POLTERAPOLTERA

Techno BahariTechno Bahari

Korosi air laut merupakan salah satu penyebab utama kerusakan pada lambung dan badan kapal, yang dapat mengurangi kekuatan, umur pakai, serta keselamatan kapal dan awaknya. Untuk mencegah kerugian akibat korosi, diperlukan perlindungan pada pelat lambung kapal melalui dua metode: perlindungan pasif (coating) dan perlindungan aktif (cathodic protection). Metode yang umum digunakan dalam perlindungan aktif adalah sistem anoda korban, di mana logam yang lebih reaktif dikorbankan untuk melindungi logam lambung kapal. Anoda yang sering digunakan adalah zink (Zn) dan aluminium (Al). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efisiensi dan efektivitas sistem anoda yang terpasang di KRI TJA-541, dengan membandingkan kebutuhan anoda korban dari sisi teknis dan ekonomis, serta hasil perhitungan teoritis berdasarkan standar DNV RP-B401. Hasil observasi menunjukkan ketebalan coating KRI TJA-541 berkisar antara 150-250 µm, yang termasuk dalam kategori II (DNV RP-B401), dengan kebutuhan anoda Zn sebesar 439 kg atau Al 153 kg. Saat ini, terpasang 1424 kg Zn, yang menunjukkan bahwa penggunaan standar DNV RP-B401 dengan anoda aluminium (Al) lebih menguntungkan secara teknis dan ekonomis.

Berdasarkan standar DNV RPB401, perlindungan katodik anoda korban pada KRI TJA-541 berlebihan, hal ini terlihat dari jumlah anoda yang terpasang yang sangat besar, ketebalan pelat masih dalam batas toleransi (>80%) meskipun kapal sudah berlabuh selama 6 tahun (terakhir berlabuh pada 2008) dan telah memenuhi persyaratan keamanan namun tidak efisien.Hasil perhitungan kebutuhan anoda (Zn dan Al) menggunakan standar DNV jauh lebih kecil dibandingkan anoda yang terpasang saat ini, berat anoda Zn yang terpasang saat ini adalah 1424 kg sedangkan berat Zn dan Al sesuai perhitungan ulang dalam setiap kategori masih jauh lebih kecil.Hasil perhitungan kebutuhan antara Zn dan Al menunjukkan bahwa penggunaan anoda aluminium lebih efisien dibandingkan anoda zink.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi kinerja jangka panjang anoda aluminium dalam kondisi lingkungan maritim yang berbeda, seperti area dengan tingkat keasaman air laut yang lebih tinggi. Selain itu, penelitian tentang integrasi sistem proteksi katodik berbasis anoda aluminium dengan teknologi pelapisan anti-korosi modern dapat dieksplorasi untuk meningkatkan efisiensi secara keseluruhan. Terakhir, studi tentang optimisasi desain anoda berdasarkan variasi ukuran kapal dan jenis material lambung kapal juga perlu dilakukan untuk memastikan keandalan dan ekonomi penggunaan anoda aluminium di berbagai jenis kapal milik TNI AL.

Read online
File size491.9 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test