UNESAUNESA

Jurnal Pendidikan Tata Niaga (JPTN)Jurnal Pendidikan Tata Niaga (JPTN)

Pembelajaran dalam kurikulum 2013 revisi 2017 dapat didukung dengan penggunaan bahan ajar untuk memfasilitasi belajar aktif peserta didik. Penelitian ini memiliki tujuan untuk 1) menganalisis pengembangan LKPD komunikasi bisnis berorientasi PBL, 2) kelayakan pengembangan LKPD komunikasi bisnis berorientasi PBL, dan 3) respon peserta didik terhadap LKPD komunikasi bisnis berorientasi PBL. Di penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D yaitu define, design, develop, dan disseminate. Tetapi penelitian sebatas dilakukan pada tahap develop. Teknik pengumpulan datanya memakai lembar validasi ahli materi, lembar validasi ahli bahasa, lembar validasi ahli grafis, dan lembar angket respon peserta didik. Hasil persentase diperoleh validasi yaitu materi, bahasa, grafis, dan komponen Problem Based Learning dan berpikir kritis sebanyak 89,5%, 81,9%, 95,5%, dan 85%. Hasil respon peserta didik sebesar 97,85%. Dengan demikian LKPD komunikasi bisnis berorientasi PBL dengan kriteria sangat layak jika diterapkan di SMK Negeri 2 Nganjuk.

Penelitian pengembangan bahan ajar LKPD komunikasi bisnis berorientasi PBL untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis kelas X BDP di SMK Negeri 2 Nganjuk disimpulkan bahwa.1) Proses pengembangan dan kelayakan LKPD memakai model pengembangan 4D tetapi, penelitian sebatas dilaksanakan sampai ditahap develop karena kebutuhan sekolah di SMK Negeri 2 Nganjuk adalah tersedianya bahan ajar untuk pegangan peserta didik sesuai kurikulum 2013 revisi 2017 agar memfasilitasi kemampuan berpikir kritis.2) Bahan ajar LKPD komunikasi bisnis memiliki predikat sangat layak digunakan berdasarkan dihasil validasi materi, bahasa serta grafis jumlah persentase 88,9%.Hasil keterampilan berpikir kritis setelah menggunakan LKPD yaitu.1) Kegiatan belajar peserta didik dilihat dari komponen PBL dan keterampilan berpikir kritis memperoleh hasil sebesar rata-ratanya 85% dengan kriteria sangat tinggi, 2) Soal pretest dan posttest dengan kriteria soal C4, C5, dan C6 diperoleh keseluruhan rata-rata nilai pretest sebesar 51,85 naik menjadi nilai posttest 86,50.Selanjutnya N-gain skor 0,71 dikategorikan tinggi, sehingga penggunaan LKPD mampu meningkatkan keterampilan tingkat tinggi peserta didik.3) Respon dipeserta didik kelas X BDP 3 di SMK Negeri 2 Nganjuk penggunaan LKPD memperoleh nilai 97,85% sangat layak, sehingga tanggapan peserta didiknya mengenai bahan ajar LKPD sangat baik, sebab disesuaikan karakteristiknya dan kebutuhannya peserta didik.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengkaji efektivitas LKPD berbasis PBL pada mata pelajaran lain seperti ekonomi atau manajemen di tingkat SMK. Kedua, studi lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi pengaruh penggunaan teknologi digital dalam LKPD berorientasi PBL terhadap keterampilan berpikir kritis peserta didik. Ketiga, penelitian bisa fokus pada perbandingan antara metode PBL dengan pendekatan pembelajaran konvensional dalam konteks pengembangan keterampilan berpikir kritis di kelas X BDP. Saran-saran ini bertujuan untuk memperluas penerapan dan memperdalam pemahaman tentang potensi LKPD berbasis PBL dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.

Read online
File size692.44 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test