UMGUMG

Jurnal Perikanan Pantura (JPP)Jurnal Perikanan Pantura (JPP)

Feed is an important input in aquaculture activities. Feed affects the growth and survival of fish which can increase the profits of aquaculture activities. This study aims to assess the effect of giving different doses of EM4 and vitamin c in commercial feed on the absolute weight growth of red tilapia (Oreochromis niloticus) aged 14 days. This study was conducted with four treatments A (Control), B (EM4 10 ml / kg feed and vitamin c 150 gr / kg), C (EM4 15 ml / kg feed and vitamin c 150 gr / kg feed) and D (EM4 20 ml / kg feed and vitamin c 150 gr / kg feed). This study is expected to provide guidance to optimize the harvest of fishery cultivation activities. This study uses the analysis method of normality test in SPSS, homogeneity test of variance, analysis of variance and Least Significant Difference (LSD). The highest absolute weight growth of tilapia (Oreochromis niloticus) fry was obtained in treatment C with an EM4 dose of 15 ml/kg with an average yield of 2.4 g/fish. Supported by the results of water quality parameters including Temperature 28.2 0C -28.8 0C, pH 7.8-9 and Dissolved Oxygen (DO) 5.7-9 ppm. The addition of EM4 in treatment C is effective in increasing the growth of tilapia fry and has the potential to be recommended as an optimal dose in feed formulation to support growth performance.

Berdasarkan hasil penelitian, pemberian dosis EM4 yang berbeda dan vitamin c pada pakan komersial memberi pengaruh yang berbeda terhadap pertumbuhan berat mutlak benih ikan nila merah (Oreochromis niloticus) umur 14 hari.Pemberian dosis EM4 15 ml/kg pakan dan Vit.C 150 gr/kg pakan dalam pakan komersial (perlakuan C) memberikan hasil berat mutlak benih ikan nila merah (Oreochromis niloticus) umur 14 hari tertinggi 2,4035 gr/ekor.Bakteri probiotik EM4 berperan dalam memperbaiki kualitas air, meningkatkan pertumbuhan ikan, menekan patogenitas, dan mendukung proses osmoregulasi serta perlindungan terhadap patogen.Penelitian lanjutan disarankan untuk mengkaji kombinasi teknik pemberian pakan, variasi pakan komersial, dan pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan kesehatan ikan.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji efektivitas kombinasi berbagai jenis probiotik, selain EM4, dalam meningkatkan pertumbuhan dan kesehatan ikan nila. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengaruh pemberian EM4 dan vitamin C terhadap respon imun dan ketahanan ikan nila terhadap penyakit, terutama penyakit yang umum menyerang budidaya ikan nila. Ketiga, penting untuk menginvestigasi pengaruh dosis EM4 dan vitamin C yang berbeda terhadap kualitas daging ikan nila, termasuk kandungan nutrisi dan tekstur, untuk memastikan manfaatnya tidak hanya pada pertumbuhan tetapi juga pada kualitas produk akhir. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang optimasi penggunaan EM4 dan vitamin C dalam budidaya ikan nila, sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan sektor perikanan.

  1. ANALISIS USAHA BUDI DAYA IKAN NILA MENGGUNAKAN KERAMBA JARING APUNG (KJA) DAN PEMASARANNYA DI KABUPATEN... doi.org/10.15578/MARINA.V6I2.8233ANALISIS USAHA BUDI DAYA IKAN NILA MENGGUNAKAN KERAMBA JARING APUNG KJA DAN PEMASARANNYA DI KABUPATEN doi 10 15578 MARINA V6I2 8233
Read online
File size611.44 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test