TRISAKTITRISAKTI

JURNAL INFORMASI, PERPAJAKAN, AKUNTANSI DAN KEUANGAN PUBLIKJURNAL INFORMASI, PERPAJAKAN, AKUNTANSI DAN KEUANGAN PUBLIK

Studi ini menawarkan kontribusi asli dengan menganalisis dampak kebijakan sektoral pemerintah khususnya alokasi anggaran untuk Program Registrasi Tanah Sistematis Lengkap (CSLR) terhadap pencapaian Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari layanan tanah di Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional selama periode 2018–2023. Menggunakan pendekatan Mixed Methods Sequential Explanatory, studi ini menggabungkan analisis kuantitatif data sekunder deret waktu bulanan melalui regresi linear sederhana dengan analisis kualitatif melalui wawancara semi-struktur untuk memperdalam pemahaman temuan. Pendekatan ini didukung oleh penerapan teori ekonomi institusional dan teori stewardship. Hasil empiris menunjukkan bahwa alokasi anggaran CSLR secara signifikan memengaruhi peningkatan kinerja PNBP dan berfungsi sebagai instrumen strategis, katalis dalam mendorong pertumbuhan pendapatan layanan tanah turunan. Temuan ini mengimplikasikan pentingnya memasukkan pertimbangan kebijakan sektoral dalam perencanaan dan proyeksi PNBP, menempatkan alokasi anggaran CSLR sebagai variabel strategis dalam mencapai peningkatan berkelanjutan kinerja pendapatan layanan tanah.

Alokasi anggaran program CSLR terbukti memiliki dampak signifikan terhadap peningkatan Pendapatan Negara Bukan Pajak dari layanan tanah.Meskipun pendaftaran tanah awal tidak langsung menghasilkan PNBP, hal ini memicu efek jangka panjang berupa peningkatan permintaan layanan turunan seperti transfer hak dan pendaftaran hipotek, yang secara langsung memengaruhi PNBP dari layanan tanah.Oleh karena itu, alokasi anggaran CSLR dapat diposisikan sebagai instrumen strategis dan katalis dalam meningkatkan kinerja PNBP sektor layanan tanah.Dalam kerangka teori institusional dan stewardship, kebijakan alokasi anggaran CSLR mencerminkan respons organisasi terhadap tekanan eksternal serta komitmen terhadap penciptaan nilai berkelanjutan, di mana pembuat kebijakan bertindak sebagai steward yang berorientasi pada kepentingan publik dan legitimasi sosial.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis variasi regional dengan menggunakan data panel lintas wilayah untuk memahami faktor lokal yang memengaruhi kinerja PNBP. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi perspektif pemangku kepentingan eksternal seperti lembaga perbankan dan notaris melalui metode kualitatif untuk mengungkap faktor non-teknis yang memengaruhi PNBP. Terakhir, pengembangan model prediksi berbasis machine learning yang mempertimbangkan faktor musiman dan kebijakan sektoral dapat meningkatkan akurasi proyeksi PNBP dan efektivitas perencanaan pendapatan layanan tanah di masa depan.

  1. Pengaruh Pajak Daerah, Retribusi Daerah, Belanja Daerah, Dan Tingkat Pengangguran Terbuka Terhadap Pendapatan... journal.lembagakita.com/index.php/jemsi/article/view/1500Pengaruh Pajak Daerah Retribusi Daerah Belanja Daerah Dan Tingkat Pengangguran Terbuka Terhadap Pendapatan journal lembagakita index php jemsi article view 1500
  2. EVALUASI EFEKTIVITAS PROGRAM PERCEPATAN PENDAFTARAN TANAH SISTEMATIS LENGKAP (PTSL) DI BADAN PERTANAHAN... jurnal.unpad.ac.id/jane/article/view/41303EVALUASI EFEKTIVITAS PROGRAM PERCEPATAN PENDAFTARAN TANAH SISTEMATIS LENGKAP PTSL DI BADAN PERTANAHAN jurnal unpad ac jane article view 41303
Read online
File size301.85 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test