UMGUMG
Jurnal Perikanan Pantura (JPP)Jurnal Perikanan Pantura (JPP)Udang vaname (Litopenaeus vannamei) merupakan salah satu jenis udang introduksi yang saat ini semakin populer karena memiliki berbagai keunggulan, seperti tahan terhadap penyakit, pertumbuhan cepat, tingkat kelangsungan hidup tinggi selama pemeliharaan, serta rasio konversi pakan (FCR) yang rendah. Namun, dalam kegiatan budidaya sering muncul berbagai permasalahan yang menjadi kendala, salah satunya adalah penurunan kualitas lingkungan yang dapat memicu timbulnya penyakit dan menurunkan sistem imun udang. Oleh karena itu, penggunaan probiotik diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian probiotik AT-Bak dengan konsentrasi berbeda terhadap pertumbuhan dan sistem imun udang vaname. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 6 ulangan. Perlakuan yang diberikan berupa penambahan probiotik dengan konsentrasi 15, 20, 25, dan 30 ml/kg pakan. Penambahan dosis probiotik AT-Bak dalam pakan memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan berat mutlak udang vaname. Hasil uji ANOVA menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antar perlakuan (P < 0,05), di mana perlakuan D (30 ml/kg pakan) menghasilkan rata-rata pertumbuhan berat mutlak dan nilai Total Hemocyte Count (THC) tertinggi dibandingkan perlakuan lainnya. Kesimpulannya, pemberian probiotik AT-Bak dengan dosis 30 ml/kg pakan memberikan hasil terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan dan respon imun udang vaname.
Penambahan dosis probiotik At-Bak dalam pakan memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan berat mutlak udang vaname.Perlakuan D (30 ml/kg pakan) menghasilkan rata-rata pertumbuhan berat mutlak tertinggi dibandingkan perlakuan lainnya.Pemberian probiotik At-Bak juga berpengaruh nyata terhadap Total Hemocyte Count (THC) udang vaname, dengan perlakuan B, C, dan D menunjukkan nilai THC yang lebih tinggi dibandingkan perlakuan A.
Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar dalam kegiatan budidaya udang vaname, penggunaan probiotik At-Bak dengan dosis 30 ml/kg pakan dapat diterapkan karena terbukti mampu meningkatkan pertumbuhan berat mutlak dan mendukung sistem imun udang. Untuk penelitian lanjutan, perlu dilakukan pengujian dosis probiotik yang lebih tinggi dari 30 ml/kg pakan atau mengkombinasikan probiotik dengan prebiotik atau imunostimulan untuk mengetahui potensi peningkatan pertumbuhan dan respon imun yang lebih optimal. Selain itu, penelitian lebih lanjut dengan waktu pemeliharaan yang lebih panjang dan pengamatan parameter tambahan seperti laju pertumbuhan harian (Feed Conversion Ratio/FCR) dan tingkat kelangsungan hidup (Survival Rate/SR) perlu dilakukan untuk memperoleh gambaran performa budidaya yang lebih komprehensif dan aplikatif bagi para pembudidaya udang vaname. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi pengembangan budidaya udang vaname yang lebih efisien dan berkelanjutan.
| File size | 593.52 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
UMGUMG Perlakuan pemberian pakan lima kali sehari menghasilkan biomassa tertinggi dibandingkan perlakuan lainnya. Namun, perbedaan frekuensi pemberian pakan tidakPerlakuan pemberian pakan lima kali sehari menghasilkan biomassa tertinggi dibandingkan perlakuan lainnya. Namun, perbedaan frekuensi pemberian pakan tidak
UMGUMG Pyramide Paramount Indonesia Farm, Gerokgak, Buleleng, Bali. Penelitian dilaksanakan pada periode pemeliharaan efektif Juli hingga Oktober 2025 (100 hariPyramide Paramount Indonesia Farm, Gerokgak, Buleleng, Bali. Penelitian dilaksanakan pada periode pemeliharaan efektif Juli hingga Oktober 2025 (100 hari
UMGUMG Hasil pengukuran parameter kualitas air meliputi: suhu air: 28,2 0C -28,8 0C, pH air: 7,8-9 dan oksigen terlarut (DO): 5,7-9 ppm. Pemberian probiotik selHasil pengukuran parameter kualitas air meliputi: suhu air: 28,2 0C -28,8 0C, pH air: 7,8-9 dan oksigen terlarut (DO): 5,7-9 ppm. Pemberian probiotik sel
UM MetroUM Metro ) Kuhn. , Drymoglossum piloselloides (Linn. ) Presl. , Pleocnaema irregularis, Pyrrosia longifolia (Burm. ) Morton, dan Christella dentata (Forsk. ) Browney) Kuhn. , Drymoglossum piloselloides (Linn. ) Presl. , Pleocnaema irregularis, Pyrrosia longifolia (Burm. ) Morton, dan Christella dentata (Forsk. ) Browney
UM MetroUM Metro Siswa kelas X SMA IT Granada Samarinda menunjukkan pemahaman yang rendah terhadap materi keanekaragaman serta keterampilan berfikir kritis. Nilai harianSiswa kelas X SMA IT Granada Samarinda menunjukkan pemahaman yang rendah terhadap materi keanekaragaman serta keterampilan berfikir kritis. Nilai harian
UM MetroUM Metro Proses fermentasi dilakukan secara aerob selama 8 hari dengan variasi volume inokulum bakteri 5 mL, 7 mL, dan 10 mL dalam 100 mL air lindi. Parameter yangProses fermentasi dilakukan secara aerob selama 8 hari dengan variasi volume inokulum bakteri 5 mL, 7 mL, dan 10 mL dalam 100 mL air lindi. Parameter yang
UM MetroUM Metro Tujuan dari pengembangan produk ini adalah untuk menyediakan barang berupa e-modul yang bermanfaat dan memudahkan siswa dalam belajar biologi secara mandiri.Tujuan dari pengembangan produk ini adalah untuk menyediakan barang berupa e-modul yang bermanfaat dan memudahkan siswa dalam belajar biologi secara mandiri.
UM MetroUM Metro (white toadstool), and Lepista sordida (purple mushroom). The five fungi are saprobes and three of them (C. tricholoma, L. sordida, and Marasmiellus sp.(white toadstool), and Lepista sordida (purple mushroom). The five fungi are saprobes and three of them (C. tricholoma, L. sordida, and Marasmiellus sp.
Useful /
UMGUMG Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkanData dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan
UMGUMG Komposisi jenis ikan yang tertangkap paling banyak yaitu ada pada ikan sebarau sebesar 31,9% dan yang terendah ikan sapu- sapu hanya 0,3%. nilai nideksKomposisi jenis ikan yang tertangkap paling banyak yaitu ada pada ikan sebarau sebesar 31,9% dan yang terendah ikan sapu- sapu hanya 0,3%. nilai nideks
UM MetroUM Metro Karakter pertumbuhan vegetatif tanaman padi merupakan indikator awal yang penting dalam mengevaluasi potensi genotipe sebagai sumber daya genetik tanaman.Karakter pertumbuhan vegetatif tanaman padi merupakan indikator awal yang penting dalam mengevaluasi potensi genotipe sebagai sumber daya genetik tanaman.
UM MetroUM Metro Hasil validasi menunjukkan bahwa panduan praktikum dinilai sangat baik dengan nilai rata-rata 94% dari ahli media, 88% dari ahli materi dan 90% dari ahliHasil validasi menunjukkan bahwa panduan praktikum dinilai sangat baik dengan nilai rata-rata 94% dari ahli media, 88% dari ahli materi dan 90% dari ahli