BUMIPUBLIKASINUSANTARABUMIPUBLIKASINUSANTARA

ASEAN Journal of Economic and Economic EducationASEAN Journal of Economic and Economic Education

Penelitian ini menyelidiki bagaimana para kolektor dan pedagang barang bekas di Nigeria mengalami pembelajaran ekonomi melalui otonomi, prestasi, dan penghargaan emosional. Data kualitatif dikumpulkan dari peserta selama studi etnografi yang dilakukan antara Agustus dan Oktober 2025. Didorong oleh antropologi interpretatif dan teori determinasi diri, analisis menunjukkan bahwa peserta mengorganisir pekerjaan secara mandiri, mengevaluasi bahan daur ulang, mengelola penghasilan, menabung, dan mengejar tujuan kepemilikan. Pengalaman kerja ini memperkuat kompetensi ekonomi, pemikiran kewirausahaan, dan motivasi intrinsik meskipun pendapatan rendah dan stigma pekerjaan. Temuan menunjukkan bahwa pekerjaan informal dapat berfungsi sebagai lingkungan praktis untuk pendidikan ekonomi dan manajemen. Oleh karena itu, program pendidikan dan kebijakan harus memperkuat literasi keuangan, pengembangan usaha, dan otonomi pekerja tanpa melemahkan bentuk-bentuk arah dan kemerdekaan diri yang sudah ada.

Penelitian ini menunjukkan bahwa pengumpulan barang bekas bukan hanya strategi mata pencaharian informal, tetapi juga lingkungan pembelajaran pengalaman di mana pekerja terus-menerus mengembangkan pengetahuan ekonomi praktis dan kompetensi manajemen melalui aktivitas sehari-hari.Peserta belajar untuk mengatur pekerjaan mereka secara mandiri, mengevaluasi nilai bahan daur ulang, mengelola pendapatan, menabung, mendiversifikasi peluang mata pencaharian, dan menetapkan aspirasi bisnis jangka panjang.Pengalaman ini memperkuat pemikiran kewirausahaan, kesadaran keuangan, manajemen diri, dan pengambilan keputusan sambil meningkatkan kepuasan pekerjaan dan motivasi intrinsik.Penelitian ini berkontribusi pada literatur dengan memperluas penelitian sebelumnya di luar manajemen lingkungan, analisis mata pencaharian, dan stigma pekerjaan.Penelitian ini memperkenalkan perspektif yang menempatkan pekerjaan barang bekas informal sebagai konteks yang berharga untuk pendidikan ekonomi dan manajemen, di mana otonomi, prestasi, dan penghargaan emosional berinteraksi untuk memperkuat pembelajaran pengalaman dan kompetensi ekonomi.Kerangka kerja terpadu ini menunjukkan bagaimana pengalaman tempat kerja praktis dapat melengkapi pendidikan ekonomi formal dengan menghubungkan konsep teoritis dengan pengambilan keputusan dan pengembangan usaha dalam kehidupan nyata.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki kerangka kerja yang diusulkan ini di berbagai pekerjaan informal, wilayah, dan konteks budaya yang berbeda menggunakan pendekatan campuran atau komparatif untuk lebih memvalidasi relevansinya secara pendidikan. Selain itu, penting untuk mempertimbangkan bagaimana pendidikan ekonomi dan manajemen dapat lebih inklusif dengan mengakui dan mengembangkan pengetahuan yang diperoleh melalui pekerjaan sehari-hari. Dengan menghubungkan konsep teoritis dengan praktik yang sudah ada, program pendidikan dapat memperkuat kompetensi dan martabat.

Read online
File size658.11 KB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test