STIKESPANRITAHUSADASTIKESPANRITAHUSADA

Jurnal Kesehatan Panrita HusadaJurnal Kesehatan Panrita Husada

Kepatuhan perawat pelaksana dalam pelaksanaan SOP penilaian resiko jatuh masih kurang baik, maka dibutuhkan pengendalian dalam penilaian resiko jatuh sesuai SOP (Kadir, 2020). Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara kepemimpinan, sikap dan persepsi perawat dengan kepatuhan perawat dalam pelaksanaan tindakan penilaian resiko jatuh di Rumah Sakit Siaga Raya. Desain Penelitian menggunakan statistik deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Data dianalisis dengan menggunakan uji Chi-Square. Populasinya adalah perawat yang bekerja di Rumah Sakit berjumlah 105 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yaitu dengan google form pada variabel kepemimpinan, sikap dan persepsi pada variabel kepatuhan. Hasil penelitian menunjukkan kepemimpinan, sikap dan persepsi adalah sebagai berikut, berdasarkan uji statistik Chi-Square kepemimpinan diperoleh p-value = 0,015 (p < 0,05), ada hubungan yang signifikan antara kepemimpinan terhadap kepatuhan perawat dalam pelaksanaan tindakan penilaian resiko jatuh di Rumah Sakit. Chi-Square sikap diperoleh p-value = 0,020 (p < 0,05), ada hubungan yang signifikan antara kepemimpinan terhadap kepatuhan perawat dalam pelaksanaan tindakan penilaian resiko jatuh di Rumah Sakit dan Chi-Square persepsi diperoleh p-value = 0,005 (p < 0,05) didapatkan ada hubungan yang signifikan antara persepsi perawat terhadap kepatuhan perawat dalam pelaksanaan tindakan penilaian resiko jatuh di Rumah Sakit.

Berdasarkan uji statistik Chi-Square kepemimpinan diperoleh p-value = 0,015 (p < 0,05), ada hubungan yang signifikan antara kepemimpinan terhadap kepatuhan perawat dalam pelaksanaan tindakan penilaian resiko jatuh di Rumah Sakit.Chi-Square sikap diperoleh p-value = 0,020 (p < 0,05), ada hubungan yang signifikan antara kepemimpinan terhadap kepatuhan perawat dalam pelaksanaan tindakan penilaian resiko jatuh di Rumah Sakit dan Chi-Square persepsi diperoleh p-value = 0,005 (p < 0,05) didapatkan ada hubungan yang signifikan antara persepsi perawat terhadap kepatuhan perawat dalam pelaksanaan tindakan penilaian resiko jatuh di Rumah Sakit.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak pelatihan manajemen risiko terhadap kepatuhan perawat dalam penilaian resiko jatuh. Peneliti juga bisa mengkaji pengaruh gaya kepemimpinan tertentu (misalnya transformasional atau transaksional) terhadap sikap dan persepsi perawat. Selain itu, perlu dilakukan studi kualitatif untuk memahami hambatan psikologis atau budaya yang mengurangi kepatuhan perawat, seperti persepsi bahwa penilaian resiko jatuh memberatkan. Penelitian dapat melibatkan lebih banyak rumah sakit dengan berbagai tingkat akreditasi untuk membandingkan perbedaan praktik. Pengembangan alat ukur persepsi dan sikap yang lebih valid juga menjadi arah penelitian lanjutan. Selain itu, evaluasi kebijakan rumah sakit terkait insentif atau sanksi terhadap kepatuhan SOP penilaian resiko jatuh bisa menjadi fokus. Penelitian juga bisa mempertimbangkan faktor demografi perawat, seperti usia, pengalaman kerja, atau pendidikan, sebagai variabel pendukung. Penggunaan pendekatan longitudinal untuk melacak perubahan kepatuhan seiring waktu juga layak dikaji. Studi tentang kolaborasi antar disiplin (misalnya perawat dan dokter) dalam meningkatkan kepatuhan juga bisa menjadi arah baru. Terakhir, pengintegrasian teknologi seperti aplikasi digital untuk memfasilitasi penilaian resiko jatuh perlu dieksplorasi dalam konteks kepatuhan perawat.

Read online
File size198.86 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test