UMIUMI

Majalah Ilmiah METHODAMajalah Ilmiah METHODA

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering ditemukan di fasilitas pelayanan kesehatan primer. Faringitis termasuk dalam kelompok ISPA yang sering terjadi, baik pada anak maupun dewasa. Faktor usia dan jenis kelamin diduga berperan dalam variasi kejadian faringitis dibandingkan dengan ISPA non faringitis. Mengetahui hubungan usia dan jenis kelamin terhadap kejadian faringitis dibandingkan dengan ISPA non faringitis di Puskesmas Tanjung Rejo tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain alnalitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pasien dengan diagnosis ISPA berdasarkan rekam medis di Puskesmas Tanjung Rejo tahun 2025 sebanyak 483 pasien. Sampel diambil menggunakan teknik simple random sampling dengan rumus Slovin sehingga diperoleh jumlah sampel sebanyak 219 responden. Data dianalisis menggunakan uji statistik chi-square (p<0,05). Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan antara usia dengan kejadian faringitis dan ISPA non faringitis (p value = 0,004) serta tidak terdapat hubungan yang signifikan antara jenis kelamin dengan kejadian faringitis dan ISPA non faringitis (p valule = 0,359). Terdapat hubungan yang signifikas1 antara usia terhadap kejadian faringitis dibandingkan dengan ISPA non faringitis, Namun tidak terdapat hubungan yang signifikan antara jenis kelamin terhadap kejadian Faringitis dibandingkan dengan ISPA non faringitis di Puskesmals Tanjung Rejo tahun 2025.

Berdasarkan usia pasien didapati sebanyak 55 pasien anak-anak (25,1%) dan sebanyak 164 pasien dewasa (74,9%).Berdasarkan jenis kelamin pasien didapati sebanyak 114 pasien berjenis kelamin laki-laki(52,1%) dan sebanyak 105 pasien berjenis kelamin perempuan (47,9%).Berdasarkan kejadian faringitis pasien didapati sebanyak 103 pasien didiagnosis faringitis (47%) dan sebanyak 116 pasien didiagnosis bukan faringitis (53%).Terdapat hubungan yang signifikan antara usia dengan kejadian faringitis di Puskesmas Tanjung Rejo Percut Sei tuan dengan p=0,004.Terdapat hubungan yang signifikan antara jenis kelamin dengan kejadian faringitis di Puskesmas Tanjung Rejo Percut Sei tuan dengan p=0,359 (p>0,05).

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak faktor lingkungan seperti kepadatan penduduk dan kebersihan lingkungan terhadap kejadian faringitis pada populasi anak-anak. Selain itu, perlu dilakukan studi untuk mengevaluasi efektivitas intervensi pencegahan berbasis komunitas, terutama di wilayah dengan prevalensi ISPA tinggi. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi peran faktor imunologis dan kebiasaan perilaku hidup bersih dalam mengurangi risiko faringitis. Ketiga, penelitian perlu dilakukan untuk membandingkan perbedaan pola kejadian faringitis antara wilayah perkotaan dan pedesaan, serta pengaruhnya terhadap sistem rujukan kesehatan.

Read online
File size318.31 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test