HIKMAHUNIVERSITYHIKMAHUNIVERSITY

Journal of English Language Teaching and Islamic IntegrationJournal of English Language Teaching and Islamic Integration

Pertumbuhan bahasa Inggris sebagai bahasa internasional sangat terkait dengan gerakan globalisasi, di mana kebutuhan untuk berbagi bahasa yang sama di seluruh dunia menjadi tak terelakkan. Meskipun pada awalnya bahasa Inggris menyebar melalui kekuatan militer, bahasa ini dipertahankan dan berkembang saat sektor industri di Amerika Serikat dan Inggris menjadi kekuatan utama di dunia. Kini, kebutuhan untuk menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa internasional telah meluas ke berbagai sektor, seperti media, komunikasi, pendidikan, dan perjalanan serta keselamatan internasional. Menurut Crystal (1997), pada tahun 2000-an, terdapat sekitar 1,5 miliar penutur bahasa Inggris di seluruh dunia. Dengan jumlah penutur asli mencapai 329 juta, 430 juta penutur kedua, dan 750 juta penutur bahasa asing lainnya. Kachru (1992) menyederhanakannya menjadi tiga lingkaran penutur bahasa Inggris, yaitu lingkaran dalam (seperti Inggris, AS, Selandia Baru, Australia, Kanada), lingkaran luar (seperti India, Singapura, Malaysia, Nigeria), dan lingkaran ekspansi (seperti Cina, Rusia, Brasil, Indonesia).

Bahasa Inggris mulai mendapatkan pengakuan dari jumlah siswa yang sangat terbatas yang memiliki akses ke pendidikan formal.Berbeda dengan bahasa Belanda, orang Indonesia cenderung lebih terbuka karena tidak terkait dengan bahasa kolonialisme sesuai dengan hubungan antara Indonesia dan Inggris.Bahkan setelah proklamasi kemerdekaan, bahasa Inggris dinyatakan sebagai bahasa asing pertama karena kebutuhannya dalam masyarakat internasional.Dengan perspektif orang Indonesia secara umum bahwa belajar bahasa Inggris dapat meningkatkan status seseorang dalam masyarakat, membantu menguasai teknologi dan pengetahuan akademik, serta memberikan kesempatan kerja yang lebih baik (Mappiasse & bin Sihes, 2014), bahasa Inggris semakin mendapat perhatian dalam kurikulum pembelajaran di Indonesia.Pada tahun 1989, bahasa Inggris menjadi mata pelajaran wajib yang diajarkan di sekolah dan hingga saat ini menjadi salah satu mata pelajaran yang diujikan dalam ujian nasional.

Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Inggris sebagai bahasa asing, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada pengembangan metode pengajaran yang inovatif. Salah satunya adalah dengan menerapkan pendekatan pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) yang telah terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis siswa. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi peran teknologi informasi dan komunikasi (ICT) dalam pembelajaran bahasa Inggris, khususnya dalam meningkatkan minat dan partisipasi siswa dalam pembelajaran. Selain itu, penelitian juga dapat menyelidiki efektivitas penggunaan video dalam mengajar mendengarkan bahasa Inggris, terutama di lingkungan pendidikan tinggi. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan saran praktis bagi para guru dan institusi pendidikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Inggris sebagai bahasa asing.

Read online
File size621.81 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test