UMKUMK
Jurnal Akuntansi Universitas Muhammadiyah KupangJurnal Akuntansi Universitas Muhammadiyah KupangTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepuasan kerja karyawan pada Swiss Bell-Inn Kristal Kupang. Penelitian ini menggunakan data populasi 133 karyawan Swiss Bell-Inn Kristal Kupang dengan teknik penarikan sampel menggunakan rumus Slovin, dan model korelasi product moment digunakan untuk menganalisis hubungan faktor pendidikan, jabatan, dan pengalaman terhadap kepuasan kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pendidikan, jabatan, dan pengalaman memiliki hubungan positif dengan kepuasan kerja karyawan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketiga faktor, yaitu pendidikan, jabatan, dan pengalaman kerja, memiliki hubungan positif dengan kepuasan kerja karyawan pada Swiss Belinn Kristal Kupang.Faktor pendidikan memiliki hubungan sedang, dikarenakan karyawan pada prinsipnya memiliki keinginan untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, tetapi rata-rata pendidikan karyawan adalah SLTA.Faktor jabatan memiliki hubungan kuat karena karyawan umumnya bekerja dengan tanggung jawab dan mendapatkan kepercayaan untuk menduduki jabatan.Faktor pengalaman kerja juga memiliki hubungan sedang dengan kepuasan kerja karyawan, dengan rata-rata karyawan memiliki pengalaman kerja yang tinggi, di mana terdapat 28 karyawan yang memiliki pengalaman kerja lebih dari 16 tahun sejak hotel berdiri.
Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran-saran penelitian lanjutan: 1. Pihak hotel dapat memperhatikan kebutuhan karyawan untuk melanjutkan studi, sehingga meningkatkan pengetahuan dan kompetensi mereka. 2. Peneliti lain dapat menggali lebih dalam tentang kepuasan kerja secara menyeluruh, tidak terbatas pada tiga faktor di atas saja, untuk mendapatkan gambaran yang lebih luas tentang kepuasan kerja karyawan di industri hotel. 3. Studi lanjutan dapat dilakukan untuk menganalisis faktor-faktor lain yang mempengaruhi kepuasan kerja karyawan, seperti gaji, kondisi fisik, hubungan dengan mitra kerja, dan kesempatan promosi, serta bagaimana faktor-faktor tersebut dapat ditingkatkan untuk meningkatkan kepuasan kerja secara keseluruhan.
| File size | 548.36 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
USIUSI Ketersediaan produk merupakan faktor utama yang paling mempengaruhi keputusan petani dalam memilih toko pupuk. Faktor umur dan pendidikan menjadi variabelKetersediaan produk merupakan faktor utama yang paling mempengaruhi keputusan petani dalam memilih toko pupuk. Faktor umur dan pendidikan menjadi variabel
JOURNALSTKIPPGRISITUBONDOJOURNALSTKIPPGRISITUBONDO Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 30 mahasiswa aktif yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. InstrumenPenelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 30 mahasiswa aktif yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen
IJBLEIJBLE Kinerja perawat merupakan faktor penting dalam menentukan kualitas layanan kesehatan, terutama dalam pengaturan rawat inap di mana perawat memberikan perawatanKinerja perawat merupakan faktor penting dalam menentukan kualitas layanan kesehatan, terutama dalam pengaturan rawat inap di mana perawat memberikan perawatan
AMIKOM PURWOKERTOAMIKOM PURWOKERTO Eksport tekstil Indonesia ke AS sangat dipengaruhi oleh permintaan pasar AS, harga kapas dunia, nilai tukar, dan kebijakan moneter domestik. Model VAR(7)Eksport tekstil Indonesia ke AS sangat dipengaruhi oleh permintaan pasar AS, harga kapas dunia, nilai tukar, dan kebijakan moneter domestik. Model VAR(7)
AMIKOM PURWOKERTOAMIKOM PURWOKERTO Pertama, konsistensi pesan lintas saluran memperjelas asosiasi merek dan mengurangi gesekan kognitif. Kedua, orkestrasi dan urutan AIDA menunjukkan bagaimanaPertama, konsistensi pesan lintas saluran memperjelas asosiasi merek dan mengurangi gesekan kognitif. Kedua, orkestrasi dan urutan AIDA menunjukkan bagaimana
UWKSUWKS Sementara itu, variabel seperti usia petani, sistem pewarisan, dan jumlah tanggungan tidak terbukti berdampak signifikan. Dampak sosial-ekonomi yang dialamiSementara itu, variabel seperti usia petani, sistem pewarisan, dan jumlah tanggungan tidak terbukti berdampak signifikan. Dampak sosial-ekonomi yang dialami
UNIGAUNIGA Namun, kurangnya perhatian manajemen puncak terhadap peserta setelah pelaksanaan pelatihan menyebabkan tidak adanya rekaman hasil yang jelas. Diskusi informalNamun, kurangnya perhatian manajemen puncak terhadap peserta setelah pelaksanaan pelatihan menyebabkan tidak adanya rekaman hasil yang jelas. Diskusi informal
POLTEKKES KEMENKES BENGKULUPOLTEKKES KEMENKES BENGKULU Desain penelitian crossectional. Populasi penelitian ini perawat ruang rawat inap, sampel sebanyak 113 perawat. Instrumen yang digunakan kuesioner sebanyakDesain penelitian crossectional. Populasi penelitian ini perawat ruang rawat inap, sampel sebanyak 113 perawat. Instrumen yang digunakan kuesioner sebanyak
Useful /
UMKUMK Penelitian ini menunjukkan bahwa peran corporate governance pada perusahaan manufaktur di Indonesia masih perlu ditingkatkan untuk mencapai tingkat penerimaanPenelitian ini menunjukkan bahwa peran corporate governance pada perusahaan manufaktur di Indonesia masih perlu ditingkatkan untuk mencapai tingkat penerimaan
DINIYAHDINIYAH Kelima, Memberdayakan masyarakat untuk kerjasama pemenuhan kebutuhan jahe. Ketujuh, Keripik Tempe Sumber Rejeki tahan lama. Kedelapan, Adanya penyuluhanKelima, Memberdayakan masyarakat untuk kerjasama pemenuhan kebutuhan jahe. Ketujuh, Keripik Tempe Sumber Rejeki tahan lama. Kedelapan, Adanya penyuluhan
UNPRIUNPRI Rekomendasi dari penelitian ini mencakup peningkatan pelatihan untuk karyawan dan integrasi JSA dalam setiap proses kerja untuk memastikan keselamatanRekomendasi dari penelitian ini mencakup peningkatan pelatihan untuk karyawan dan integrasi JSA dalam setiap proses kerja untuk memastikan keselamatan
UNPRIUNPRI Hasil dari analisis data menggunakan metode SERVQUAL dapat memperlihatkan adanya kondisi kesenjangan antara persepsi dan harapan pelanggan restoran cepatHasil dari analisis data menggunakan metode SERVQUAL dapat memperlihatkan adanya kondisi kesenjangan antara persepsi dan harapan pelanggan restoran cepat