IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN

Tarbi: Jurnal Ilmiah MahasiswaTarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya . Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dimana peneliti mengumpulkan data berupa angka yang kemudian diolah untuk mendapatkan hasil penelitian. Subjek penelitian ini adalah 216 siswa di MI Muhammadiyah Madureso. Instrumen yang digunakan adalah angket dengan menggunakan skala likert. Teknik analisa menggunakan analisis regresi sederhana, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa salat Dhuha tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap karakter religius siswa. Dari persamaan regresi, nilai (a) = 19,987, artinya nilai konsisten pembiasaan salat Dhuha 19,987. Koefisien arah regresi = 0,112 (bernilai positif), artinya apabila pembiasaan salat Dhuha meningkat satu (1) satuan, maka karakter religius akan mengalami peningkatan sebesar 0,112. Sedangkan berdasarkan hasil uji t diketahui bahwa nilai t hitung = 1,426 < t tabel = 1,971. Dan nilai signifikasi pembiasaan salat Dhuha sebesar 0,155 > dari 0,05 sehingga hipotesis ditolak. Berdasarkan hasil uji hipotesis dalam penelitian ini, diperoleh data yang menunjukkan bahwa meskipun regresi menunjukkan arah positif, pembiasaan salat Dhuha sebelum pembelajaran tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pembentukan karakter religius siswa di MI Muhammadiyah Madureso, Kuwarasan, Kebumen.

Pembiasaan salat Dhuha sebelum pembelajaran tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap pembentukan karakter religius siswa MI Muhammadiyah Madureso.Meskipun regresi menunjukkan arah positif, hasil uji t menunjukkan bahwa hipotesis ditolak.Namun, observasi lapangan menunjukkan perubahan perilaku yang signifikan, seperti siswa tetap melaksanakan salat Dhuha meski dalam situasi tertentu dan mengingatkan keluarga untuk melakukannya.Ini menunjukkan implikasi praktis yang layak untuk ditindaklanjuti, meskipun bukti kuantitatifnya lemah.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji faktor-faktor lain yang memengaruhi karakter religius siswa, seperti peran lingkungan keluarga atau pengaruh budaya eksternal. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif antara MI Muhammadiyah Madureso dengan sekolah-sekolah lain untuk mengidentifikasi strategi yang lebih efektif dalam membentuk karakter religius. Selanjutnya, penelitian dapat fokus pada peran guru sebagai teladan dalam memperkuat praktik ibadah dan keterlibatan orang tua dalam mendukung pembiasaan salat Dhuha di rumah, sehingga memperkuat sinergi antara sekolah dan keluarga dalam pendidikan karakter.

Read online
File size464.12 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test