ITATSITATS

Environmental Engineering Journal ITATSEnvironmental Engineering Journal ITATS

Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Piyungan memiliki daya tampung yang terbatas. Pertumbuhan jumlah penduduk akan berpengaruh terhadap umur TPA, karena pertumbuhan penduduk berkolerasi terhadap jumlah timbulan sampah. Pemerintah Kabupaten Sleman menerapkan Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat (PSBM) untuk mengurangi jumlah sampah sebelum dibuang ke TPA berupa TPS 3R. Tujuan penelitian ini adalah menentukan peran TPS 3R Kabupaten Sleman dalam mengurangi sampah ke TPA. Metode yang digunakan adalah Load-Count Analysis dan SNI 193964-1994 tentang metode pengambilan dan pengukuran contoh timbulan dan komposisi sampah perkotaan selama delapan hari berturut-turut. Hasil sampling diperoleh TPS 3R Brama Muda dengan sampah masuk 11,29 m3/hari atau 1865,2 kg/hari. TPS 3R Purwo Berhari dengan volume sampah rata-rata 9,18 m3/hari atau 1462,42 kg/hari dan TPS 3R Ben Resik volume sampah masuk 9,71 m3/hari jika dinyatakan dalam berat 1556,91 kg/hari dengan rata-rata timbulan perorang sebanyak 0,6 kg/orang/hari. Persentase sampah dari ketiga TPS 3R berdasarkan pemanfaatannya adalah sampah layak kompos dengan 46,61%, sampah layak jual 16,47% dan layak buang sebesar 36,92%. Sehingga dari data jumlah sampah yang masuk dibandingkan sampah yang dikelola oleh TPS 3R memperoleh tingkat reduksi 63%. Untuk mengoptimalkan fungsi TPS 3R direkomendasikan untuk melakukan pemilahan secara menyeluruh. Sosialisasi mengenai pemilahan sampah sejak dari sumber untuk mempermudah pengolan sampah di TPS 3R dan pemerataan sarana di semua TPS 3R agar proses lebih cepat dan efisien.

Peran TPS 3R Kabupaten Sleman dalam mengurangi pengangkutan sampah ke TPA adalah dengan mengolah sampah melalui pemilahan sampah berdasarkan jenisnya.Sampah yang masuk TPS 3R pada umumnya dipilah sebagai sampah layak kompos, sampah layak jual, dan sampah layak buang.Diperoleh persentase sampah layak kompos 46,57%, sampah layak jual 16,76% dan sampah layak buang sebesar 36,89%.Sehingga dari data jumlah sampah yang masuk dibandingkan sampah yang dikelola memperoleh tingkat reduksi 63%, dengan rata-rata pelanggan 573 KK, 21 TPS 3R dapat mengurangi sampah 8301 ton/tahun.Optimalisasi fungsi TPS 3R dapat dilakukan dengan sosialisasi mengenai pemilahan sampah sejak dari sumber untuk meringankan proses pemilahan sampah di TPS 3R, pemeratan sarana dan melakukan pemilahan secara menyeluruh.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak sosialisasi pemilahan sampah sejak sumber terhadap efektivitas pengelolaan TPS 3R di Sleman. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi terhadap efisiensi penggunaan alat ayak kompos otomatis di TPS 3R untuk meningkatkan kapasitas pengolahan sampah. Studi juga diperlukan untuk mengembangkan sistem pengelolaan limbah medis di TPS 3R, mengingat adanya sampah medis yang tercampur dalam timbulan sampah rumah tangga. Penelitian ini dapat menjadi dasar untuk meningkatkan kinerja TPS 3R secara berkelanjutan.

Read online
File size220.43 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test