IIMSURAKARTAIIMSURAKARTA
Mamba'ul 'UlumMamba'ul 'UlumArtikel ini membahas evolusi dan transformasi filsafat moral dalam konteks pendidikan Islam. Dengan menelusuri perjalanan sejarah dan perkembangan konsepsi moral dalam ajaran Islam, artikel ini menyoroti perubahan signifikan dalam pendekatan moralitas dalam pendidikan Islam seiring waktu. Dari tradisi klasik hingga masa kini, terjadi pergeseran pemikiran yang memengaruhi cara moral diajarkan dan dipahami dalam kerangka pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan dengan meninjau berbagai buku referensi dan hasil penelitian sebelumnya untuk membangun dasar teori. Fokus juga diberikan pada bagaimana nilai-nilai universal dalam ajaran Islam seperti keadilan, kasih sayang, etika, dan integritas diinterpretasikan dalam pendidikan modern, serta bagaimana hal ini memengaruhi pembentukan karakter dan moral generasi mendatang. Dengan menggabungkan perspektif sejarah, analisis filosofis, dan interpretasi kontemporer, artikel ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam tentang dan relevansinya dalam menghadapi tantangan moral era modern.
Pendidikan Islam menekankan pembentukan karakter berdasarkan nilai-nilai moral yang diwariskan dari ajaran Islam.Pendidikan Islam tidak hanya bertujuan menciptakan individu yang sempurna secara spiritual, tetapi juga mampu menghadapi tantangan moral kontemporer melalui pendekatan yang seimbang antara tradisi dan modernitas.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi implementasi filsafat moral Islam dalam kurikulum pendidikan formal modern, khususnya di era digital. Selain itu, studi perbandingan antara pendekatan moral dalam pendidikan Islam dengan sistem pendidikan lainnya dapat memberikan wawasan baru. Terakhir, penelitian tentang peran teknologi dalam memperkuat pengajaran nilai-nilai moral Islam di kalangan generasi muda menjadi arah penting untuk dikembangkan.
- Nadwa. model pendidikan akhlaq santri pesantren siswa bireuen nadwa jurnal islam main navigation content... journal.walisongo.ac.id/index.php/Nadwa/article/view/2232Nadwa model pendidikan akhlaq santri pesantren siswa bireuen nadwa jurnal islam main navigation content journal walisongo ac index php Nadwa article view 2232
- e-journal Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar. journal institut hindu dharma negeri denpasar berdiri... ejournal.ihdn.ac.ide journal Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar journal institut hindu dharma negeri denpasar berdiri ejournal ihdn ac
- PEMIKIRAN FILSAFAT MORAL IMMANUEL KANT (Deontologi, Imperatif Kategoris dan Postulat Rasio Praktis) |... doi.org/10.18592/jiiu.v8i1.1369PEMIKIRAN FILSAFAT MORAL IMMANUEL KANT Deontologi Imperatif Kategoris dan Postulat Rasio Praktis doi 10 18592 jiiu v8i1 1369
| File size | 231.39 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
FOUNDAEFOUNDAE Tujuan: Untuk memeriksa kelayakan, responsivitas, dan nilai pemantauan asimetri deskriptif dari baterai tes lapangan multidomain yang distandardisasi yangTujuan: Untuk memeriksa kelayakan, responsivitas, dan nilai pemantauan asimetri deskriptif dari baterai tes lapangan multidomain yang distandardisasi yang
STIKESHBSTIKESHB Penelitian dilaksanakan pada bulan September 2024 di SMAN 3 Martapura. Sampel terdiri dari 40 siswa kelas XI yang dipilih menggunakan random sampling berdasarkanPenelitian dilaksanakan pada bulan September 2024 di SMAN 3 Martapura. Sampel terdiri dari 40 siswa kelas XI yang dipilih menggunakan random sampling berdasarkan
IIMSURAKARTAIIMSURAKARTA Kemampuan siswa dalam menemukan nilai moral pada cerita Gunung Tugel tergolong rendah. Faktor yang berpengaruh adalah minimnya minat dan motivasi siswaKemampuan siswa dalam menemukan nilai moral pada cerita Gunung Tugel tergolong rendah. Faktor yang berpengaruh adalah minimnya minat dan motivasi siswa
IIMSURAKARTAIIMSURAKARTA Hal ini sesuai dengan hasil observasi peneliti bahwa hasil belajar siswa yang tinggi pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam cenderung karena faktorHal ini sesuai dengan hasil observasi peneliti bahwa hasil belajar siswa yang tinggi pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam cenderung karena faktor
IIMSURAKARTAIIMSURAKARTA Pada siklus I, ketuntasan belajar mencapai 65%, sedangkan pada siklus II, ketuntasan belajar mencapai 100%, dengan peningkatan ketuntasan sebesar 35%.Pada siklus I, ketuntasan belajar mencapai 65%, sedangkan pada siklus II, ketuntasan belajar mencapai 100%, dengan peningkatan ketuntasan sebesar 35%.
