USKUSK

KITEKTROKITEKTRO

Penelitian ini membahas simulasi penerapan no break system atau sistem catu daya tanpa adanya pemutusan energi listrik dengan menggunakan mikrokontroler arduino. Penelitian ini disajikan dengan rangkaian yang lebih sederhana dan cost yang lebih rendah dibandingkan dengan penelitian sebelumnya. Penelitian ini menggunakan mikrokontroler jenis arduino yang dapat dikendalikan dan difungsikan untuk memindahkan sumber tenaga listrik dari sumber utama (PLN) ke sumber listrik cadangan (Generator set) ketika pasokan energi listrik dari PLN terputus atau black out. Pada saat terjadi black out, generator set akan secara otomatis aktif dikarenakan adanya AMS (Automatic Main Failure). AMS berfungsi mengontrol start dan stop genset secara otomatis. Sehingga, bila pasokan energi listrik utama terputus, maka sistem ini akan secara otomatis memindahkan sumber utama energi listrik ke generator set. Penelitian ini menggunakan software PROTEUS ISIS Professional dengan komponen mikrokontroler arduino untuk simulasi. Diharapkan dengan adanya penelitian ini, pemanfaatan energi listrik menjadi lebih maksimal dan handa. Sehingga, bila pasokan listrik utama dari PLN hilang, tidak ada jeda waktu yang lama untuk sistem kembali normal dengan memanfaatkan switching otomatis dari penelitian ini.

Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah dari hasil pengujian Automatic Transfer Switch ini didapatkan hasil bahwa simulasi bekerja dengan baik dan sesuai dengan fungsinya.Automatic Transfer Switch dapat mengaktifkan dan me-nonaktifkan kedua sumber dengan baik.Transfer alih daya sumber PLN ke genset atau sebaliknya dapat dioperasikan dengan menggunakan sistem ATS dengan mikrokontroller.Sistem ATS bekerja, saat sumber dari PLN padam maka relai dari genset akan otomatis terhubung dengan sumber dari genset.Dan sebaliknya jika PLN hidup kembali, maka relai dari genset akan mati dan menghidupkan relai dari PLN, sehingga beban tidak akan padam atau mati.

Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: . . 1. Mengembangkan sistem kontrol ATS yang lebih canggih dan efisien, dengan menggunakan teknologi terbaru seperti PLC (Programmable Logic Controllers) atau sistem kontrol otomatis lainnya.. . 2. Menganalisis dan mengoptimalkan kinerja generator set, terutama dalam hal efisiensi energi dan emisi gas buang, untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.. . 3. Meneliti dan mengembangkan sistem pemantauan dan pengendalian jarak jauh untuk ATS, sehingga dapat memantau dan mengendalikan sistem secara remote, meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya operasional.. . Dengan menggabungkan ketiga saran tersebut, penelitian lanjutan dapat fokus pada peningkatan kinerja dan efisiensi sistem ATS, serta mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dan meningkatkan kenyamanan pengguna.

Read online
File size1.13 MB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test