IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN

El-Mu'Jam. Jurnal Kajian Al Qur'an dan Al-HadisEl-Mu'Jam. Jurnal Kajian Al Qur'an dan Al-Hadis

Hadis merupakan sumber kedua ajaran Islam setelah Al-Quran. Sepanjang sejarah umat Islam memiliki berbagai pendekatan dalam memahami dan mengamalkan hadis. Sebagian umat memahami hadis sebagai hujjah/dasar hukum yang sah dan benar bagi tata kehidupan manusia, karena hadis bersumber dari rosulullah SAW. Sebagian umat yang lain mengingkari atau menolaknya karena kebenaran hadis dianggap belum pasti serta adanya pandangan bahwa segala sesuatu sudah dijelaskan oleh Al-Quran, sehingga tidak memerlukan dasar dari sumber yang lain. Artikel ini akan mengeksplorasi bagaimana hadis dipahami dan diamalkan oleh umat Islam masa awal, serta bagaimana perbedaan pendapat dan interpretasi telah mempengaruhi pemahaman terhadap hadis.

Istilah yang dapat mewakili hadis antara lain sunnah, asar, dan khabar.Dari beberapa sinonim tersebut hanya hadis dan sunnah saja yang dapat dinisbatkan kepada Rasulullah SAW dan dua istilah tersebut yang popular di mata umat Islam.Hadis adalah sebagai sumber ajaran Islam kedua setelah al-Quran.Hal ini didukung dengan adanya informasi dan al-Quran terhadap fungsi dan kedudukannya dalam Islam.Oleh karena itu, bagi setiap umat Islam harus taat kepadanya dan tidak boleh mengingkarinya.Beberapa pihak yang tidak menggunakan hadis sebagai hujjah adalah suatu bentuk inkar al-sunnah.Mereka ini dapat menolak sebagian bahkan dapat juga menolak semua hadis.Namun, berdasarkan argument-argumen yang dikemukakan tidak dapat dijadikan suatu dasar bahwa hadis dianggap bukan sebagai dasar atau sumber ajaran Islam.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak penggunaan media digital terhadap penyimpanan dan penyebaran hadis dalam konteks modern, terutama di kalangan generasi muda. Selain itu, penting untuk membandingkan pandangan berbagai mazhab Islam terhadap validitas hadis, terutama dalam konteks hukum dan etika. Penelitian juga bisa fokus pada peran hadis dalam sistem hukum Islam kontemporer, khususnya dalam mengatasi tantangan regulasi modern yang sering bertentangan dengan prinsip-prinsip hadis. Dengan pendekatan ini, diharapkan muncul pemahaman yang lebih mendalam tentang relevansi hadis dalam kehidupan sehari-hari umat Islam di era globalisasi.

Read online
File size543.97 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test