POLTERAPOLTERA
Techno BahariTechno BahariPoliteknik Negeri Madura (POLTERA) yang terletak di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, memiliki sumber air tanah yang payau karena lokasinya di pesisir pantai. Selama ini, POLTERA memenuhi kebutuhan air bersih dengan membeli air bersih sebanyak tiga tangki per hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan air bersih di POLTERA setiap harinya dan merancang sistem pompa dan perpipaan untuk seawater reverse osmosis (SWRO). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan air bersih di POLTERA setiap harinya adalah 170,33 m3. Sistem pompa dan perpipaan pada SWRO bekerja dengan mengalirkan air payau dari sumur ke tangki pretreatment, kemudian disaring melalui sediment filter, granular active carbon (GAC), dan dipompa dengan tekanan 10-15 bar. Selanjutnya, air masuk ke membran RO untuk menghasilkan air tawar yang ditampung di storage tank, lalu melewati post carbon filter sebelum akhirnya siap dikonsumsi.
Kebutuhan air bersih di Politeknik Negeri Madura setiap harinya adalah 170,33 m3.Desain sistem pompa dan perpipaan pada seawater reverse osmosis (SWRO) dimulai dengan pengambilan air payau dari sumur dan dipompa ke tangki pretreatment.Air kemudian disaring melalui sediment filter, granular active carbon (GAC), dan dipompa dengan tekanan tinggi (10-15 bar) sebelum masuk ke membran RO.Proses ini menghasilkan air tawar dengan tingkat kekeruhan yang lebih rendah dan pH yang sesuai.Air yang tidak berhasil melewati membran RO akan menjadi air reject yang disimpan di tangki reject.Air tawar hasil dari membran RO dialirkan ke storage tank dan melalui post carbon filter untuk meningkatkan kualitas rasa dan menghambat pertumbuhan mikroorganisme.Sistem ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan air bersih di POLTERA.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan evaluasi kinerja sistem SWRO yang telah dirancang dan diimplementasikan di POLTERA. Penelitian ini dapat fokus pada analisis efisiensi energi dan biaya operasional sistem, serta melakukan perbandingan dengan metode pengolahan air bersih lainnya. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi potensi penggunaan air reject dari proses SWRO untuk aplikasi lain, seperti irigasi atau industri. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi pada pengembangan sistem pengolahan air yang berkelanjutan dan efisien.
| File size | 533.94 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTERAPOLTERA Penentuan kujalitas telur secara akurat sangat penting dalam industri. Sebuah Iindustri peternakan ayam di wilayah Sidoarjo, Jawa Timur masih dilakukanPenentuan kujalitas telur secara akurat sangat penting dalam industri. Sebuah Iindustri peternakan ayam di wilayah Sidoarjo, Jawa Timur masih dilakukan
UIN MALANGUIN MALANG Hasil: Hasil penelitian menunjukkan nilai p = 0,007 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan pemakaian bengkung terhadap percepatan involusiHasil: Hasil penelitian menunjukkan nilai p = 0,007 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan pemakaian bengkung terhadap percepatan involusi
UIN MALANGUIN MALANG Hubungan antara variabel iklim dan penyakit tular vektor bersifat kompleks, non-linear, dan bersifat lokal. Integrasikan variabel iklim ekstrem dan faktorHubungan antara variabel iklim dan penyakit tular vektor bersifat kompleks, non-linear, dan bersifat lokal. Integrasikan variabel iklim ekstrem dan faktor
UIN MALANGUIN MALANG Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional menggunakan kelompok kontrol. Penelitian dilaksanakanMetode: Desain penelitian yang digunakan adalah analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional menggunakan kelompok kontrol. Penelitian dilaksanakan
UIN MALANGUIN MALANG NLR terbukti efektif dalam memprediksi prognosis buruk serta progresivitas lesi pada kanker serviks, namun belum ada standardisasi nilai ambang. NLR dapatNLR terbukti efektif dalam memprediksi prognosis buruk serta progresivitas lesi pada kanker serviks, namun belum ada standardisasi nilai ambang. NLR dapat
MANDALANURSAMANDALANURSA Nilai R-square untuk variabel Y1 sebesar 0,409 menunjukkan bahwa 40,9% variasi kinerja ASN dapat dijelaskan oleh pengembangan laporan TRC. Efek dari variabelNilai R-square untuk variabel Y1 sebesar 0,409 menunjukkan bahwa 40,9% variasi kinerja ASN dapat dijelaskan oleh pengembangan laporan TRC. Efek dari variabel
LMULMU Konsep awal proyek Easy-Fly adalah menciptakan pesawat STOL (Short Takeoff and Landing) yang sangat ringan dengan drag dan kecepatan minimal. Untuk mendukungKonsep awal proyek Easy-Fly adalah menciptakan pesawat STOL (Short Takeoff and Landing) yang sangat ringan dengan drag dan kecepatan minimal. Untuk mendukung
UBUB Hasil analisis data menunjukkan bahwa DNA organisasi khususnya budaya organisasi dan sistem menajemen menjadi penentu pengusaha UKM untuk mengimplementasiHasil analisis data menunjukkan bahwa DNA organisasi khususnya budaya organisasi dan sistem menajemen menjadi penentu pengusaha UKM untuk mengimplementasi
Useful /
POLTERAPOLTERA Nilai RAO kapal ikan berlambung katamaran dengan kecepatan 6,45 knot menunjukkan amplitudo heave tertinggi 0,131 meter (100% DWT, sudut gelombang 0°),Nilai RAO kapal ikan berlambung katamaran dengan kecepatan 6,45 knot menunjukkan amplitudo heave tertinggi 0,131 meter (100% DWT, sudut gelombang 0°),
POLTERAPOLTERA Penelitian tentang komposit berbasis serat berkembang dengan penggunaan bahan serat alam untuk beberapa variasi jenis matrik sintetis dan alami. KompositPenelitian tentang komposit berbasis serat berkembang dengan penggunaan bahan serat alam untuk beberapa variasi jenis matrik sintetis dan alami. Komposit
MANDALANURSAMANDALANURSA 030 per potong, Rp1. 209.000 per produksi, dan Rp544.050.000 pada November 2024. Pemilik menetapkan harga jual sebesar Rp500 per potong dan Rp150.000 per030 per potong, Rp1. 209.000 per produksi, dan Rp544.050.000 pada November 2024. Pemilik menetapkan harga jual sebesar Rp500 per potong dan Rp150.000 per
MANDALANURSAMANDALANURSA Therefore, improving the efficiency of outpatient pharmacy services requires a comprehensive approach that addresses both human resource management practicesTherefore, improving the efficiency of outpatient pharmacy services requires a comprehensive approach that addresses both human resource management practices