ASTHAGRAFIKAASTHAGRAFIKA

Wallaby: Jurnal Manajemen, Bisnis & AkuntansiWallaby: Jurnal Manajemen, Bisnis & Akuntansi

Penelitian ini mengkaji penerapan Kaizen Costing sebagai strategi pengendalian biaya dalam industri jasa di Indonesia, dengan fokus pada peningkatan efisiensi operasional, keterlibatan karyawan, dan kepuasan pelanggan. Kaizen Costing, yang berlandaskan prinsip perbaikan berkelanjutan, menawarkan pendekatan adaptif yang mampu mengidentifikasi dan menghilangkan aktivitas non-produktif, sehingga meningkatkan efisiensi biaya dan kualitas layanan. Melalui metode deskriptif kualitatif dan studi kasus pada beberapa perusahaan jasa, temuan penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan siklus PDCA dan konsep 5S berhasil mengurangi waktu tunggu layanan, meningkatkan produktivitas karyawan, dan memperkuat loyalitas pelanggan. Implementasi Kaizen Costing terbukti relevan dalam mendukung daya saing perusahaan jasa melalui pengendalian biaya yang efektif dan peningkatan nilai tambah layanan. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi pengambil kebijakan di sektor jasa untuk mengadopsi strategi pengendalian biaya berkelanjutan yang berorientasi pada perbaikan berkelanjutan.

Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan Kaizen Costing sebagai strategi pengendalian biaya memiliki dampak positif pada efisiensi operasional, pengurangan pemborosan, dan peningkatan profitabilitas di berbagai sektor, termasuk transportasi, telekomunikasi, dan manufaktur.Dalam industri jasa, seperti PT Kereta Api Indonesia (KAI), PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk, PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom), dan PT Garuda Metalindo Tbk, Kaizen Costing membantu meningkatkan kualitas layanan pelanggan serta efisiensi biaya operasional.Meskipun penerapan Kaizen Costing memerlukan adaptasi dan perubahan budaya organisasi, hasilnya menunjukkan bahwa strategi ini dapat memberikan manfaat jangka panjang melalui efisiensi biaya, peningkatan produktivitas, dan daya saing perusahaan.

Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam tentang bagaimana Kaizen Costing dapat diterapkan secara efektif dalam industri jasa yang memiliki karakteristik unik, seperti interaksi langsung antara karyawan dan pelanggan. Kedua, penelitian dapat fokus pada pengembangan metode pengukuran kinerja yang fleksibel untuk menilai efektivitas penerapan Kaizen Costing dalam industri jasa, mengingat sifat layanan yang sulit diukur secara kuantitatif. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana Kaizen Costing dapat diintegrasikan dengan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan, terutama dalam era digital saat ini.

  1. Penerapan Sikap Kerja 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, dan Shitsuke) di Balai Desa Suko Mulyo, Sepaku,... abdimasuniversal.uniba-bpn.ac.id/index.php/abdimasuniversal/article/view/466Penerapan Sikap Kerja 5S Seiri Seiton Seiso Seiketsu dan Shitsuke di Balai Desa Suko Mulyo Sepaku abdimasuniversal uniba bpn ac index php abdimasuniversal article view 466
  2. Analysis of the implementation of the CDC (Centralized Document Collateral) credit file system at BTN... jurnal.arkainstitute.co.id/index.php/keynesia/article/view/1253Analysis of the implementation of the CDC Centralized Document Collateral credit file system at BTN jurnal arkainstitute index php keynesia article view 1253
  3. Analisis Pengaruh Anggaran Biaya Produksi dan Anggaran Kas Terhadap Anggaran Perencanaan dan Pengendalian... doi.org/10.31539/costing.v7i1.6565Analisis Pengaruh Anggaran Biaya Produksi dan Anggaran Kas Terhadap Anggaran Perencanaan dan Pengendalian doi 10 31539 costing v7i1 6565
Read online
File size253.98 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test