APTISIAPTISI
Aptisi Transactions on Technopreneurship (ATT)Aptisi Transactions on Technopreneurship (ATT)Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan mengukur efektivitas buku pengayaan membaca awal yang mengintegrasikan nilai-nilai humanistik, keterampilan abad ke-21, dan dimensi kewirausahaan untuk siswa sekolah dasar. Berdasarkan analisis kebutuhan, buku pengayaan dirancang tidak hanya untuk meningkatkan keterampilan membaca tetapi juga mendukung pengembangan berpikir kritis, kolaborasi, empati, dan kreativitas. Hasil dari pretest dan posttest menunjukkan peningkatan yang signifikan, dengan skor pretest rata-rata 45,50 dan skor posttest 75,10, menunjukkan perbedaan 29,60 poin. Analisis menggunakan paired t-test menghasilkan nilai t-value sebesar -10,99 dengan nilai signifikansi (p-value) sebesar 0,000, menunjukkan bahwa perbedaan hasil belajar secara statistik signifikan. Penelitian ini juga didukung oleh beberapa literatur terkini yang menekankan pentingnya mengintegrasikan keterampilan abad ke-21, dimensi kewirausahaan, dan nilai-nilai humanistik dalam pembelajaran.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa buku pengayaan membaca awal yang mengintegrasikan keterampilan abad ke-21, nilai-nilai humanistik, dan dimensi kewirausahaan meningkatkan hasil belajar siswa sekaligus menumbuhkan keterampilan kritis seperti berpikir kritis, kreativitas, kerja sama, dan empati.Peningkatan yang signifikan dalam skor posttest menunjukkan efek positif dari bahan ajar ini terhadap prestasi akademik dan perkembangan keseluruhan siswa.Temuan penelitian juga menekankan peran edupreneurship dalam mengatasi tantangan pendidikan dan menciptakan peluang untuk kewirausahaan berbasis pendidikan.Dengan mengembangkan konten yang relevan secara budaya, seperti permainan edukatif atau aplikasi bahasa, pendekatan ini mendorong creativepreneurship dan digitalpreneurship, menggabungkan kreativitas, teknologi, dan kewirausahaan untuk dampak yang lebih besar.Selain itu, edupreneurship berkontribusi pada produk pembelajaran berkualitas, sedangkan digitalpreneurship memungkinkan perluasan solusi pendidikan berbasis teknologi secara global.Hal ini mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDGs 10 (Pengurangan Ketimpangan), dengan menawarkan solusi pembelajaran inklusif dan berbasis lokal.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan:. . 1. Mengembangkan penelitian yang berfokus pada pengukuran lebih luas keterampilan abad ke-21, termasuk aspek-aspek seperti fleksibilitas, adaptabilitas, dan kepemimpinan, serta menghubungkan penggunaan teknologi dan budaya lokal dalam pembelajaran. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana teknologi dapat digunakan untuk meningkatkan keterampilan abad ke-21 dan bagaimana budaya lokal dapat diintegrasikan dalam pembelajaran untuk meningkatkan keterlibatan siswa dan hasil belajar.. . 2. Melakukan studi longitudinal untuk menilai efektivitas jangka panjang buku pengayaan membaca awal yang mengintegrasikan nilai-nilai humanistik, keterampilan abad ke-21, dan dimensi kewirausahaan. Penelitian ini dapat menyelidiki apakah manfaat dari buku pengayaan ini bertahan dalam jangka panjang dan apakah ada dampak positif yang berkelanjutan terhadap perkembangan siswa.. . 3. Meneliti potensi komersialisasi buku pengayaan membaca awal melalui edupreneurship dan digitalpreneurship. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana buku pengayaan ini dapat diadaptasi menjadi aplikasi interaktif atau platform digital, serta bagaimana model bisnis yang melibatkan kolaborasi dengan institusi pendidikan dan startup ed-tech dapat dikembangkan untuk mendistribusikan versi digital melalui perpustakaan berbasis awan dan aplikasi seluler. Penelitian ini juga dapat menyelidiki dampak ekonomi dari edupreneurship dan digitalpreneurship dalam pendidikan.
