UIN MALANGUIN MALANG

Journal of Islamic MedicineJournal of Islamic Medicine

Latar belakang: Penggunaan kontrasepsi hormonal, baik oral maupun suntik, telah dikaitkan dengan peningkatan skor Gingival Index dan risiko penyakit periodontal. Meskipun masing-masing metode telah diteliti secara terpisah, studi yang membandingkan langsung efek keduanya terhadap inflamasi gingiva masih terbatas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis . Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional menggunakan kelompok kontrol. Penelitian dilaksanakan di area praktik mahasiswa klinik di RSUB. Pengambilan data dilaksanakan selama ± 1,5 bulan. Data kemudian dianalisis dengan uji statistika Kruskal Wallis. Hasil : Hasil menunjukkan adanya perbedaan skor Gingival Index antara kelompok pengguna kontrasepsi hormonal dan kelompok kontrol, namun tidak terdapat perbedaan signifikan antara metode oral dan suntik. Hal ini diduga karena keduanya bekerja melalui mekanisme hormonal yang serupa yaitu dengan cara mempengaruhi kadar estrogen dan progesteron yang dapat memperburuk respons inflamasi terhadap plak. Kesimpulan: Pada penelitian ini tidak ditemukan perbedaan skor Gingival Index antara pengguna kontrasepsi suntik dan oral meskipun keuda metode menunjukkan inflamasi yang lebih tinggi dibanding kelompok kontrol.

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa tidak ditemukan perbedaan bermakna pada skor Gingival Index antara pengguna kontrasepsi oral dan suntik, tetapi pengguna kontrasepsi hormonal menunjukkan skor Gingival Index yang berbeda dibanding kelompok kontrol.Penelitian lebih lanjut dengan jumlah sampel yang lebih besar dan kontrol variabel perancu yang lebih ketat perlu dilakukan untuk mendapatkan hasil yang dapat digeneralisasikan ke populasi yang lebih luas.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada studi longitudinal untuk mengevaluasi efek jangka panjang kontrasepsi hormonal terhadap kesehatan periodontal. Selain itu, perlu diteliti dampak variasi komposisi hormon (seperti rasio estrogen-progesteron) dalam metode kontrasepsi terhadap tingkat inflamasi gingiva. Penelitian juga dapat mengkaji peran kebersihan mulut sebagai faktor modifikasi dalam mengurangi risiko periodontitis pada pengguna kontrasepsi hormonal. Dengan pendekatan ini, peneliti dapat memahami mekanisme spesifik hormon dan intervensi yang lebih tepat untuk mengurangi kerusakan jaringan periodontal. Penelitian juga bisa membandingkan efek kontrasepsi hormonal dengan metode non-hormonal dalam konteks kesehatan gigi. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi hubungan antara respons individu terhadap hormon dan faktor genetik atau imunologis. Penelitian dapat mengintegrasikan data hormonal objektif (seperti kadar estrogen dan progesteron) untuk memperkuat analisis korelasi. Studi dengan sampel lebih besar dan kontrol ketat terhadap variabel perancu seperti pola makan, stres, dan kebiasaan merokok juga diperlukan. Penelitian dapat mengembangkan protokol perawatan periodontal khusus untuk pengguna kontrasepsi hormonal. Terakhir, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran mikrobiota oral dalam memediasi efek kontrasepsi hormonal terhadap gingivitis.

  1. Perbandingan Skor Gingival Index antara Pengguna Kontrasepsi Metode Suntik dan Oral | Chairiani | Journal... doi.org/10.18860/jim.v10i1.34311Perbandingan Skor Gingival Index antara Pengguna Kontrasepsi Metode Suntik dan Oral Chairiani Journal doi 10 18860 jim v10i1 34311
Read online
File size385.41 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test