FOUNDAEFOUNDAE

Just a moment...Just a moment...

Latar belakang: Efek Usia Relatif (RAE) merujuk pada ketidakseimbangan representasi atlet berdasarkan waktu lahir dalam tahun seleksi. Fenomena ini dapat memengaruhi identifikasi bakat, pengembangan atlet, dan akses ke peluang kompetitif. Namun, bukti terbatas tersedia mengenai hubungan antara RAE, distribusi posisi bermain, dan kinerja taktis-teknis di antara pemain voli universitas kompetitif di India. Tujuan: Studi ini mengeksplorasi keberadaan RAE dan asosiasinya dengan posisi bermain serta kinerja taktis-teknis di antara pemain voli putra yang bersaing di tingkat nasional antar-universitas di Tamil Nadu, India. Metode: Desain observasional cross-sectional melibatkan 160 pemain putra dari universitas di Tamil Nadu yang berpartisipasi dalam turnamen nasional antar-universitas musim 2024–2025. Peserta diklasifikasikan ke dalam empat kuartil kelahiran: Q1 (Januari–Maret), Q2 (April–Juni), Q3 (Juli–September), dan Q4 (Oktober–Desember). Posisi bermain dan indikator kinerja, termasuk efisiensi serangan, keberhasilan blok, tekanan servis, efisiensi resepsi, dan indeks kinerja keseluruhan, dianalisis menggunakan uji chi-square goodness-of-fit dan uji Kruskal–Wallis. Hasil: Distribusi tidak merata secara signifikan ditemukan di antara kuartil kelahiran (χ² = 10,40, p = 0,015, Cohens w = 0,25). Pemain lahir di Q1 merepresentasikan 32,5% sampel, sedangkan mereka yang lahir di Q4 hanya 17,5%. Perbedaan signifikan ditemukan di posisi spesifik seperti penyerang dan bloker tengah, tetapi tidak ada perbedaan signifikan di antara kuartil kelahiran dalam efisiensi serangan, keberhasilan blok, tekanan servis, efisiensi resepsi, atau indeks kinerja keseluruhan (p > 0,05; η² = 0,008–0,014). Kesimpulan: RAE tetap terlihat dalam representasi pemain dan distribusi posisi, tetapi tidak terkait dengan kinerja taktis-teknis. Temuan ini menunjukkan bahwa waktu lahir mungkin memengaruhi peluang seleksi lebih dari kemampuan kompetitif sebenarnya. Identifikasi bakat harus menggunakan kriteria multidimensi dan memprioritaskan potensi pengembangan jangka panjang atlet daripada keunggulan fisik berdasarkan usia.

Efek Usia Relatif (RAE) tetap terlihat dalam representasi pemain dan distribusi posisi di antara pemain voli putra universitas kompetitif, tetapi tidak terkait dengan kinerja taktis-teknis.Temuan ini menunjukkan bahwa waktu lahir mungkin memengaruhi peluang seleksi lebih dari kemampuan kompetitif sebenarnya.Identifikasi bakat harus menggunakan kriteria multidimensi dan memprioritaskan potensi pengembangan jangka panjang atlet daripada keunggulan fisik berdasarkan usia.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada studi longitudinal untuk memahami bagaimana efek usia relatif berkembang sepanjang jalur pengembangan atlet. Selain itu, penting untuk membandingkan pola RAE di berbagai wilayah Asia dengan sampel yang lebih besar dan beragam. Penelitian juga bisa mengeksplorasi faktor psikologis dan pengalaman sebelumnya yang memengaruhi seleksi atlet, terutama dalam konteks kompetisi tingkat universitas. Dengan mempertimbangkan variabel seperti kematangan biologis dan pengalaman pelatihan, studi masa depan dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang mekanisme di balik RAE dan dampaknya terhadap pengembangan atlet. Hal ini akan membantu mengembangkan sistem identifikasi bakat yang lebih adil dan berbasis bukti dalam olahraga voli.

  1. "RAE and Playing Position in Adolescent Female Volleyball Players" by Christos Ntozis, Karolina... digitalcommons.wku.edu/ijes/vol17/iss4/30RAE and Playing Position in Adolescent Female Volleyball Players by Christos Ntozis Karolina digitalcommons wku edu ijes vol17 iss4 30
  2. "Relative age effect at men’s volleyball world championships" by Marcin Śliwa, Mariusz... balticsportscience.com/journal/vol16/iss2/9Relative age effect at menAos volleyball world championships by Marcin oliwa Mariusz balticsportscience journal vol16 iss2 9
Read online
File size489.42 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test