- One moment, please.... moment please wait request verified doi.org/10.34306/attOne moment please moment please wait request verified doi 10 34306 att
- Development of Reading Enrichment Books Integrating Humanistic Values and 21st Century Skills for Pre-Service... att.aptisi.or.id/index.php/att/article/view/603Development of Reading Enrichment Books Integrating Humanistic Values and 21st Century Skills for Pre Service att aptisi index php att article view 603
| File size | 471.09 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
BUMIPUBLIKASINUSANTARABUMIPUBLIKASINUSANTARA Peneliti menggunakan frekuensi, persentase, rerata, simpangan baku, dan one-way ANOVA untuk memberikan analisis, interpretasi, dan hasil data secara komprehensif.Peneliti menggunakan frekuensi, persentase, rerata, simpangan baku, dan one-way ANOVA untuk memberikan analisis, interpretasi, dan hasil data secara komprehensif.
APTISIAPTISI Modul ini divalidasi oleh ahli materi dan media, serta diuji di kelas kecil dan besar. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam hasil belajar mahasiswa,Modul ini divalidasi oleh ahli materi dan media, serta diuji di kelas kecil dan besar. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam hasil belajar mahasiswa,
UNNESUNNES Karena nilai p < 0. 05, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara skor pre-test dan post-test. Bimbingan kelompok menggunakan teknikKarena nilai p < 0. 05, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara skor pre-test dan post-test. Bimbingan kelompok menggunakan teknik
IAIN BONEIAIN BONE Artikel ini mengeksplorasi strategi manajemen sumber daya manusia (SDM) yang mendukung retensi tenaga pendidik di lembaga pendidikan era digital. StudiArtikel ini mengeksplorasi strategi manajemen sumber daya manusia (SDM) yang mendukung retensi tenaga pendidik di lembaga pendidikan era digital. Studi
UNCMUNCM Penelitian ini menemukan bahwa makna lagu terbentuk dalam interaksi antara teks dan pendengar, dan pemaknaan lagu dapat berubah tergantung pada pengalamanPenelitian ini menemukan bahwa makna lagu terbentuk dalam interaksi antara teks dan pendengar, dan pemaknaan lagu dapat berubah tergantung pada pengalaman
UNCMUNCM Maka, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berbantuan Wordwall dapat meningkatkan motivasi belajar siswaMaka, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berbantuan Wordwall dapat meningkatkan motivasi belajar siswa
UCYUCY Selain itu, teknologi mendukung pembelajaran yang lebih fleksibel dan interaktif, baik di dalam maupun di luar kelas. Penggunaan platform pembelajaranSelain itu, teknologi mendukung pembelajaran yang lebih fleksibel dan interaktif, baik di dalam maupun di luar kelas. Penggunaan platform pembelajaran
IIMSIIMS Kondisi awal menunjukkan rata-rata nilai siswa sebesar 59,4 dengan ketuntasan yang rendah, namun setelah penerapan media kartu kata, terjadi peningkatanKondisi awal menunjukkan rata-rata nilai siswa sebesar 59,4 dengan ketuntasan yang rendah, namun setelah penerapan media kartu kata, terjadi peningkatan
Useful /
APTISIAPTISI Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan meliputi uji normalitas, analisis deskriptif kualitatif,Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan meliputi uji normalitas, analisis deskriptif kualitatif,
UNNESUNNES Teknik pengumpulan data meliputi kuesioner dan wawancara, sedangkan analisis data menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dari responsTeknik pengumpulan data meliputi kuesioner dan wawancara, sedangkan analisis data menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dari respons
UPERTISUPERTIS Terapi butterfly hug menunjukkan pengaruh signifikan dalam menurunkan tingkat kecemasan ibu hamil saat menghadapi persalinan, dengan pergeseran kategoriTerapi butterfly hug menunjukkan pengaruh signifikan dalam menurunkan tingkat kecemasan ibu hamil saat menghadapi persalinan, dengan pergeseran kategori
UPERTISUPERTIS Penelitian ini merupakan pjenis penelitian deskriptif kolerasi dengan pendekatan cross sectional terhadap 44 orang perawat yang bekerja di Rumah SakitPenelitian ini merupakan pjenis penelitian deskriptif kolerasi dengan pendekatan cross sectional terhadap 44 orang perawat yang bekerja di Rumah Sakit