STT TAWANGMANGUSTT TAWANGMANGU

FIDEIFIDEI

Kontekstualisasi teologi merupakan imperatif teologis yang penting untuk memahami iman Kristen dalam konteks budaya tertentu. Stephen B. Bevans menguraikan berbagai model teologi kontekstual, seperti model terjemahan, antropologis, praksis, sintesis, transendental, dan budaya tandingan. Setiap model memiliki kekuatan dan kelemahan, serta menghadapi tantangan dalam menjaga keseimbangan antara tradisi Kristen dan dinamika budaya. Penelitian ini mengevaluasi pendekatan teologi kontekstual terhadap isu-isu sosial dan budaya, serta mengkritik ketergantungan pada ilmu-ilmu sosial Barat.

Teologi kontekstual adalah pendekatan penting untuk menjawab tantangan iman Kristen dalam konteks budaya yang berubah.Model-model yang dikemukakan oleh Bevans menawarkan kerangka kerja untuk mengintegrasikan pengalaman manusia, tradisi, dan konteks sosial.Namun, perlu adanya kritik terhadap ketergantungan pada pendekatan Barat dan pengakuan terhadap keragaman budaya.Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengembangkan model yang lebih inklusif dan adaptif.

Saran penelitian lanjutan meliputi: (1) Mengevaluasi efektivitas model teologi kontekstual di berbagai budaya dengan membandingkan hasil implementasi mereka; (2) Menjelajahi peran pengetahuan lokal dalam memperkaya teologi kontekstual; (3) Menganalisis dampak globalisasi terhadap pengembangan model teologi kontekstual, terutama dalam konteks budaya yang terpinggirkan. Penelitian ini dapat membantu memperluas wawasan tentang bagaimana teologi dapat tetap relevan dalam dunia yang semakin kompleks dan heterogen.

  1. Resensi Buku: Model-Model Teologi Kontekstual | Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika. resensi... stt-tawangmangu.ac.id/e-journal/index.php/fidei/article/view/580Resensi Buku Model Model Teologi Kontekstual Fidei Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika resensi stt tawangmangu ac e journal index php fidei article view 580
Read online
File size186.82 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test