ITATSITATS

Tekstur (Jurnal Arsitektur)Tekstur (Jurnal Arsitektur)

Indonesia dengan jumlah penduduk sekitar 283 juta jiwa, menempati peringkat keempat negara dengan populasi terbesar di dunia. Kebutuhan mobilitas masyarakat yang tinggi menjadikan kendaraan, khususnya sepeda motor, sebagai moda transportasi utama. Seiring dengan meningkatnya jumlah kendaraan, meningkat pula penggunaan dan pembuangan ban, yang kemudian menimbulkan timbunan ban bekas dalam jumlah besar. Ban bekas ini menjadi salah satu jenis limbah padat yang sulit terurai dan sering kali tidak tertangani dengan baik, sehingga berdampak negatif terhadap lingkungan, kesehatan, dan aspek ekonomi. Namun, di balik permasalahan tersebut, ban bekas sebenarnya memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan kembali sebagai material konstruksi alternatif. Struktur dan sifat fisiknya yang kuat, lentur, serta tahan terhadap cuaca menjadikan ban bekas berpotensi diolah menjadi elemen bangunan, seperti material penutup atap maupun fasad. Pemanfaatan ini sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan dan konsep reuse-recycle, yang tidak hanya menekan jumlah limbah, tetapi juga menciptakan inovasi desain ramah lingkungan pada perumahan layak huni. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan tahapan pengembangan meliputi Rencana (Planning), Analisis (Analysis), Desain (Design), dan Penerapan (Implementation). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan material daur ulang, khususnya dari ban bekas, dalam perencanaan rumah tinggal berkontribusi positif terhadap pengurangan limbah serta mendukung penerapan konsep arsitektur berkelanjutan.

Perencanaan rumah layak huni di Duri Kabupaten Bengkalis dengan menerapkan konsep Daur Ulang dapat dijadikan solusi alternatif yang ekonomis dan ramah lingkungan.Melalui pendekatan survei, perencanaan, dan edukasi kepada masyarakat, ide ini dapat menunjukkan bahwa penggunaan material daur ulang, tak hanya kayu bekas, bata daur ulang, dan plastik komposit, namun juga material lain seperti ban bekas dapat mengurangi biaya pembangunan tanpa mengorbankan kualitas dan keamanan hunian.Selain itu, gagasan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pembangunan berkelanjutan serta memberikan keterampilan dalam pemanfaatan material daur ulang untuk kebutuhan konstruksi.Dengan adanya model rumah layak huni ini, diharapkan masyarakat dapat mengadopsi konsep yang lebih berkelanjutan dalam pembangunan rumah, serta mengurangi dampak lingkungan akibat limbah konstruksi.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji potensi material daur ulang lainnya, seperti limbah plastik atau kertas, dalam konstruksi perumahan untuk memperluas pilihan bahan berkelanjutan. Selain itu, studi tentang dampak jangka panjang penggunaan ban bekas sebagai material bangunan terhadap kesehatan penghuni dan struktur bangunan perlu dilakukan untuk memastikan keamanan dan keawetan. Terakhir, penelitian tentang partisipasi masyarakat dalam penerapan konsep daur ulang di perencanaan perumahan dapat dikembangkan untuk memahami faktor sosial yang memengaruhi keberhasilan inisiatif ini, serta menciptakan model partisipasi yang lebih efektif.

  1. Jurnal Mitra Teknik Sipil. studi konfigurasi susunan material pengisi ban bekas solusi alternatif dinding... journal.untar.ac.id/index.php/jmts/article/view/16565Jurnal Mitra Teknik Sipil studi konfigurasi susunan material pengisi ban bekas solusi alternatif dinding journal untar ac index php jmts article view 16565
  2. PENGARUH PENAMBAHAN LIMBAH BAN BEKAS TERHADAP KEKUATAN BETON | Jurnal Qua Teknika. pengaruh penambahan... doi.org/10.35457/quateknika.v11i1.1405PENGARUH PENAMBAHAN LIMBAH BAN BEKAS TERHADAP KEKUATAN BETON Jurnal Qua Teknika pengaruh penambahan doi 10 35457 quateknika v11i1 1405
Read online
File size1.26 MB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test