UINSIUINSI

Borneo Islamic Finance and Economics JournalBorneo Islamic Finance and Economics Journal

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi adaptasi ekonomi lokal, praktik terbaik, dan rekomendasi kebijakan dalam konteks transisi energi di Kecamatan Sepaku, wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Menggunakan pendekatan kualitatif eksploratif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi kebijakan lokal. Analisis dilakukan dengan teknik coding tematik, triangulasi sumber, dan analisis kontekstual hubungan antara kebijakan energi dan praktik ekonomi masyarakat. Hasil menunjukkan adaptasi ekonomi lokal terhadap transisi energi masih terbatas, dengan minimnya diversifikasi usaha dan penggunaan energi terbarukan oleh UMKM dan BUMDes. Praktik terbaik yang muncul bersifat komunitas, seperti pertanian organik, daur ulang limbah, dan konservasi hutan adat. Penelitian merekomendasikan penguatan lembaga desa, insentif UMKM hijau, integrasi kebijakan energi ke dalam perencanaan desa, serta peningkatan literasi energi dan partisipasi masyarakat.

Adaptasi ekonomi lokal terhadap transisi energi di wilayah penyangga IKN masih terbatas dan tidak terstruktur.Pelaku UMKM belum melakukan diversifikasi usaha maupun pemanfaatan energi terbarukan, sementara lembaga desa seperti BUMDes belum berperan aktif dalam pengembangan ekonomi hijau.Best practices seperti pertanian organik, daur ulang limbah, dan konservasi hutan adat bersifat sporadis dan berbasis komunitas, belum terintegrasi dalam kebijakan pembangunan desa.Faktor utama penghambat adalah rendahnya literasi energi, minimnya dukungan kelembagaan, dan belum adanya insentif kebijakan.Rekomendasi utama mencakup penguatan kelembagaan desa, penyediaan insentif bagi UMKM hijau, integrasi transisi energi ke dalam dokumen perencanaan desa, serta pengembangan pusat pelatihan energi terbarukan.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan proyek energi terbarukan berbasis komunitas di wilayah penyangga IKN, seperti pembangunan mikrohidro atau sistem biogas skala desa yang dikelola oleh masyarakat lokal. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, UMKM, dan lembaga keuangan berkelanjutan untuk menciptakan model bisnis ramah lingkungan yang inklusif. Terakhir, studi tentang peran perempuan dan generasi muda dalam inovasi ekonomi hijau, termasuk pengembangan produk kerajinan dari limbah daur ulang, dapat memberikan wawasan baru untuk memperkuat ketahanan ekonomi lokal di tengah transisi energi nasional.

  1. Renewable Energy As A Green Economy Stimulus In Indonesia | Maidasari | Jurnal Energi Baru dan Terbarukan.... doi.org/10.14710/jebt.2023.18496Renewable Energy As A Green Economy Stimulus In Indonesia Maidasari Jurnal Energi Baru dan Terbarukan doi 10 14710 jebt 2023 18496
Read online
File size325.07 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test