E GREENATIONE GREENATION
Greenation International Journal of Law and Social SciencesGreenation International Journal of Law and Social SciencesPendaftaran pernikahan memainkan peran penting dalam menciptakan kepastian hukum dan melindungi hak-hak anggota keluarga. Meskipun memiliki arti hukum yang signifikan, praktik pernikahan tanpa pendaftaran (nikah siri) masih terjadi di Desa Kuripan, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pendaftaran pernikahan, mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan masyarakat, serta menilai konsekuensi hukum dan sosial yang timbul dari pernikahan tanpa pendaftaran. Desain penelitian hukum empiris dengan perspektif sosio-hukum digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung di lapangan, dan tinjauan dokumen yang melibatkan pejabat dari Kantor Urusan Agama (KUA), pemerintah desa, tokoh agama, dan warga setempat. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis kualitatif untuk memahami implementasi pendaftaran pernikahan dan faktor-faktor yang membentuk efektivitasnya. Temuan menunjukkan tren positif dalam tingkat pendaftaran pernikahan di Desa Kuripan antara tahun 2022 dan 2024, disertai dengan penurunan insiden pernikahan tanpa pendaftaran. Namun, efektivitas pendaftaran pernikahan masih dibatasi oleh beberapa faktor, termasuk keterbatasan ekonomi, kesadaran hukum yang kurang, kompleksitas administratif, dan pengaruh sosial-budaya yang berlaku. Pernikahan tanpa pendaftaran menimbulkan berbagai konsekuensi negatif, seperti ambiguitas hukum, perlindungan yang tidak memadai terhadap hak-hak perempuan dan anak-anak, hambatan dalam memperoleh dokumen sipil, dan akses terbatas ke layanan publik. Untuk mengatasi tantangan ini, upaya harus difokuskan pada peningkatan program literasi hukum, meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan publik, menyederhanakan persyaratan administratif, dan mendorong kerjasama antara lembaga pemerintah, pemimpin agama, dan pemangku kepentingan masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi pendaftaran pernikahan yang sukses ditentukan tidak hanya oleh adanya ketentuan hukum, tetapi juga oleh tingkat kesadaran hukum masyarakat dan efektivitas mekanisme pelayanan.
Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi pendaftaran pernikahan di Desa Kuripan, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor telah mencapai tingkat efektivitas yang relatif memuaskan.Hal ini tercermin dari peningkatan konsisten jumlah pernikahan yang secara resmi dicatat oleh pihak berwenang selama periode yang diamati.Data empiris mengungkapkan bahwa pernikahan yang terdaftar meningkat dari 112 pasangan pada tahun 2022 menjadi 134 pasangan pada tahun 2024.Sebaliknya, insiden pernikahan tanpa pendaftaran (nikah siri) menunjukkan tren penurunan, menurun dari 18 kasus pada tahun 2022 menjadi 11 kasus pada tahun 2024.Perkembangan ini menunjukkan kesadaran yang tumbuh di antara anggota masyarakat akan pentingnya pendaftaran pernikahan, khususnya dalam menjamin kepastian hukum dan melindungi hak dan kewajiban anggota keluarga.Meskipun sudah ada kerangka hukum yang komprehensif yang mengatur pendaftaran pernikahan, implementasinya belum mencapai tingkat efektivitas yang diinginkan.Beberapa faktor yang saling terkait terus berkontribusi pada persistensi pernikahan tanpa pendaftaran dalam segmen tertentu masyarakat.Meskipun sudah ada kerangka hukum yang komprehensif yang mengatur pendaftaran pernikahan, efektivitasnya masih dibatasi oleh kombinasi faktor yang saling terkait, yaitu keterbatasan ekonomi, kesadaran hukum yang kurang dan pemahaman tentang kewajiban hukum, hambatan administratif, pengaruh sosial-budaya dan agama, persistensi praktik adat, dan tingkat pendidikan yang relatif rendah, semua ini terus mempengaruhi kepatuhan masyarakat terhadap persyaratan pendaftaran pernikahan.Kondisi ini menunjukkan bahwa efektivitas penegakan hukum tidak dapat dinilai hanya berdasarkan peraturan formal.Sebaliknya, hal itu juga dibentuk oleh dinamika sosial dan budaya yang lebih luas serta tingkat kesadaran hukum di antara anggota masyarakat.Temuan ini konsisten dengan konsep efektivitas hukum Soerjono Soekanto dan teori sistem hukum Lawrence M.Friedman, yang menekankan bahwa operasi hukum yang sukses tergantung pada interaksi antara norma hukum, struktur institusional, dan budaya hukum masyarakat.
Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas pendaftaran pernikahan di tingkat desa. Penelitian ini dapat berfokus pada faktor-faktor seperti kesadaran hukum, kesediaan untuk mematuhi peraturan, dan persepsi masyarakat tentang pentingnya pendaftaran pernikahan. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak sosial dan ekonomi dari pernikahan tanpa pendaftaran. Hal ini dapat mencakup studi tentang konsekuensi yang dihadapi oleh istri dan anak-anak dalam pernikahan tanpa pendaftaran, serta dampak yang lebih luas terhadap stabilitas keluarga dan kesejahteraan ekonomi. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis peran pemimpin agama dalam mempromosikan kepatuhan terhadap persyaratan pendaftaran pernikahan. Studi ini dapat menyelidiki bagaimana pemimpin agama dapat berperan sebagai agen perubahan dalam meningkatkan kesadaran hukum dan mendorong masyarakat untuk mendaftarkan pernikahan mereka secara resmi. Dengan menggabungkan saran-saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas pendaftaran pernikahan dan mengembangkan strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap persyaratan pendaftaran pernikahan.
- Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... link.springer.com/article/10.1007/BF03031803Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site link springer article 10 1007 BF03031803
- Vol. 4 No. 3 (2026): (GIJLSS) Greenation International Journal of Law and Social Sciences (July - August... doi.org/10.38035/gijlss.v4i3Vol 4 No 3 2026 GIJLSS Greenation International Journal of Law and Social Sciences July August doi 10 38035 gijlss v4i3
- RECONCILING MARRIAGE LAW AND POPULATION ADMINISTRATION LAW IN INDONESIA: THE LEGAL STATUS OF NIKAH SIRI... doi.org/10.24239/familia.v7i1.567RECONCILING MARRIAGE LAW AND POPULATION ADMINISTRATION LAW IN INDONESIA THE LEGAL STATUS OF NIKAH SIRI doi 10 24239 familia v7i1 567
- Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... link.springer.com/article/10.1007/s10488-013-0528-yClient Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site link springer article 10 1007 s10488 013 0528 y
| File size | 273.25 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
E GREENATIONE GREENATION Hingga saat ini, penundaan dalam proses pidana utamanya dipahami sebagai masalah peradilan yang adil bagi tersangka atau terdakwa. Namun, korban juga mengalamiHingga saat ini, penundaan dalam proses pidana utamanya dipahami sebagai masalah peradilan yang adil bagi tersangka atau terdakwa. Namun, korban juga mengalami
E GREENATIONE GREENATION Analisis anatomi perjanjian hilirisasi dari perspektif hukum di Indonesia menunjukkan adanya konflik inheren antara perspektif hukum liberal-swasta yangAnalisis anatomi perjanjian hilirisasi dari perspektif hukum di Indonesia menunjukkan adanya konflik inheren antara perspektif hukum liberal-swasta yang
E GREENATIONE GREENATION Sinkronisasi antara KUHP 2023 dan KUHAP 2025 menjadi prasyarat utama untuk mencapai tujuan efisiensi peradilan tanpa mengorbankan kepastian hukum, perlindunganSinkronisasi antara KUHP 2023 dan KUHAP 2025 menjadi prasyarat utama untuk mencapai tujuan efisiensi peradilan tanpa mengorbankan kepastian hukum, perlindungan
E GREENATIONE GREENATION Komunikasi global abad ke-21 merupakan arena kontestasi antara integrasi dan fragmentasi, di mana warisan kolonial terus memengaruhi struktur komunikasiKomunikasi global abad ke-21 merupakan arena kontestasi antara integrasi dan fragmentasi, di mana warisan kolonial terus memengaruhi struktur komunikasi
USMUSM Mengacu pada Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 159 Tahun 2004 tentang Pedoman Organisasi Kelurahan, kelurahan terdiri dari lurah, sekretaris kelurahanMengacu pada Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 159 Tahun 2004 tentang Pedoman Organisasi Kelurahan, kelurahan terdiri dari lurah, sekretaris kelurahan
PNLPNL Bau badan merupakan masalah kesehatan dan sosial yang umum dialami banyak orang, terutama di negara tropis seperti Indonesia. Iklim dengan suhu udara danBau badan merupakan masalah kesehatan dan sosial yang umum dialami banyak orang, terutama di negara tropis seperti Indonesia. Iklim dengan suhu udara dan
UNPUNP Universitas Negeri Padang (UNP) telah menerima mahasiswa asing sejak 2016, dan jumlah mereka terus bertambah sejalan dengan popularitas dan peringkat globalUniversitas Negeri Padang (UNP) telah menerima mahasiswa asing sejak 2016, dan jumlah mereka terus bertambah sejalan dengan popularitas dan peringkat global
UGMUGM The governments policy to return transmigration program participants, due to the explosion of conflicts in transmigration areas outside Java in the earlyThe governments policy to return transmigration program participants, due to the explosion of conflicts in transmigration areas outside Java in the early
Useful /
E GREENATIONE GREENATION Penelitian ini mengeksplorasi apakah kinerja ESG berfungsi sebagai katalis struktural untuk konvergensi Tujuan Pengembangan Berkelanjutan (SDG) menujuPenelitian ini mengeksplorasi apakah kinerja ESG berfungsi sebagai katalis struktural untuk konvergensi Tujuan Pengembangan Berkelanjutan (SDG) menuju
USMUSM Evaluasi dilakukan menggunakan desain pre-test dan post-test. Hasil analisis menunjukkan peningkatan skor rata-rata pemahaman guru dari 55,04 menjadi 59,39,Evaluasi dilakukan menggunakan desain pre-test dan post-test. Hasil analisis menunjukkan peningkatan skor rata-rata pemahaman guru dari 55,04 menjadi 59,39,
USMUSM Selain itu, para pelaku usaha mampu memahami prosedur QRIS untuk keamanan dan adopsi teknologi. Dengan adanya pengabdian dari tim Universitas SemarangSelain itu, para pelaku usaha mampu memahami prosedur QRIS untuk keamanan dan adopsi teknologi. Dengan adanya pengabdian dari tim Universitas Semarang
UNPUNP Analisis penelitian ini menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik makan dan minum mahasiswa UNP di kampus saat ini secara umumAnalisis penelitian ini menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik makan dan minum mahasiswa UNP di kampus saat ini secara umum