IIMSURAKARTAIIMSURAKARTA Faktor pendukung meliputi perhatian ustadzah dan sarana prasarana yang memadai, sedangkan faktor penghambat meliputi pengaruh teman dekat, kurangnya kesadaranFaktor pendukung meliputi perhatian ustadzah dan sarana prasarana yang memadai, sedangkan faktor penghambat meliputi pengaruh teman dekat, kurangnya kesadaran
IIMSURAKARTAIIMSURAKARTA Sumber data yang digunakan berasal dari jurnal, buku, kamus, dokumen, majalah, dan sumber lain tanpa melakukan penelitian lapangan. Hasil penelitian menunjukkanSumber data yang digunakan berasal dari jurnal, buku, kamus, dokumen, majalah, dan sumber lain tanpa melakukan penelitian lapangan. Hasil penelitian menunjukkan
IIMSURAKARTAIIMSURAKARTA Pemikiran Hasyim Asyari tentang etika peserta didik dalam kitab Adâb al-Âlim wa al-Mutaallim memiliki relevansi yang sangat kuat dengan konsep pendidikanPemikiran Hasyim Asyari tentang etika peserta didik dalam kitab Adâb al-Âlim wa al-Mutaallim memiliki relevansi yang sangat kuat dengan konsep pendidikan
Useful /
STIKESHBSTIKESHB Perbedaan menyikat gigi antara sikat gigi elektrik dan sikat gigi biasa terhadap penurunan indeks debris dapat disimpulkan sebagai berikut. 1) Rata-rataPerbedaan menyikat gigi antara sikat gigi elektrik dan sikat gigi biasa terhadap penurunan indeks debris dapat disimpulkan sebagai berikut. 1) Rata-rata
IIMSURAKARTAIIMSURAKARTA Hasil penelitian menunjukkan peran guru agama Islam dalam meningkatkan minat belajar siswa, faktor penghambat, dan faktor pendukung guru dalam meningkatkanHasil penelitian menunjukkan peran guru agama Islam dalam meningkatkan minat belajar siswa, faktor penghambat, dan faktor pendukung guru dalam meningkatkan
IIMSURAKARTAIIMSURAKARTA Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yang bertujuan untuk memahami fenomena yang dialami oleh subjek secara holistik dan deskriptif dalam menggunakanPenelitian ini menggunakan metode kualitatif, yang bertujuan untuk memahami fenomena yang dialami oleh subjek secara holistik dan deskriptif dalam menggunakan
IIMSURAKARTAIIMSURAKARTA Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi jenis supervisi yang digunakan kepala madrasah, memahami bagaimana berbagai jenis supervisi dapat meningkatkanTujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi jenis supervisi yang digunakan kepala madrasah, memahami bagaimana berbagai jenis supervisi dapat meningkatkan