AMIKOM PURWOKERTOAMIKOM PURWOKERTO

ProbisnisProbisnis

Industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) merupakan sektor vital bagi perekonomian Indonesia, namun kinerjanya yang fluktuatif kini menghadapi tantangan baru berupa kenaikan tarif impor Amerika Serikat (AS) sebesar 19 persen yang berlaku efektif 1 Agustus 2025. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi ekspor TPT Indonesia ke AS dan membangun model prediktif menggunakan Vector Autoregression (VAR) pada data time series bulanan periode Januari 2014 hingga Mei 2025. Variabel yang dianalisis mencakup nilai ekspor tekstil, penjualan pakaian di AS, harga kapas dunia, nilai tukar Rupiah, suku bunga BI, impor kapas, dan impor mesin. Hasil evaluasi menunjukkan model VAR(7) sebagai yang paling optimal dengan nilai R² sebesar 0,628. Uji Granger Causality membuktikan bahwa penjualan pakaian di AS dan harga kapas dunia secara signifikan memengaruhi ekspor tekstil Indonesia. Dari sisi domestik, kinerja ekspor mendorong impor bahan baku dan mesin, serta memiliki hubungan timbal balik dengan suku bunga BI. Kinerja ekspor tekstil Indonesia ditentukan oleh kombinasi faktor permintaan eksternal, biaya input global, dan dinamika ekonomi domestik. Hasil penelitian ini memberikan landasan strategis berbasis data bagi pemerintah dan pelaku industri dalam merumuskan kebijakan yang adaptif.

Eksport tekstil Indonesia ke AS sangat dipengaruhi oleh permintaan pasar AS, harga kapas dunia, nilai tukar, dan kebijakan moneter domestik.Model VAR(7) mampu menjelaskan 62,8% variasi ekspor dan menunjukkan hubungan timbal balik antara ekspor dan variabel makroekonomi domestik serta eksternal.Prediksi tiga bulan ke depan menunjukkan potensi kenaikan ekspor, namun volatilitas tinggi akibat ketidakpastian global tetap menjadi risiko utama.

Pertama, meneliti bagaimana strategi diversifikasi pasar dan produk dapat mengurangi ketergantungan ekspor tekstil Indonesia pada pasar AS dengan menilai pengaruh kebijakan tarif di negara tujuan lain. Kedua, mengembangkan model VAR yang diperluas dengan memasukkan indikator ketahanan rantai pasok elektronik, seperti logistik dan sinergi digital, untuk mengidentifikasi pergeseran pola permintaan antar sektor industri. Ketiga, memanfaatkan data real‑time dan machine learning untuk membangun sistem peringatan dini yang memonitor perubahan harga kapas dunia dan suku bunga BI, sehingga pembuat kebijakan dapat segera menyesuaikan kebijakan moneter dan tarif guna menjaga daya saing ekspor tekstil Indonesia.

  1. Analisis Peluang, Ancaman, dan Solusi Perdagangan Internasional Indonesia di Sektor Perikanan serta Pengaruh... doi.org/10.57141/KOMPETEN.V4I1.191Analisis Peluang Ancaman dan Solusi Perdagangan Internasional Indonesia di Sektor Perikanan serta Pengaruh doi 10 57141 KOMPETEN V4I1 191
  2. Implementasi CRISP-DM Model Menggunakan Metode Decision Tree dengan Algoritma CART untuk Prediksi Curah... jurnal.polibatam.ac.id/index.php/JAIC/article/view/3200Implementasi CRISP DM Model Menggunakan Metode Decision Tree dengan Algoritma CART untuk Prediksi Curah jurnal polibatam ac index php JAIC article view 3200
  3. Vector Autoregressions - A Companion to Theoretical Econometrics - Wiley Online Library. vector companion... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/9780470996249.ch33Vector Autoregressions A Companion to Theoretical Econometrics Wiley Online Library vector companion onlinelibrary wiley doi 10 1002 9780470996249 ch33
  4. BVAR: Bayesian Vector Autoregressions with Hierarchical Prior Selection in R | Journal of Statistical... doi.org/10.18637/JSS.V100.I14BVAR Bayesian Vector Autoregressions with Hierarchical Prior Selection in R Journal of Statistical doi 10 18637 JSS V100 I14
Read online
File size427.38 KB
Pages26
DMCAReport

Related /

ads-block-test