NEOLECTURANEOLECTURA

Intelektium JournalIntelektium Journal

Pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 menyatakan bahwa fungsi pendidikan nasional adalah mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, sedangkan bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap dan kreatif, mandiri, serta menjamin warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab. Materi Sistem Pencernaan merupakan bagian dari rangkaian materi di kelas 8 yang harus dikuasai siswa. Sesuai dengan Permendikbud nomor 37 tahun 2018 tentang Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar pada Kurikulum 2013 Mata Pelajaran Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah terdapat kompetensi 3.5 dan 4.5. Sasaran pencapaian kompetensi ini adalah: mahasiswa dapat menghubungkan sistem pencernaan pada manusia dan gangguan pada sistem pencernaan, serta menerapkan gaya hidup yang mendukung kesehatan pencernaan. Mereka juga diharapkan mampu mempresentasikan hasil investigasi di bidang pencernaan kimiawi dan pengujian makanan. Kahoot adalah platform pembelajaran berbasis game, digunakan sebagai teknologi pendidikan di sekolah dan lembaga pendidikan lainnya. Ini adalah permainan belajar. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan media Kahoot dalam menunjang proses pembelajaran dan evaluasi media pembelajaran. Penelitian dilakukan di MTsN 40 Jakarta Barat dengan model pembelajaran discovery learning dan evaluasi yang dilakukan dengan menggunakan tes tertulis dengan media kahoot.

Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa.Penerapan media evaluasi kahoot dapat menciptakan suasana menyenangkan pada saat proses pembelajaran.Hal ini akan menumbuhkan motivasi dan persepsi yang baik tentang proses pembelajaran pada siswa.Penggunaan media kahoot dapat mengoptimalkan penggunaan smartphone sebagai media pembelajaran sehingga siswa mempunyai aktivitas positif dalam memanfaatkan teknologi.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara penggunaan media Kahoot dengan metode evaluasi tradisional dalam kelas. Penelitian ini dapat mengeksplorasi apakah penggunaan media Kahoot secara konsisten dapat meningkatkan motivasi dan partisipasi siswa dalam proses pembelajaran, serta apakah ada perbedaan signifikan dalam hasil belajar antara kedua metode evaluasi. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang efektivitas penggunaan media Kahoot dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang materi pelajaran, khususnya dalam hal penerapan gaya hidup sehat yang mendukung kesehatan pencernaan. Penelitian ini dapat menggunakan desain eksperimental dengan membandingkan kelas yang menggunakan media Kahoot dengan kelas yang tidak menggunakan media tersebut. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi praktis bagi guru dalam memilih metode evaluasi yang tepat dan efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

Read online
File size603.26 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test