ASSYIFAASSYIFA

Kahf: Journal of Management and Sharia BusinessKahf: Journal of Management and Sharia Business

Penelitian konseptual ini mengkaji sertifikasi halal dari perspektif studi agama dengan memposisikannya sebagai sistem religious-symbolic branding yang melampaui fungsi regulatif sebagai instrumen kepatuhan bisnis Islam. Melalui pendekatan studi pustaka, artikel ini menganalisis berbagai literatur mutakhir mengenai ekonomi halal, branding, agama, dan perilaku konsumen Muslim untuk memahami bagaimana sertifikasi halal beroperasi pada persimpangan antara hukum Islam, otoritas kelembagaan, dan logika pasar. Hasil kajian menunjukkan bahwa logo halal dan mekanisme sertifikasi tidak hanya berfungsi sebagai penanda kehalalan produk, tetapi juga sebagai simbol yang mengomunikasikan kepercayaan, legitimasi moral, reputasi, dan nilai merek dalam pasar yang semakin kompetitif. Sertifikasi halal memungkinkan nilai-nilai Islam diterjemahkan ke dalam standar yang terukur, dapat diaudit, dan dapat dipasarkan, sehingga membentuk kembali cara otoritas keagamaan dijalankan dalam kehidupan ekonomi kontemporer. Di sisi lain, meningkatnya penggunaan simbol halal dalam strategi pemasaran menunjukkan adanya ketegangan antara etika spiritual dan komersialisasi agama, di mana nilai-nilai Islam sekaligus menjadi sumber identitas religius dan aset ekonomi. Artikel ini menawarkan model konseptual halal sebagai sistem religious-symbolic branding untuk menjelaskan rekonfigurasi agama dalam ekonomi kapitalis modern.

Sertifikasi halal kini berfungsi sebagai sistem branding religius-simbolis yang menghubungkan hukum Islam, otoritas kelembagaan, dan dinamika pasar, melampaui sekadar kepatuhan agama dengan menjadi jaminan religius, sinyal kepercayaan, dan aset merek.Transformasi ini menimbulkan ketegangan antara etika spiritual dan logika pasar, di mana komersialisasi mendorong penggunaan strategis dan identitas keagamaan konsumen sering kali diekspresikan melalui produk bermerek halal, sehingga merekonfigurasi makna keimanan dalam budaya konsumen.Oleh karena itu, penelitian lanjutan disarankan untuk menguji model ini secara empiris di berbagai konteks budaya dan regulasi, serta mengeksplorasi dampak digitalisasi dan sistem sertifikasi berbasis AI terhadap otoritas keagamaan dan branding halal.

Penelitian lanjutan dapat secara mendalam mengkaji bagaimana perusahaan dengan sertifikasi halal secara praktis menyeimbangkan antara tuntutan etika spiritual Islam dan tekanan pasar yang berorientasi profit. Penting untuk meneliti strategi internal yang mereka gunakan untuk mempertahankan integritas produk serta kepercayaan konsumen yang berbasis religius, sekaligus memastikan daya saing ekonomi mereka di pasar yang kompetitif. Studi komparatif lintas negara juga dapat mengeksplorasi bagaimana lembaga sertifikasi halal di yurisdiksi yang berbeda—baik di negara mayoritas maupun minoritas Muslim—menyesuaikan standar regulasi dan proses audit mereka dalam menghadapi komersialisasi dan globalisasi, sambil tetap mempertahankan legitimasi keagamaan. Hal ini akan membantu mengidentifikasi model akuntabilitas yang efektif dan tantangan dalam menyelaraskan otoritas religius dengan dinamika pasar internasional. Selain itu, dengan maraknya platform digital, investigasi terhadap bagaimana generasi muda Muslim menafsirkan dan menginternalisasi pesan-pesan branding halal sangatlah relevan. Penelitian dapat menganalisis apakah konsumsi produk halal menciptakan bentuk-bentuk ekspresi keimanan yang baru di kalangan mereka dan bagaimana pilihan konsumsi ini berinteraksi dengan pembentukan identitas religius di era digital yang semakin terhubung secara global. Pendekatan ini akan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang evolusi praktik keagamaan dan peran pasar dalam membentuknya.

  1. A CONVERGENCE IN A RELIGION COMMODIFICATION AND AN EXPRESSION OF PIETY IN HALAL CERTIFICATION | Khazanah:... doi.org/10.18592/khazanah.v20i2.7113A CONVERGENCE IN A RELIGION COMMODIFICATION AND AN EXPRESSION OF PIETY IN HALAL CERTIFICATION Khazanah doi 10 18592 khazanah v20i2 7113
  2. Unraveling The Influence of Halal Certification Logos on Consumer Choises: A Meta-Analysis in The Indonesian... doi.org/10.54471/iqtishoduna.v14i2.2886Unraveling The Influence of Halal Certification Logos on Consumer Choises A Meta Analysis in The Indonesian doi 10 54471 iqtishoduna v14i2 2886
  3. ISLAM DAN PRODUK HALAL: MUSLIMAH, KOMODIFIKASI AGAMA DAN KONSOLIDASI IDENTITAS KEAGAMAAN DI INDONESIA... doi.org/10.23917/profetika.v23i1.18082ISLAM DAN PRODUK HALAL MUSLIMAH KOMODIFIKASI AGAMA DAN KONSOLIDASI IDENTITAS KEAGAMAAN DI INDONESIA doi 10 23917 profetika v23i1 18082
Read online
File size500.69 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test