan ACL menunjukkan potensi penurunan latensi dan packet loss dibandingkan kondisi jaringan awal, seiring berkurangnya broadcast domain dan trafik antar-divisi yang tidak relevan. Temuan ini memberikan rencana teknis yang siap diimplementasikan pada lingkungan produksi dan dapat menjadi acuan bagi perusahaan dengan karakteristik jaringan serupa untuk melakukan transisi menuju sistem yang lebih aman dan efisien.

Perancangan ulang infrastruktur jaringan di PT Bintang Barutama berhasil mengatasi masalah latensi dan keamanan data.Transformasi dari flat network ke jaringan tersegmentasi berbasis VLAN efektif dalam memecah broadcast domain tunggal menjadi empat segmen logis.Penerapan ACL dengan prinsip Least Privilege terverifikasi melalui pengujian simulasi, mampu memblokir 100% akses ilegal antar-divisi sambil menjaga ketersediaan akses ke server dan internet bagi pengguna yang berhak.Penggunaan VLSM dan konfigurasi VLAN memberikan fleksibilitas tinggi dalam mengatasi batasan fisik gedung.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji integrasi teknologi Software-Defined Networking (SDN) dengan VLAN dan ACL untuk meningkatkan fleksibilitas manajemen jaringan. Selain itu, perlu dilakukan pengujian implementasi nyata di lingkungan produksi PT Bintang Barutama untuk memvalidasi kinerja jaringan dalam skala besar. Studi tambahan juga diperlukan untuk mengevaluasi skalabilitas solusi ini pada perusahaan dengan struktur jaringan lebih kompleks, serta pengembangan mekanisme monitoring real-time berbasis AI untuk deteksi ancaman siber secara proaktif.

  1. Peningkatan Keamanan Jaringan melalui Penerapan VLAN dan ACL Berbasis NDLC | Jurnal Ilmiah FIFO. keamanan... publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/fifo/article/view/37663Peningkatan Keamanan Jaringan melalui Penerapan VLAN dan ACL Berbasis NDLC Jurnal Ilmiah FIFO keamanan publikasi mercubuana ac index php fifo article view 37663
Read online
File size509.79 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test