POLSRIPOLSRI

JTIMD: Jurnal Teknologi Informatika Multimedia DigitalJTIMD: Jurnal Teknologi Informatika Multimedia Digital

Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) adalah bidang ilmu yang berfokus pada pemahaman fenomena alam. Pembelajaran IPA di tingkat sekolah dasar perlu dirancang agar menyenangkan, menarik, dan mampu menumbuhkan rasa ingin tahu siswa, serta mempertimbangkan perkembangan individu mereka. Namun, pembelajaran IPA menghadapi kendala karena keterbatasan media yang dapat digunakan untuk memvisualisasikan materi dari buku teks, sehingga pemahaman siswa belum optimal. Penyampaian materi sering kali monoton, dengan metode guru menjelaskan secara lisan dan memberikan soal yang kemudian dinilai. Media pembelajaran interaktif dinilai mampu membantu penyampaian materi melalui animasi visual, teks bacaan, dan audio. Selain itu, media ini juga bisa menjadi alat bantu bagi guru dan memungkinkan siswa untuk belajar secara mandiri kapan saja dan di mana saja. Metode pengembangan yang digunakan untuk membuat media pembelajaran interaktif ini adalah Multimedia Development Life Cycle (MDLC). Metodologi MDLC terdiri dari enam tahap, yaitu: Konsep, Desain, Pengumpulan Materi, Perakitan, Pengujian, dan Distribusi. Berdasarkan perancangan dan implementasi media pembelajaran interaktif IPA pada bab Klasifikasi Makhluk Hidup yang telah dilakukan, aplikasi yang dihasilkan dinilai Sangat Baik dengan persentase kelayakan sebesar 87% melalui pengujian alpha. Oleh karena itu, media pembelajaran interaktif ini layak digunakan sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran.

Hasil pengujian blackbox terhadap siswa kelas VII SMP Bina Jaya Palembang menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif yang dikembangkan telah berfungsi dengan baik secara visual dan interaktif.Pengujian dilakukan melalui dua tahap, yaitu Alpha (oleh ahli materi dan media) dan Beta (oleh siswa).Hasil uji kelayakan menunjukkan skor rata-rata 4,7 dari ahli materi dan 4,0 dari ahli media, keduanya masuk kategori Sangat Setuju.Secara keseluruhan, media dinyatakan Sangat Layak dengan persentase kelayakan 87%.Selain itu, seluruh fitur aplikasi berfungsi sesuai harapan pada platform Android melalui Adobe Air.Dengan demikian, media pembelajaran ini dinilai layak dan efektif untuk mendukung pemahaman siswa terhadap materi klasifikasi makhluk hidup.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan media pembelajaran berbasis augmented reality (AR) untuk memberikan pengalaman belajar lebih interaktif dan imersif dalam memahami konsep klasifikasi makhluk hidup. Selain itu, peneliti dapat mengeksplorasi integrasi elemen gamifikasi seperti sistem poin atau tantangan interaktif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Terakhir, penelitian dapat mengembangkan versi aplikasi mobile yang lebih ringan dan kompatibel dengan berbagai jenis perangkat, sehingga memudahkan akses pembelajaran bagi siswa di lingkungan dengan keterbatasan infrastruktur teknologi.

  1. Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Pada Materi Klasifikasi Makhluk Hidup Kelas VII | Zenodo.... doi.org/10.5281/zenodo.17103591Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Pada Materi Klasifikasi Makhluk Hidup Kelas VII Zenodo doi 10 5281 zenodo 17103591
Read online
File size445.66 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test