UMLAUMLA

Indonesian Journal of Nursing Case Studies (IJNCS)Indonesian Journal of Nursing Case Studies (IJNCS)

Latar belakang: Hipertensi adalah salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi di Indonesia dan merupakan faktor risiko utama komplikasi serius seperti stroke dan penyakit jantung. Kurangnya pengetahuan pasien dan keluarga tentang pengelolaan hipertensi sering menyebabkan tekanan darah yang tidak terkontrol. Intervensi pendidikan kesehatan dan terapi nonfarmakologis seperti air infus timun digunakan sebagai pendekatan alternatif untuk menurunkan tekanan darah. Studi ini bertujuan mengevaluasi efektivitas promosi kesehatan dan air infus timun dalam meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan pengobatan pada keluarga yang menghadapi hipertensi. Presentasi Kasus: Tiga pasien perempuan berusia 52–63 tahun dengan riwayat hipertensi kronis di Desa Gempolpading menunjukkan gejala vertigo dan nyeri leher. Semua pasien memiliki pola makan tinggi garam, tidak rutin melakukan pemeriksaan kesehatan, dan mengalami defisit pengetahuan tentang komplikasi dan pengelolaan hipertensi. Tekanan darah awal berkisar 153–168/100 mmHg, menunjukkan hipertensi tidak terkontrol. Intervensi Keperawatan: Intervensi dilakukan selama tujuh hari berupa air infus timun harian dan pendidikan kesehatan untuk pasien dan keluarga. Pendidikan mencakup definisi hipertensi, risiko komplikasi, diet rendah garam, kepatuhan pengobatan, dan penggunaan layanan kesehatan. Pemantauan tekanan darah dan evaluasi keluhan dilakukan harian. Semua pasien menunjukkan respons positif dengan penurunan konsisten tekanan darah menjadi 120–126/75–78 mmHg pada hari ketujuh. Kesimpulan: Menggabungkan pendidikan kesehatan keluarga dan air infus timun secara efektif menurunkan tekanan darah dan meningkatkan perilaku pasien. Pendekatan komprehensif ini menjadi model berharga untuk praktik perawatan komunitas dan penelitian nonfarmakologis masa depan.

Penggabungan pendidikan kesehatan keluarga dan air infus timun secara efektif menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kepatuhan pengobatan pada pasien hipertensi.Pendekatan ini menunjukkan potensi sebagai model intervensi komprehensif untuk pengelolaan hipertensi di komunitas.Penelitian lanjutan diperlukan untuk memvalidasi efektivitas jangka panjang dan adaptasi terhadap faktor budaya serta lingkungan.

1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas air infus timun dalam jangka panjang pada populasi hipertensi dengan fokus pada mekanisme fisiologisnya. 2. Studi tentang tantangan budaya dalam mengubah pola makan tinggi garam di kalangan keluarga pasien hipertensi dapat memberikan wawasan untuk desain intervensi yang lebih inklusif. 3. Penelitian tentang peran dukungan keluarga dalam meningkatkan kepatuhan pengobatan hipertensi melalui pendekatan berbasis komunitas dapat mengembangkan strategi pengelolaan yang lebih berkelanjutan.

  1. Perbedaan air rebusan daun seledri dan air rebusan daun salam terhadap penurunan tekanan darah pada pra... ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/holistik/article/view/2541Perbedaan air rebusan daun seledri dan air rebusan daun salam terhadap penurunan tekanan darah pada pra ejurnalmalahayati ac index php holistik article view 2541
Read online
File size284.51 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test