ITATSITATS

Jurnal SENOPATI : Sustainability, Ergonomics, Optimization, and Application of Industrial EngineeringJurnal SENOPATI : Sustainability, Ergonomics, Optimization, and Application of Industrial Engineering

UD. Jambo Aye Putra merupakan usaha yang bergerak di bidang bongkar muat dan pengolahan kayu, dengan sebagian besar aktivitas kerja masih mengandalkan tenaga manusia. Proses bongkar muat kayu dilakukan secara manual dengan postur kerja yang berpotensi menimbulkan gangguan muskuloskeletal akibat posisi kerja yang tidak ergonomis, seperti membungkuk, mengangkat beban berat, memutar tubuh, serta melakukan gerakan berulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat risiko ergonomi pada pekerja bongkar muat kayu menggunakan metode Quick Exposure Check (QEC). Penelitian dilakukan terhadap enam orang pekerja bongkar muat kayu di UD. Jambo Aye Putra. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan pekerja dan observasi langsung terhadap postur kerja selama proses bongkar muat. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis untuk menentukan Exposure Score (skor paparan) dan tingkat tindakan yang diperlukan terhadap risiko gangguan muskuloskeletal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa postur kerja pekerja cenderung tidak ergonomis. Aktivitas kerja yang dilakukan meliputi posisi membungkuk, mengangkat beban berat, memutar tubuh, serta melakukan gerakan berulang, terutama pada lengan dan pergelangan tangan. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan gangguan muskuloskeletal pada bahu, punggung, leher, dan pergelangan tangan. Berdasarkan hasil penilaian menggunakan metode QEC, sebanyak lima orang pekerja memiliki persentase skor paparan di atas 50% dengan kategori risiko tinggi sehingga memerlukan tindakan perbaikan dalam waktu dekat. Sementara itu, satu orang pekerja memperoleh persentase skor paparan sebesar 42,05% dengan skor paparan 74, yang termasuk dalam Level Tindakan 2, sehingga memerlukan tindakan perbaikan pada masa mendatang. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi kerja pada aktivitas bongkar muat kayu di UD. Jambo Aye Putra memerlukan perhatian serta perbaikan ergonomi guna mengurangi risiko gangguan muskuloskeletal pada pekerja.

Berdasarkan hasil penilaian menggunakan metode Quick Exposure Check (QEC), diketahui bahwa sebagian besar pekerja memiliki tingkat paparan risiko ergonomi yang memerlukan tindakan perbaikan dalam waktu dekat.Dari enam pekerja yang diamati, lima pekerja berada pada kategori yang membutuhkan tindakan dalam waktu dekat dengan nilai E berkisar antara 52,84% hingga 59,09%, sedangkan satu pekerja berada pada kategori yang memerlukan perhatian dan perbaikan pada waktu yang akan datang dengan nilai E sebesar 42,05%.Hasil ini menunjukkan bahwa aktivitas kerja yang dilakukan masih berpotensi menimbulkan risiko gangguan muskuloskeletal sehingga diperlukan upaya perbaikan terhadap kondisi dan metode kerja untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pekerja.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan alat bantu mekanis yang lebih ergonomis untuk mengurangi beban fisik pekerja saat bongkar muat kayu. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang dampak jangka panjang dari intervensi ergonomi terhadap kesehatan pekerja di sektor informal. Terakhir, penelitian bisa membandingkan efektivitas metode QEC dengan pendekatan lain dalam menilai risiko ergonomi di lingkungan kerja serupa.

Read online
File size1.14 MB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test