PIPI

Kurs : Jurnal Akuntansi, Kewirausahaan dan BisnisKurs : Jurnal Akuntansi, Kewirausahaan dan Bisnis

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh harga emas dunia, harga minyak dunia, nilai tukar rupiah - dollar, indeks dow jones, dan inflasi dalam memprediksi indeks harga saham gabungan periode 2017 - 2021. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa indeks dow jones berpengaruh signifikan terhadap indeks harga saham gabungan. Harga emas dunia, harga minyak dunia, nilai tukar rupiah - dollar, dan inflasi tidak signifikan dalam menjelaskan indeks harga saham gabungan. Nilai koefisien determinasi sebesar 64,7%. Hal ini menunjukkan bahwa 64,7% variasi variabel dependen dapat dijelaskan oleh variasi kelima variabel independen dalam penelitian ini, sedangkan sisanya sebesar 32,6% dijelaskan oleh variabel - variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

Berdasarkan penelitian, dapat disimpulkan bahwa harga emas dunia memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap IHSG masa depan.Harga minyak dunia juga memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap IHSG masa depan.Nilai tukar rupiah terhadap dollar menunjukkan pengaruh negatif dan signifikan terhadap IHSG masa depan.Indeks Dow Jones memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap IHSG masa depan.Inflasi memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap IHSG masa depan.Namun, penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan, seperti nilai R-squared yang lebih rendah untuk model IHSG masa depan dibandingkan dengan model IHSG biasa, penggunaan data bulanan yang membatasi pemahaman detail pergerakan variabel, kemungkinan adanya variabel independen lain yang mempengaruhi IHSG, dan jangka waktu penelitian yang relatif singkat (5 tahun) yang mungkin tidak menangkap kecenderungan jangka panjang dengan baik.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan agar pemerintah meningkatkan minat investor domestik di pasar modal untuk mendorong indikator pertumbuhan ekonomi. Investor juga disarankan untuk memantau faktor-faktor seperti inflasi dan nilai tukar rupiah terhadap dollar, di mana inflasi tinggi dapat menjadi sinyal peringatan untuk investasi, dan depresiasi rupiah dapat menunjukkan perlambatan ekonomi. Selain itu, peneliti selanjutnya dapat menggunakan tahun-tahun yang lebih baru dan interval yang lebih panjang (seri waktu harian atau bulanan) untuk memahami secara komprehensif faktor-faktor yang mempengaruhi IHSG. Selain itu, mengeksplorasi bidang-bidang emerging seperti ekonomi digital, ekonomi hijau, atau ekonomi biru dapat memperkaya pemahaman tentang dinamika pasar modal Indonesia.

  1. Analisis Pengaruh Suku Bunga, Harga Minyak Dunia, Harga Emas Dunia Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan... doi.org/10.33395/owner.v6i1.725Analisis Pengaruh Suku Bunga Harga Minyak Dunia Harga Emas Dunia Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan doi 10 33395 owner v6i1 725
  2. JEAM DownLoad. jeam doi.org/10.5890/JEAM.2024.06.006JEAM DownLoad jeam doi 10 5890 JEAM 2024 06 006
  3. OSF. osf osf.io/t58cfOSF osf osf io t58cf
  4. Baryonic Beta Dynamics: An Econophysical Model of Systematic Risk | Studies of Applied Economics. baryonic... ojs.ual.es/ojs/index.php/eea/article/view/2529Baryonic Beta Dynamics An Econophysical Model of Systematic Risk Studies of Applied Economics baryonic ojs ual es ojs index php eea article view 2529
  5. Pemberitahuan Retraksi Artikel: Pengaruh Harga Emas Dan Minyak Dunia Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan... jaa.unram.ac.id/index.php/jaa/article/view/89Pemberitahuan Retraksi Artikel Pengaruh Harga Emas Dan Minyak Dunia Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan jaa unram ac index php jaa article view 89
Read online
File size524.65 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test