ASSUNNAHASSUNNAH

Bashirah: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran IslamBashirah: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam

Pondok pesantren merupakan tempat menuntut ilmu dan memiliki peraturan yang bertujuan untuk menjadikan seorang santri dapat berakhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari. Jauhnya kehidupan anak-anak dari nilai-nilai agama merupakan salah satu dampak nyata perkembangan dan akses global yang demikian deras tanpa adanya filter yang dapat menjadi perekat identitas yang cukup kuat. Fenomena kenakalan remaja dan hal-hal lain yang dapat merusak karakter peserta didik tersebut, memperlihatkan begitu pentingnya pembinaan akhlak yang dilakukan oleh para ustadz pondok terhadap santri-santrinya. Tujuan utama guru pondok adalah berusaha membentuk generasi muda yang kokoh dalam keimanan dan takwa terhadap Allah jalla jalaluh, berbakti kepada orangtua dan bermanfaat bagi orang lain. Hal ini menggugah semangat peneliti untuk melakukan observasi di Pondok Pesantren Imam Dzahabi, dengan melihat strategi komunikasi guru-guru pondok terhadap santri dalam membina akhlak para santri di pondok. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan metode pengumpulan data menggunakan observasi, sedangkan obyek penelitian adalah guru dan santri pondok. Hasil dari analisis penelitian ini ialah penulis mengetahui metode yang diterapkan guru dalam strategi membina akhlak di pondok, diantaranya; a) metode dialog atau diskusi, b) metode teladan, c) metode pembiasaan, d) metode nasehat. Selain itu, terdapat buku panduan berasrama yang menjadi pedoman para santri dalam menjalani kehidupan mereka selama di pondok, diantaranya; kegiatan harian, kegiatan pekanan, peraturan berasrama, peraturan di masjid dan lain-lain.

Strategi adalah suatu cara pedekatan yang semua berkaitan dengan pelaksanaan gagasan, perencanaan serta eksekusi dalam aktivitas yang memiliki kurun waktu tertentu.Sedangkan strategi komunikasi adalah upaya untuk mencapai tujuan yang diinginkan.Sedangkan komunikasi strategis adalah cara berkomunikasi yang diadopsi dalam proses untuk tujuan yang diharapkan.Pembinaan akhlak adalah proses perbuatan, tindakan, penanaman nilai-nilai akhlak atau tingkah laku terhadap yang menciptakannya, sesama manusia, diri sendiri ataupun makhluk hidup lainnya yang dilakukan secara berdaya guna dan berhasil guna mencapai kebahagiaan dunia dan akhiratnya Allah Subhana wata‟ala.Beberapa metode yang digunakan para guru pondok di dalam membina santri selama mondok, diantaranya.a) Metode teladan, b) Metode nasehat, c) Metode pembiasaan, d) Metode dialog.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak perbedaan latar belakang sosial ekonomi santri terhadap efektivitas strategi komunikasi guru dalam membentuk akhlak. Selain itu, penelitian bisa mengkaji integrasi teknologi digital sebagai alat komunikasi alternatif untuk meningkatkan interaksi antara guru dan santri di lingkungan pondok pesantren. Terakhir, studi lanjutan dapat mengeksplorasi hubungan antara pola komunikasi guru dan perkembangan karakter santri dalam konteks globalisasi, termasuk tantangan pengaruh media sosial terhadap nilai-nilai akhlak.

Read online
File size642.77 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test