IDEAJOURNALIDEAJOURNAL

Idea Pengabdian MasyarakatIdea Pengabdian Masyarakat

Kelurahan Samaenre memiliki banyak potensi pemuda, termasuk kepemimpinan dalam organisasi Pemuda Muhammadiyah. Namun, pemerintah setempat mengeluhkan kurangnya regenerasi dalam dakwah keagamaan. Kelurahan Samaenre kurang terlibat dalam kegiatan keagamaan dan sering mengundang penceramah dari luar, padahal memiliki potensi lokal yang besar. Untuk mengatasi masalah ini, diadakan Pelatihan DaI Muda. Pelatihan ini bertujuan memberikan pengetahuan baru kepada peserta tentang berbicara di depan umum dan retorika dakwah masa kini, serta membentuk Korps DaI Muda di Kelurahan Samaenre.

Pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat dengan Pelatihan Dai Muda sangat dibutuhkan karena masih banyak Desa/Kelurahan yang kurang tersentuh dengan kegiatan keagamaan dan kurangnya regenerasi dai pelanjut masa depan.Kegiatan pengabdian ini berfungsi sebagai pendampingan dan pelatihan langsung kepada masyarakat.

Untuk meningkatkan efektivitas pelatihan dai muda, perlu dipertimbangkan pengembangan kurikulum yang lebih komprehensif. Kurikulum ini dapat mencakup aspek-aspek kompetensi dai, seperti kemampuan memahami adab, penguasaan materi, dan keterampilan berbicara di panggung. Selain itu, penting juga untuk memperkuat kompetensi kepemimpinan, kewirausahaan, dan literasi digital. Dengan demikian, dai muda dapat memiliki keterampilan yang relevan dengan era 5.0 dan mampu menghadapi tantangan dakwah di era milenial. Selain itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak jangka panjang dari pelatihan ini terhadap regenerasi dakwah dan keterlibatan pemuda dalam kegiatan keagamaan di Kelurahan Samaenre. Apakah pelatihan ini berhasil meningkatkan partisipasi pemuda dalam kegiatan keagamaan dan apakah mereka mampu menjadi agen perubahan positif di masyarakat? Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi strategi-strategi inovatif untuk menarik minat pemuda dalam dakwah, seperti penggunaan media sosial dan pendekatan analogis dalam menyampaikan ilmu. Bagaimana media sosial dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk berdakwah dan bagaimana analogi dapat digunakan untuk menyebarkan pesan dakwah dengan lebih efektif? Terakhir, penelitian lanjutan dapat menyelidiki peran dai muda dalam menjawab tantangan dakwah saat ini, terutama dalam menghadapi generasi milenial yang memiliki karakteristik dan preferensi yang berbeda. Bagaimana dai muda dapat beradaptasi dengan gaya hidup dan preferensi generasi milenial, dan bagaimana mereka dapat menjadi relevan dan menarik bagi generasi ini?.

Read online
File size194.86 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test