UNPADUNPAD

Pharmacology and Clinical Pharmacy ResearchPharmacology and Clinical Pharmacy Research

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi senyawa bioaktif dari daun P. piloselloides sebagai penghambat xanthine oxidase (XO) melalui pendekatan in silico. Metode yang digunakan meliputi docking molekular dan simulasi dinamika molekular untuk mengidentifikasi afinitas pengikatan senyawa uji terhadap XO. Dari 59 senyawa yang disaring, 3 senyawa (2,6,10,14,18,22-Tetracosahexaene, 6-Hydroxymethaqualone, dan β-Sitosterol acetate) menunjukkan energi pengikatan terendah dibandingkan dengan kontrol, Allopurinol, dengan kontribusi residu kunci dari GLU 802, ARG 880, dan THR 1010. Simulasi dinamika molekular mengonfirmasi stabilitas interaksi, dengan β-Sitosterol acetate menunjukkan energi pengikatan bebas total terendah (-46.23 ± 0.66 kcal/mol). Prediksi ADMET mengungkapkan profil farmakokinetik yang menjanjikan untuk senyawa-senyawa ini. Penelitian ini menunjukkan P. piloselloides sebagai sumber yang menjanjikan untuk penghambat XO baru, dengan validasi lebih lanjut yang diperlukan melalui eksperimen in vitro dan in vivo.

Penelitian ini mengidentifikasi potensi senyawa bioaktif dari daun P.piloselloides sebagai penghambat xanthine oxidase (XO) menggunakan pendekatan in silico.Hasil menunjukkan bahwa 2,6,10,14,18,22-Tetracosahexaene, 6-Hydroxymethaqualone, dan β-Sitosterol acetate memiliki afinitas pengikatan yang lebih baik dibandingkan dengan kontrol, Allopurinol, dengan residu kunci GLU 802, ARG 880, dan THR 1010.Prediksi ADMET menunjukkan profil farmakokinetik dan toksikologis yang menjanjikan untuk senyawa-senyawa ini.Simulasi dinamika molekular mengonfirmasi stabilitas interaksi, dengan β-Sitosterol acetate menunjukkan energi pengikatan bebas total terendah.Namun, sebagai studi komputasi, penelitian ini memiliki keterbatasan, seperti simplifikasi fleksibilitas protein dan waktu simulasi yang singkat.Penelitian selanjutnya harus mencakup validasi in vitro dan in vivo, simulasi yang lebih lama, dan studi aktivitas struktur untuk mendukung temuan ini dan mengarahkan pengembangan obat.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan validasi in vitro dan in vivo terhadap senyawa bioaktif yang diidentifikasi dalam penelitian ini. Selain itu, perlu dilakukan studi aktivitas struktur yang lebih mendalam untuk memahami mekanisme interaksi antara senyawa bioaktif dengan xanthine oxidase. Simulasi dinamika molekular yang lebih lama juga dapat dilakukan untuk mengonfirmasi stabilitas interaksi dan energi pengikatan bebas total. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan penghambat xanthine oxidase yang lebih efektif dan aman.

  1. Comprehensive In Silico Analysis Of Bioactive Compounds From Pyrrosia piloselloides Leaves As Xanthine... jurnal.unpad.ac.id/pcpr/article/view/60233Comprehensive In Silico Analysis Of Bioactive Compounds From Pyrrosia piloselloides Leaves As Xanthine jurnal unpad ac pcpr article view 60233
Read online
File size1.54 MB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test