UnmulUnmul

Jurnal Kedokteran MulawarmanJurnal Kedokteran Mulawarman

Kasus kekerasan di Indonesia terus meningkat setiap tahunnya. Provinsi Kalimantan Timur menempati posisi ke-7 dengan angka kekerasan terbanyak berada di Samarinda sebesar 548 kasus. Kekerasan adalah tindakan secara sengaja yang menimbulkan stres baik secara fisik maupun emosional kepada seseorang atau kelompok lain. Untuk mengatasi stres tersebut diperlukan strategi koping yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik internal seperti self efficacy, maupun eksternal seperti dukungan sosial. Penelitian ini dilakukan di Rumah Aman Panti Asuhan Kasih Bunda Utari Samarinda yang merupakan safe house bagi korban kekerasan. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional study. Data yang digunakan dalam penelitian ini diambil berdasarkan hasil pengisian kuesioner dengan melalui wawancara terpimpin. Hasil uji analisis korelasi spearman self efficacy dengan mekanisme coping stress problem focused coping dan emotion focused coping masing-masing didapatkan nilai p-value sebesar 0,001 dan 0,000. Sedangkan hasil uji analisis hubungan dukungan sosial dengan mekanisme coping stress problem focused coping dan emotion focused coping masing-masing didapatkan nilai p-value sebesar 0,140 dan 0,147. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan antara self efficacy dengan mekanisme coping stress dan tidak terdapat hubungan antara dukungan sosial dengan mekanisme coping stress.

Dari hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan, peneliti menyimpulkan bahwa korban kekerasan di Rumah Aman Panti Asuhan Kasih Bunda Utari Samarinda cenderung memiliki self efficacy rendah, dukungan sosial rendah dan menggunakan strategi coping Problem Focused Coping (PFC).Hasil uji analisis bivariat menujukkan terdapat hubungan antara self efficacy dengan mekanisme coping stress baik secara Problem Focused Coping (PFC) maupun Emotion Focused Coping (EFC) di Rumah Aman Panti Asuhan Kasih Bunda Utari Samarinda dan tidak terdapat hubungan antara dukungan sosial dengan mekanisme coping stress baik secara Emotion Focused Coping (EFC) maupun Problem Focused Coping (PFC) di Rumah Aman Panti Asuhan Kasih Bunda Utari Samarinda.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: . . 1. Penelitian mengenai hubungan spiritualitas, tingkat stress, post traumatic stress disorder, dan faktor-faktor lainnya terhadap coping stress pada korban kekerasan.. . 2. Penelitian mengenai dampak trauma pada korban kekerasan terhadap kesehatan mental dan pemulihan emosional.. . 3. Penelitian mengenai peran dan pengaruh dukungan sosial dalam proses pemulihan korban kekerasan, termasuk faktor-faktor yang mempengaruhi kebermaknaan dukungan sosial.. . 4. Penelitian mengenai strategi coping yang digunakan oleh korban kekerasan dalam menghadapi stresor, termasuk faktor-faktor internal dan eksternal yang memengaruhi mekanisme coping.. . 5. Penelitian mengenai intervensi dan program dukungan psikologis yang efektif untuk membantu korban kekerasan dalam mengelola stres dan meningkatkan resiliensi.. . 6. Penelitian mengenai dampak kekerasan pada perkembangan psikososial korban, termasuk aspek-aspek seperti kepercayaan diri, harga diri, dan hubungan sosial.. . 7. Penelitian mengenai peran dan pengaruh kecerdasan emosional dalam strategi coping pada korban kekerasan.. . 8. Penelitian mengenai hubungan antara self efficacy, dukungan sosial, dan strategi coping dengan tingkat pemulihan dan adaptasi korban kekerasan.. . 9. Penelitian mengenai intervensi dan strategi pencegahan kekerasan, termasuk upaya-upaya untuk meningkatkan kesadaran dan edukasi masyarakat tentang dampak kekerasan.. . 10. Penelitian mengenai peran dan pengaruh keluarga, teman, dan komunitas dalam mendukung korban kekerasan dan membantu proses pemulihan mereka.. . Dengan melakukan penelitian-penelitian lanjutan ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang pengalaman dan kebutuhan korban kekerasan, serta dikembangkan intervensi dan strategi yang lebih efektif untuk mendukung pemulihan dan kesejahteraan mereka.

  1. Social context matters: The role of social support and social norms in support for solidarity in healthcare... doi.org/10.1371/journal.pone.0291530Social context matters The role of social support and social norms in support for solidarity in healthcare doi 10 1371 journal pone 0291530
  2. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... link.springer.com/10.1007/978-3-030-81792-3_6Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site link springer 10 1007 978 3 030 81792 3 6
Read online
File size669.22 KB
Pages21
DMCAReport

Related /

ads-block-test